KEB Berpuisi

puisi perempuan
Photo by Ivan Jevtic on Unsplash



Tanganku tuan, yang tuan genggam bagai menggenggam dunia

Takdirku adalah darimana dunia bisa berputar

Hadirku tuan, yang tanpanya tuan tak akan sempurna

Takdirku adalah mengukuhkan tahta kejayaan

Merangkak aku ke dapur, berjingkat aku ke kasur. Aku hanya perempuan tuan, bergulir-gulir menekuri hari

Berlari aku tak jauh, berteriak aku tak lantang. Aku hanya perempuan tuan, yang tak bisa tuan hidup tanpanya

Tak memilih aku menjadi perempuan

Tak hendak aku menjadi hiasan

Tak ingin aku menjadi tawanan

Aku hanya ingin menari-nari di taman hati tuan

Dimana tuan bisa mengintip surga

Sungguh, jika tuan ingin mendengar suara surga

Aku akan bisikkannya pula

Tuan, jika tiba waktunya tuan percaya surga ada

Segeralah turun dari tahta

Tak bisa tuan dapatkanku disana

Aku disini tuan

Menyaksikan kemarau membakar luruh daun-daun

Dan aku harus membersihkannya

Tiap pagi....

Tiap sore....

Dibuat untuk berpartisipasi dalam #KEBerpuisi , memperingati Hari Puisi Nasional.

4 comments for "KEB Berpuisi"

irmasenja July 27, 2013 at 5:34 AM Delete Comment
Wiissss.....ngakunya gak bisa nulis puisi, tapi kereen. Aku sukaaa mak ^^
hana sugiharti July 27, 2013 at 6:17 AM Delete Comment
Sejak ikut FF di GA ku aku mulai tahu ternyata Fiksimu hebat deh mak :D
Indah Juli July 27, 2013 at 6:27 AM Delete Comment
Biasanya tuh, yang ngomong kalau nggak bisa nulis, pasti nulisnya benar-benar dihayati dan bagus.
Like this this!
Lidya July 30, 2013 at 4:51 PM Delete Comment
aku melewatkan hari ini mbak ,seminggu baru bisa online