DIY Membuat Mini Tote Bag Dari Perca Untuk Ke Warung Atau Arisan RT

Monday, October 16, 2017

Judulnya panjang amat ya, DIY membuat mini tote bag dari perca untuk ke warung atau arisan RT. Heheheee....



Judul tersebut saya gunakan karena berdasarkan kisah nyata. Halagh. Ceritanya, ada beberapa kegiatan yang membuat saya harus membawa benda-benda printilan tapi terlalu wow kalau harus ditampung di handbag yang biasa untuk pergi. Benda-benda tersebut adalah dompet, kunci dan ponsel untuk dibawa ke warung dekat rumah atau arisan RT. Kalau dipegang itu cukup merepotkan, tapi kalau bawa handbag terkesan rempong. Akhirnya, saya tampunglah di tas goodie bag yang terkecil. 

Belakangan, ukuran tas goodie bag besar-besar karena sering diisi map dan press release dari pengundang berbagai event. Jadi, gimana gitu nenteng tas segede itu cuma diisi 3 benda keramat tadi. Untung masih ada tas dari apotik rumah sakit JIH yang ukurannya pas banget. Tas ini saya bawa kemana-mana kalau belanja dan arisan. Kalau naik motor, enak deh tinggal taruh didalam jok.

Baca: DIY Tote Bag Dengan Tulisan

Tapiii.... masa ya kemana-mana pakai tas apotik dan gonta ganti berbagai macam tas brand terus? Nggak sanggup ya beli tas kecil santai biar seperti ibu-ibu lain? Masalahnya, saya itu jarang beli sesuatu jika dirumah masih ada substitusi-nya meski dari tampilan dan merk tidak bisa dibanggakan. Bagi saya, itu hanya benda, yang kalau sudah rusak dan numpuk, bakal bingung buangnya karena eman-eman sudah dibeli mahal-mahal tapi nggak bisa dipakai juga. Kebetulan saya juga bukan orang yang gengsian mengenakan benda-benda yang sudah gratisan eh yang itu-itu aja.

Sikap tersebut sedikit berubah ketika saya mulai suka menjahit. Latar belakangnya masih sama sih, yaitu memanfaatkan yang ada dulu, jangan langsung beli-beli. Karena menjahit pula, saya punya perca setumpuk yang bisa dipermak menjadi berbagai benda kebutuhan sehari-hari, antara lain mini tote bag untuk ke warung atau arisan RT ini.

Yuk teman-teman bikin mini tote bag seperti punya saya. Kumpulin saja perca seadanya dirumah, nggak perlu dirancang macam-macam polanya. Karena ini mini tote bag, jahit tangan pun nggak terlalu capek deh.

Bahan yang saya gunakan adalah kain kanvas dan jok dengan berbagai motif. Kedua jenis kain ini sama tebal. Sedangkan bagian dalam atau inner-nya menggunakan kain blacu.. Mari kita mulai.

Pertama ukur tote bag sesuai kebutuhan. Kalau saya, seukuran dompet tapi ada kelebihan untuk kancing.

Setelah menemukan ukuran yang dibutuhkan, tambahkan 1,5 - 2 cm untuk kampuh jahitan (tepi kain). Bagusnya sih tepi kain tidak perlu terlalu lebar. Kalau jenis kainnya tidak mudah brodhol, 1 cm sudah cukup.

Mulailah mengatur kain agar bisa menutup seluruh area yang dibutuhkan sesuai dengan ukuran diatas. Cara yang saya gunakan adalah menyambung dulu ke arah horisontal sesuai dengan lebar kain yang dibutuhkan. Baru kemudian, kain disusun secara vetikal mencapi panjang kain yang diperlukan. Biasanya saya tidak langsung menyambung pas sesuai ukuran karena kampuh yang saya jahit untuk menyambung perca itu sering tidak presisi. Maklumlah kainnya kecil-kecil.

Jadi saya sambung dulu saja secara horisontal, kemudian secara vertikal, kira-kira sedikit lebih luas dari yang saya butuhkan. Baru setelah itu saya ukur dengan penggaris, lalu saya gunting sesuai dengan ukuran yang direncanakan. Cara itu lebih cepat daripada mengukur perca satu percatu supaya pas. Tapi itu tergantung selera juga sih karena biasanya yang mengukur satu persatu dan memadupadankan coraknya lebih dulu adalah golongan orang-orang dengan ketelatenan dan kerapian tingkat tinggi.

Hasilnya seperti foto dibawah ini ya. Tentu saja sewaktu menyambung, posisi kain yang bagus berada dibawah.


Setelah itu, buatlah handle-nya. Berhubung tasnya mini, maka cangklongannya cukup satu saja. Caranya, lipat kanan kiri kain sekitar 1/2 - 1 cm. Setelah itu lipat menurut garis tengahnya. Jika kainnya tidak cukup keras, bisa dengan membagi kain menjadi 4 memanjang, lalu dilipat ketengah. Hasilnya sama dengan foto dibawah. Jangan lupa tindas bagian bagus kanan dan kiri kain tersebut.



Langkah berikutnya adalah menjahit kain blacu disisi kanan dan kiri. Luas kain blacu sama dengan luas bahan perca. Jadi, bagian atas dan bawah blacu masih bolong, ya.

Masukkan outer dan tali seperti foto dibawah. Bagian kain kanvas yang bagus berada diluar, sedangkan bagian kain blacu yang bagus berada didalam. Jadi, jahitan di kanan dan kiri blacu tampak diluar.

Atur agar posisi bibir kain outer, handle dan inner bertemu. Kemudian jahit keliling bibir tersebut.


Hasil setelah dijahit seperti foto dibawah. Setelah itu, balikkan kain blacunya sehingga bagian kain blacu yang halus berada dalam satu permukaan dengan bahan outer, yaitu bagian kain yang bagus berada diluar.


Setelah dibalik, hasilnya akan seperti foto dibawah ini. Jangan lupa, bagian bawah kain blacu masih bolong ya. Satukan bagian bawah kain blacu tersebut dan jahit semepet mungkin dengan pinggiran. Kalau menggunakan jahit tangan, akan lebih mudah menyembunyikan benangnya.

Selanjutnya, masukkan blacu tersebut kedalam tas. Jangan lupa merapikan sudut-sudutnya agar tidak menggumpal dipojokan. Gunting pinggiran kain di sudut-sudut tersebut untuk membantu memberikan bentuk sudut yang smooth. Jangan lupa untuk menjahit tindas 1-2 meter dari bibir tote.


Nah sekarang tasnya sudah berbentuk. Saya menambahkan kancing ceklik (press stud) untuk mengamankan isinya agar tidak mudah meluncur keluar.


Bagaimana? Mudah banget kan? Cara ini bisa diterapkan pada tas-tas yang ukurannya lebih besar. Selamat mencoba.

You Might Also Like

6 comments

  1. keceh selalu deh mbak lusi idenya.. tapi mbak kenapa gak pake resleting saja, lebih aman kan dompet sm hpnya, kalau2 tasnya jatuh gitu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ntar ada kok yg pake rit. Sementara yg basic dulu soalnya gak ada yg bantuin foto :D

      Delete
  2. Mak lusii niy ya ada aja idenya, lucuu totte bagnya, sini lempar Mak.

    Au dulu pernah bikin, rajin banget jahit pas kuliah, sekarang males, dah rajinnya onlen hiih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh kapan kita ketemu aku kasih beneran lo ya :))

      Delete
  3. Biasanya saya suka tote bag untuk seragam olahraga anak-anak. Daripada pakai kresek. Tapi kapan-kapan mau coba dipake belanja ke minimarket, deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak, aku tote banyak tp yg sedang dr goodie bag.

      Delete

Maaf jika kenyamanan teman2 terganggu, sementara komentar dimoderasi karena makin banyak spam. Kalau sudah reda, akan dilepas lagi. Terima kasih.