Snack Sehat Super Mudah dan Murah Untuk Takjil Dan Arisan



Sebenarnya saya mau menulis tentang snack sehat, mudan dan murah untuk arisan, tapi berhubung sedang bulan Ramadhan, sekalian saja untuk takjil.

Buka puasa itu paling top ngeml gorengan. Kalau sudah nyomot 1, bakalan nyomot lagi dan lagi. Membuatnya mudah. banget. Beli juga murah. Kalau tidak ada gorengan, rasanya ada yang kurang di meja.

Belakangan kami menambah porsi buah, meski belum bisa lepas sama sekali dari gorengan. Kalau kueh muweh memang jarang beli kalau tidak sedang ke "kota". Sedangkan membuat ke sendiri sudah saya stop untuk mengurangi konsumsi tepung dan telor. Oven masih saya gunakan untuk membuat pasta kesukaan anak-anak. Tapi itupun jarang. Ternyata badan jadi lebih enak.

Di kampung saya ada 2 kali arisan, yaitu arisan RT dan kompleks. Untuk arisan RT sudah sepakat tidak ada konsumsi, mengingat tidak semua ibu mampu meski hanya untuk segelas air. Selain pesertanya banyak  karena wilayah kami cukup luas, kondisi ekonomi masyarakatnya juga bermacam-macam. Sedangkan untuk arisan kompleks disajikan snack sederhana. Yang sering dihidangkan adalah kacang rebus.

Kacang rebus dan umbi-umbian sering dikelompokkan menjadi hasil bumi oleh orang Jawa. Padahal semua tanaman kan ditanam di bumi juga. Mungkin karena bahan yang bisa dikonsumsi terpendam didalam tanah (bumi), maka disebut demikian.

Definisi snack sehat itu harus ditanyakan ke pakarnya, ya. Kalau menurut saya sendiri artinya minim bumbu terutama gula dan garam, minim tepung, minim telor dan dimasaknyapun cepat. Kalau bisa sih nggak dimasak tapi takutnya ada tamu yang nggak doyan. Kalau kita memasak untuk orang lain itu ya berarti mengikuti selera mereka. Kalau ngotot menurut selera kita, akhirnya ya kita sendiri saja yang makan.

1. Buah-buahan
Buah-buahan adalah snack yang paling sehat karena tidak memerlukan pengolahan. Paling praktis adalah pisang, karena tuan rumah tidak perlu mengupas dan tangan tamu juga tidak belepotan. Jenis pisang yang cocok dijadikan sajian segar adalah pisang mas, pisang raja dan pisang hijau. Pisang barangan pun tak apa, bahkan lebih murah dan lebih mudah ditemui di tukang sayur. Ukuran pisang mas paling pas untuk cemilan karena lebih kecil. Soal rasa, pisang raja tentu paling enak. Jika ingin pisang rebus, gunakan pisang kepok. Rasanya manisnya akan muncul setelah dikukus.



Selain pisang, banyak buah-buahan lain yang tak perlu ribet diiris antara lain duku, salak, anggur, jambu air, rambutan, jeruk dan sebagainya. Untuk rambutan, jangan lupa dicuci dulu dan ditiriskan untuk menghilangkan semut. Jangan lupa siapkan tisu basah karena air rambutan dan jeruk yang manis akan membuat jari lengkat.
Sedangkan buah potong yang lazim disajikan adalah semangka, pepaya dan melon. Jika sedang musim, jangan ragu untuk menambahkan buah lain seperti mangga, buah naga, apel, plum dan sebagainya. Memilih buah-buahan yang sedang musim itu menguntungkan karena berarti harganya sedang murah.



2. Kacang-kacangan
Paling asik itu ngobrol sambail ngemil kacang-kacangan. Tak terasa kulitnya sudah satu kresek. Yang sering hadir di arisan-arisan adalah kacang tanah rebus. Saya sendiri kurang suka karena membuat saya seperti orang kekenyangan. Tapi berhubung selalu laris, kacang rebus sangat saya rekomendasikan. Merebus kacang itu agak tricky. Dimulai dari mencucinya harus benar-benar bersih karena jika masih ada tanahnya ketika merebus, warna kulit kacang jadi kusam. Kalau beli di supermarket bisa mendapat yang langsung bersih tapi tentu saja very expensive alias mihil. Agar rasanya gurih, sebagian orang menambahkan garam. Tapi jika ingin sehat, hindari garam.



Kacang kedelai kukus juga nikmat buat ngemil. Sayangnya, kacang kedelai sudah mulai sulit ditemui di pasar-pasar tradisional di kota. Sedangkan di pasar pinggiran kadang masih bisa ditemui. Biasanya ada di penjual bahan-bahan rujakan yang juga menjual bengkuang, nanas dan sebagainya itu. Entah mengapa bisa begitu. Kacang kedelai yang sudah matang bisa dibeli di penjual keliling yang juga menjual kacang tanah rebus. Di penjual keliling, kacang kedelai dijual agak mahal. Saya pernah beli Rp 3.000 dapat sedikit banget.
Belakangan edamame menjadi cemilan di berbagai tempat, terutama cafe. Dibandingkan kacang kedelai, edamame lebih mudah memakannya karena ukurannya lebih besar. Edamame matang ada yang dijual dalam bentuk beku di supermarket. Tinggal didiamkan di suhu ruang agar mencair, lalu dimakan deh. Saya sih lebih suka beli dalam bentuk mentah. Di supermarket, dengan Rp 12.000 sudah dapat edamame mentah yang banyak. Tinggal dikukus saja sebentar. Di foto itu adalah sajian di cafe teman saya yang ditaburi garam. Sedangkan saya sendiri tidak pernah menggunakan garam.



3. Umbi-umbian
Yak, umbi-umbian mengandung karbohidrat, makanya ditaruh terakhir saja. Ada 3 macam umbi-umbian yang sering muncul di arisan, yaitu ubi, singkong dan kentang. Tahu beda ubi dan singkong? Singkong itu disebut juga ubi kayu karena wujudnya sebelum dikupas  menyerupai kayu. Sedangkan ubi yang biasa itu bentuknya seperti kentang, hanya saja warna dagingnya bisa bermacam-macam, yaitu putih, orange dan ungu. Karenanya, ubi sering dimodifikasi menjadi cemilan lain seperti cake atau es krim ungu.
Ubi sebagai cemilan lebih sering berupa ubi goreng tepung. Padahal, jika ubinya masih fresh, cukup direbus atau dikukus saja. Ubi yang berkualitas rasanya manis. Teman-teman mungkin sudah familiar dengan ubi cilembu asal Purwakarta yang sekarang bisa ditemui di kota-kota lain. Harganya memang lebih mahal dibanding ubi biasa, tapi rasanya sudah pasti manis. Hanya saja saya tidak menyarankan memanggang sendiri dirumah. Saya pernah mencoba memanggang sendiri dan ternyata butuh waktu yang sangat lama. Kalau pakai oven listrik bisa bangkrut.
Singkong atau ubi kayu juga lebih sering ditemui dalam bentuk gorengan. Dulu di Jogja terkenal istilah "balok" untuk singkong goreng yang dipotong kotak-kotak kecil-kecil supaya semua teman kos bisa ikut ngemil. Sekarang "balok" sudah sulit dijumpai karena mahasiswa sekarang jajannya harus unik supaya bisa diupload diinstagram. Menu singkong yang populer di resto hotel adalah Singkong Thailand. Sayangnya Singkong Thiland memasukkan banyak gula dan santan. Sajian yang saya sarankan sih dikukus saja. Singkong yang bagus akan terasa legit. Sedangkan jika direbus, rasanya jadi hambar.
Kentang itu paling enak dpotong wedges, digoreng dan diberi perasa keju yang warnanya orange itu. Tapi berhubung harus sehat, yaaah mari kita cari cara lain. Kentang tanpa perasa itu paling enak dipotong wegdes tapi tak setebal kalau digoreng, lalu dipanggang didalam oven. Setelah matang, bagian luar akan garing dan rasanya sedikit gurih meski hanya samar-samar. Lumayanlah daripada direbus, rasanya akan hambar. Untuk penyajiannya, bisa diletakkan di cup-cup kecil dan ditabur rajangan seledri. Lucu deh.



4. Jagung
Sebagai cemilan arisan atau takjil, lebih baik jika di potong kecil-kecil lalu dikukus agar lebih mudah memakannya. Untuk jagung bakar akan terlalu ribet persiapannya, lebih nanti saja untuk acara tahun baruan.



5. Salad
Pada dasarnya, salad bisa menggabung semua snack diatas ditambah dengan sayuran. Yang penting tidak menggunakan dressing yang berlebihan seperti mayonaise, thousand islands, keju dan sebagainya. Untuk mendapatkan berbagai rasa, bisa mengandalkan rasa asli buah dan sayurannya. Untuk kesegaran, biasanya saya menambahkan perasan jeruk mandarin yang manis dan minyak zaitun. Untuk penyajian, bisa menggunakan gelas-gelas mini bening yang sekarang sedang happening di hotel-hotel untuk menyajikan cheese cake. Jangan tanya mana fotonya ya, saya nggak punya. Heheheee.... Biasanya sih ibu-ibu dikasih lepek atau tatakan cangkir atau piring mika saja.

Baca: Resep Snack Arisan Mudah Dalam 30 Menit

Jadi untuk mendapatkan snack sehat, mudah dan murah ini, lupakan 3 rules yang pernah saya sebutkan di artikel terdahulu tentang snack arisan, yaitu asin, manis dan klethikan. Snack sehat nggak perlu hambar kok kalau tahu bagaimana memunculkan rasa terbaiknya. Dicoba yuk. :)



14 comments:

  1. Dulu aku seneng banget kalo ada acara bareng kawan-kawan penggiat lingkungan di jogja, kuenya pake tampah dan komoditas petsni lokal gitu. Sekarang di sini nggak pernah dapat yg begitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Murah merah tapi banyak karbo juga :)

      Delete
  2. jadi pengen beli edamame, ubi, pisang terus direbus buat buka puasa, buka puasa sehat, biar gak gorengan melulu, makasih infonya mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, pengin ngurangi gorengan.

      Delete
  3. kalo di rumah mah, saya suka bgt makan yg beginian, syg pak suami gak doyan (blom aja ngerasain kolestrol tinggi, sakit gula dan sejenisnya)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya tuh, jangan sampai sakit yg kayak gitu.

      Delete
  4. ibu-ibu bnget nih
    paling enak sih buah-buahan gausah pake masak-masakan :D

    ReplyDelete
  5. Saya suka kacang - kacangan haha, meski jerawat suka ngongol kalau kebanyakan makan kacang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kacang2an itu bagus kok. Jerawat itu sepertinya lemaknya ya?

      Delete
  6. kacang rebus aku sukaaa, biasanya beli 5000 rupiah di depan Indomaret dekat rumah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah masih murah dong mbak itu. Disini kalau sudah rebusan agak mahal.

      Delete
  7. aku paling suka buaaaah mba. Segar! Dan paling gampang bikin martabak telor a la mama Bo :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Martabak telor di amrik? Bikinnya gimana tuh? Aku aja yg bahan tersedia belu pernah bikin :)

      Delete

Maaf jika kenyamanan teman2 terganggu, sementara komentar dimoderasi karena makin banyak spam. Kalau sudah reda, akan dilepas lagi. Terima kasih.

Like us