Sunday, August 18, 2019

Percayalah, Tidak Cukup Berpetualang Di Batu Malang 2 Hari Saja

Sunday, August 18, 2019 18 Comments
Batu, Malang, adalah salah satu tujuan wisata favorit keluarga kami. Saya mau cerita kalau cuma 2 hari berpetualang di Batu, Malang, itu tidak cukup meski sudah menginap di hotel di Batu Malang.

batu malang

Sulit merencanakan liburan bareng keluarga karena anak-anak sudah besar sehingga punya kegiatan sendiri-sendiri, sedangkan saya juga ada beberapa kegiatan menulis dan crafting. Tapi berwisata bersama itu penting untuk menghangatkan kembali ikatan keluarga yang tergerus aktivitas masing-masing.

Salah satu ciri daerah tujuan wisata yang keluarga kami sukai adalah kota wisata, yaitu obyek wisata satu dengan yang lainnya berdekatan. Kota favorit kami adalah Batu dan Bukittinggi. Jogja tidak termasuk karena itu tempat tinggal kami, tinggal naik motor saja kemana-mana. Heheee....

Bagi yang belum pernah ke Batu, seringkali tidak bisa membedakan Batu dengan Malang. Sama halnya orang yang menyamakan Sleman, Bantul dan Gunungkidul dengan kota Yogyakarta. Jadi untuk yang pertama kali akan ke Batu dan Malang, banyak-banyaklah membaca referensi tentang dua kota tersebut.

Baca juga: Pengalaman Ikut Popup Market Pasar Santai Yogya

Batu dan Malang sama-sama kota tujuan wisata yang mengesankan tapi beda obyek utama. Jika di Batu banyak wahana, maka di Malang banyak kuliner sedap. Di Batu bukan tidak ada makanan lezat. Hanya saja karena wahana atau obyek wisatanya yang keren sangat banyak, jadi waktu kita habis buat mengitari tempat-tempat tersebut.

HOTEL DI BATU MALANG


Kesalahan kami waktu pertama kali berkunjung ke Batu adalah mencari penginapan di Malang, dengan pertimbangan Malang berada di tengah antara Batu dan Bromo. Jadi, Malang kami buat sebagai semacam pos untuk meletakkan barang-barang dan kami selalu kembali ke pos tersebut untuk tidur. Terlebih karena kami datang dan pergi menggunakan kereta api dari stasiun Malang. Cara tersebut ternyata tidak efektif karena menghabiskan waktu di perjalanan. Jalan dari Malang ke Batu dan sebaliknya kadang macet. Lebih baik menginap di dua kota, Malang dan Batu.

pohon inn batu malang

Sebagai kota wisata, di Batu tersedia berbagai macam penginapan, dari hotel hingga homestay. Pohon Inn adalah hotel di Batu Malang yang paling diincar karena berada didalam kawasan Jatim Park II. Jika datang berombongan sekeluarga besar, homestay di Batu Malang juga banyak. Enaknya lagi, antar obyek wisata yang berdekatan ada kendaraan shuttle gratis, jadi tidak perlu ribet keluar masuk tempat parkir. Mobil bisa ditinggal di penginapan dan baru digunakan jika obyek wisata agak berjauhan.

hotel di batu malang

Cara pesan hotel di Batu Malang itu mudah sih kalau di Pegipegi. Lihat contoh diatas ya, misalnya mau pesan untuk tanggal 20-8-2019 sampai tanggal 21-8-2019 dengan 2 tamu dalam 1 kamar. Kalau bisa sih jangan mendadak begitu ya pesannya heheheee. Takutnya kehabisan karena Batu itu kota tujuan wisata favorit. Mendingan pesan jauh-jauh hari biar aman dan syukur kalau pas ada promo. 

Enaknya portal Pegipegi itu ada pilihan mau dekat dengan landmark yang mana. Misalnya di Batu kan yang paling terkenal Coban Rais, Jatim Park 1, Jatim Park 2 dan Jatim Park 3, nah tinggal klik mau dekat yang mana. Nanti di kota lain beda lagi sesuai dengan landmark yang paling terkenal di kota tersebut. Saya klik Jatim Park 2 dan langsung keluar Pohon Inn di posisi paling atas berdasarkan urutan paling dekat, cuma berjarak 98 meter karena satu halaman. 

Kalau Pohon Inn terasa tidak sesuai dengan budget, tinggal klik tanda panah hitam di kolom "Urutkan" agar diurutkan mulai room rate termurah. Teman-teman tinggal pilih sesuai dengan budget. Asiknya lagi, ada reward poin dan kita bisa tahu jumlahnya sebelum transaksi. Reward poin itu bisa dipakai untuk pemesanan hotel selanjutnya.

Sebetulnya, jika bisa selesai dalam satu hari, ada shuttle gratis dengan rute Batu Secret Zoo - Museum Satwa - Eco Green Park - Museum Angkut. Mobil bisa ditinggal saja di hotel atau di parkiran Jatim Park 2, tak perlu pusing mencari parkiran kosong. Batu Secret Zoo dan Museum Satwa berada di area Jatim Park 2.

Tapi keluarga saya adalah keluarga woles heheee.... Maunya menikmati yang ada di depan mata, tidak suka buru-buru mengejar yang lain. Jika yang lain tidak sempat, tidak pernah merasa rugi meskipun tempat itu sedang hits banget. Akhirnya, masuk pagi dan keluar jelang jam tutup hanya mendapatkan Batu Secret Zoo, Museum Satwa dan Eco Green Park yang tiketnya kami beli dalam satu paket terusan. Hari selanjutnya bisa dimanfaatkan ke Museum Angkut. Nah, boro-boro eksplor kota Batu secara menyeluruh, ya. Jadi, 2 hari di Batu Malang itu benar-benar tidak cukup.

wahana batu secret zoo malang

BATU SECRET ZOO


Kami mengambil Paket Terusan Jatim Park 2 + Eco Green Park. Harga satu paket sekarang Rp 110.000,- untuk weekday dan Rp 150.000,- untuk weekend. Waktu itu kami dapat diskon yang lumayan. Saya tidak ingat persisnya berapa dan dalam rangka apa tapi hanya sekitar Rp 80.000,- per orang.

Kami mengantri pas loket tiket dibuka. Meski awalnya cukup padat di pintu masuk tapi setelah itu longgar banget karena Batu Secret Zoo itu sangat luas. Jika mau efektif, ikut arus pengunjung saja supaya bisa melihat semuanya. Untuk yang tidak kuat jalan, tinggal telpon e-bike dan akan diantar ke tempat kita menyerah.

batu secret zoo malang


Batu Secret Zoo sangat luas dan ditata dengan apik, tidak seperti kebun binatang pada umumnya. Saya saja yang anti kebun binatang karena biasanya bau sampai kagum banget dengan penataan dan perawatannya. Kita juga bisa berinteraksi dengan hewan-hewan dengan menaiki kereta khusus. Meski ditemani pemandu, pengunjung tetap saja menjerit antara takut diseruduk, takut dijilat dan pengin pegang. Ramai, seru, heboh.

Selain hewan, di bagian akhir ada beberapa wahana permainan, water park, rumah hantu dan sebagainya.

Baca juga: Oonline Shop vs Pameran vs Outlet

MUSEUM SATWA

museum satwa batu malang

Museum di Indonesia, apalagi satwa, itu sering diidentikkan dengan pajangan benda mati dan gambar-gambar yang membosankan. Tapi tidak di Museum Satwa Malang. Pengelola sudah bekerja keras untuk menarik perhatian pengunjung. Mereka membuat replika gajah dan kurungan burung raksasa sebesar gedung museum tersebut. Kita juga bisa berpose ala penjual ikan di pasar. Museum yang sungguh berbeda dengan museum-museum lainnya.

ECO GREEN PARK

eco green park batu malang


Di Eco Green Park, kepedulian terhadap lingkungan dikemas dengan gaya populer. Misalnya ponsel dan laptop bekas dirangkai menjadi bentuk binatang dan robot. Meski areanya tidak seluas Batu Secret Zoo, tapi yang disajikan lebih beragam. Ada tempat untuk belajar hidroponik, pengolahan sampah, pengolahan susu, rumah burung. belajar daur ulang, kincir air, simulator gempa, simulator angin dan sebagainya. Bahkan ada replika bencana yang diakibatkan oleh kerusakan alam.

MUSEUM ANGKUT


Museum Angkut menjadi favorit wisatawan untuk berfoto ala bintang Hollywood. Segala macam alat transportasi ada disini, baik tradisional maupun modern, baik darat, laut maupun udara. Penempatannya dibagi menjadi beberapa zona agar lebih menarik dilihat dan difoto, antara lain zona America, Europe, Pecinan, Garbarata, Buckingham Palace dan sebagainya.

museum angkut batu malang

Berbeda dengan Jatim Park 2 dan Eco Green Park yang buka pagi jam 09.00 dan tutup sebelum maghrib, Museum Angkut buka siang jam 12.00 dan tutup malam jam 20.00. Harga tiket regulernya Rp 100.000,-.

Ketika membuat artikel ini, saya sampai kebingungan memilih foto yang tepat karena semua bagus dan mengesankan. Tapi tentu tak semua foto bisa diunggah karena blog saya bisa keberatan memory. Begitu pula pengin cerita yang panjang tapi nanti teman-teman ngos-ngosan scroll-nya. Jadi ini dulu ceritanya, kapan-kapan saya cerita lagi, ya. Kalau ada pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar.

Friday, August 16, 2019

5 Easy DIY Pashmina Refashion Ideas

Friday, August 16, 2019 15 Comments
These DIY pashmina refashion ideas are so easy that you only need one pin or brooch.

tenun songket lombok

Last week, I was given one set of woven cloth or songket from Lombok. The set consists of a piece of fabric for lower body and a piece of pashmina. I love it. It is commonly used to complete official party or dinner outfit.

But I have a problem with this kind of outfit. The pashmina is worn for covering shoulder. I have to hold it all the time so that it won't drop and ruin the outfit. So I don't usually use it and just keep it in the closet.

There are some ideas on how to refashion the pashmina in internet, but mostly the steps include cutting. Of course I won't do that. The pashmina is too beautiful to be cut.


I managed to compile several ideas which not include cutting. Nevertheless, some of them need hand stitching. Then I came up with the idea to change the hand stitching process with pin or brooch. Actually I only need one pin. With this pin, everyone can try below ideas. It's so easy! 

Tutorial video will be uploaded soon in beyourselfwoman youtube channel. Make sure you have subscribed beyourselfwoman youtube channel so you won't miss the video.

Pashima Refashion #1


There are already many tutorials about this style in internet. The different with mine is that I use pin to put the front fabric together with the tied knot on the back neck. It makes the front fabric wider, not pulled to the back neck. The result shows how the fabric is layered beautifully.



Pashmina Refashion #2


This idea looks like a blouse. Although it covers the whole body, you still need to wear inner shirt because this is more like poncho. So it can easily and unintentionally opened.

tutorial pasmina jadi baju


Pashmina Refashion #3


I like this one. This is elegant and neatly covers the body. For this style, you have to behave yourself. This is not suitable for a person who moves a lot.

diy pashmina refashion

Pashmina Refashion #4


This one looks sexy, doesn't this? Actually, this style can be suitable for my muslimah sisters. You only need to wear a fashionable inner shirt.

diy poncho

Pashima Refashion#5


This styele is called kemben, a traditional outfit which can be found everywhere in Java and Bali. I think is not suitable for muslimah, even though you add a good inner shirt. Inner shirt will only make this style messy.

kemben songket

That's all about pashmina refashion ideas. Step by step on how to do it will be on beyourselfwoman youtube channel. I hope this article can help you to take your pashmina collection out of the closet. Happy trying! 

Thursday, August 08, 2019

Mengapa Blog Craft Dan DIY Perlu Menggunakan Bahasa Inggris?

Thursday, August 08, 2019 5 Comments
Di artikel Mengapa Blog Craft dan DIY (Do It Yourself) Perlu Menggunakan Bahasa Inggris ini saya menggunakan bahasa Indonesia karena saya tujukan untuk teman-teman blogger craft dan DIY yang masih ragu melakukannya.

small craft fair


Ada 2 kekhawatiran ketika pertama kali saya menggunakan bahasa Inggris di beberapa artikel di blog ini, yaitu menurunnya pengunjung dan celaan. Untuk celaan itu bisa datang dari pengunjung yang murni mencari tulisan yang relevan dan sesama blogger yang blogwalking.

Tapi akhirnya saya buang kekhawatiran itu dan menikmati proses ngeblog seperti biasa.

Jadi, buat apa sih menggunakan bahasa Inggris di blog craft dan DIY seperti www.beyourselfwoman.com ini?

1. Blog craft dan DIY itu kebanyakan berisi tutorial.


Jika kita rajin membuat ilustrasinya, terutama foto, pembaca tak akan terlalu sulit memahami isi artikel dalam bahasa Inggris tersebut. Lebih baik lagi jika tutorialnya berbentuk step by step.

2. Popularitas blog craft dan DIY di Indonesia.


Faktanya, blog craft dan DIY di Indonesia tidak seramai blog-blog luar negeri. Saya sendiri lebih kenal dengan blog-blog Martha Stewart, Blue Calla, A Beautiful Mess daripada blog-blog dari Indonesia. Saya memperkirakan, selain teman saya sesama blogger yang pernah blog walking disini, mungkin tidak pernah mendengar tentang blog ini.

Tapi, gairah untuk menekuni craft dan DIY di Indonesia itu sebenarnya tinggi sekali loh. Lalu, kemana dan dimana mereka beredar? Kebanyakan sih mereka ada di portal-portal media sosial, yaitu facebook, instagram, youtube dan pinterest.

Kondisi tersebut diluar kendali kita (saya) yang bukan seleb dan apa-apa ini. Jadi, yang bisa dilakukan adalah memperluas sasaran ke luar Indonesia.

3. Mendekati sarang Craft and DIY lovers.


Karena kenyataannya seperti no.2 diatas, maka kita punya pilihan untuk tetap menulis dan menikmati apapun hasilnya atau meluaskan jangkauan untuk menambah jumlah pengunjung. Jika teman-teman ingin pilihan yang terakhir seperti saya, mau tak mau harus menggunakan bahasa yang dimengerti oleh penggemar craft dan DIY dari belahan bumi lain.

Negara mana sih yang paling banyak penggemar craft dan DIY nya? Nah, saya belum menemukan daftar yang valid tentang itu. Saya hanya memperkirakannya saja berdasarkan negara asal blog dan akun media sosial yang banyak digunakan sebagai referensi teman-teman saya, pageview mereka dan jumlah follower mereka. Negara-negara tersebut antara lain Inggris, Amerika Serikat, Jepang, India dan lain sebagainya. Saya juga mengikuti beberapa akun dari Rusia dengan kualitas konten yang sangat bagus. Tapi berhubung kesulitan bahasa, saya harus translate dulu ke bahasa Inggris, sehingga cukup merepotkan.

Untuk blog, saya menyukai konten dari Amerika yang menyenangkan dan Inggris yang rapi. Sedangkan untuk video, favorit saya adalah Jepang yang sangat jelas meski tak paham huruf kanji di caption. Untuk video, sebenarnya India merajai di youtube. Sayangnya, kwalitas video mereka kurang memuaskan dan tutorialnya kurang jelas. Jadi, untuk blog craf dan DIY memang cuma Amerika dan Inggris dan ramai. Lainnya main di media sosial seperti Indonesia. Tapi sekali lagi ini hanya berdasarkan pengamatan dan pengalaman, tidak didukung data valid.

4. Bonus revenue dari Adsense.


Untuk nomor 4 ini, saya tidak bisa menjelaskan dengan baik karena saya tidak paham Adsense. Hanya saja, dalam suatu workshop, saya barutau kalau rate CPC (Click Per Pay) tiap negara itu berbeda. Mungkin teman-teman yang sudah pasang adsense melihat jika per klik iklan dengan target Indonesia hanya diharga nol koma nol sekian US Dollar. Sementara jika menggunakan target negara lain, misalnya Amerika atau Inggris, bisa nol koma saja.

Jadi, jika bahasa berubah menjadi Inggris, meski pengunjung anjlok tapi penghasilan dari adsense bisa saja malah naik.

Tapi bahasa Inggris saya sangat buruk, bisa jadi bahan celaan. Bagaimana dong?

Saya dulu memang sempat nyambi kuliah ekstensi bahasa Inggris di sebuah PTS ternama. Yah, iseng aja karena masih jomblo sehingga kuliah di satu tempat itu kurang sibuk, jadi saya nyambi kuliah di tempat lain juga. Daripada pikiran kemana-mana melihat teman yang happy banget sudah pada punya pacar kan, ya? Heheee. Saya juga sempat bekerja di perusahan multi nasional yang setiap hari menggunakan bahasa Inggris. Bahkan saya pernah membimbing kandidat S2 pertanian untuk lolos persyaratan TOEFL agar dapat beasiswa. Sebelumnya dia sudah mencoba selama 2 tahun dan selalu gagal. Alhamdulillah kali itu berhasil.

Tapi tentu saja itu tidak menjamin apa-apa. Setelah lama resign dan tidak menggunakannya sehari-hari, bahasa Inggris itupun musnah sebagian dari ingatan dan kelenturan lidah saya. Apalagi memang ada suatu peristiwa yang membuat saya tidak bisa mengingat hal-hal tertentu. Jadi anggaplah di blog ini saya juga sama seperti teman-teman yang gagap menggunakan bahasa Inggris.

Sekian dulu tentang saya, kita kembali lagi ke blog craft dan DIY berbahasa Inggris.

Yang wajib teman-teman ingat adalah, di media terbuka seperti blog ini, apapun yang kita lakukan tidak akan pernah sempurna. Orang akan selalu bisa menemukan ketidaksempurnaan itu. Ada yang menyimpannya di dalam hati, ada yang membicarakannya dengan orang lain di belakang kita, ada pula yang terang-terangan mengatakannya. Apakah kita harus peduli? Tentu saja! Tapi peduli dalam artian positif, yaitu mengucapkan terima kasih kepada yang memberikan koreksi. Kepada yang mencela, cukup dilewati dan lupakan saja. Celaan tidak perlu direspon, karena orang yang mencela itu sesungguhnya sedang mencari perhatian. Apakah kita mau membuang waktu dengan memperhatikannya? Tidak, bukan?

Tapi, tentu ada caranya agar bahasa Inggris kita di blog craft dan DIY tidak buruk-buruk amat. Nah, ada 2 cara yang teman-teman bisa coba.

Pertama, gunakan Google Translate.

Yah, mungkin kita sama-sama tertawa ketika mendapat rekomendasi untuk menggunakan google translate. Tapi ternyata, saran itu sama sekali tidak buruk. Paling tidak itu bisa mempercepat penulisan artikel daripada memikirkan kata per kata. Syaratnya hanya satu, jangan menerima terjemahan tersebut mentah-mentah. Coba ucapkan. Jika terasa janggal dan baku, ganti frase bahasa Indonesia-nya. Terus lakukan itu sampai terjemahannya terdengar lebih luwes. Setelah itu, copas dulu ke notepad, baru kemudian dipindahkan ke dashboard agar font-nya mengikuti template blog teman-teman.

Dibawah ini adalah contoh hanya dengan menambahkan kata "itu" dalam frase bahasa Indonesia-nya bisa membuat terjemahan google sesuai dengan yang kita maksudkan.

terjemahan bahasa inggris

google translate

Hasil akhir terjemahan tersebut bisa dibaca di artikel How I Store Sewing Thread.

Kedua, eksplor blog craft dan DIY berbahasa Inggris.

Ada 2 manfaat ekplor blog craf dan DIY berbahasa Inggris. Manfaat pertama adalah untuk memperlancar bahasa Inggris kita. Ini berhubungan dengan penggunaan google translate tadi. Bagaimana kita tahu frase bahasa Inggris yang luwes itu seperti apa jika jarang membaca tulisan berbahasa Inggris? Selain itu untuk menyerap istilah-istilah craft dan DIY yang populer agar blog kita terlihat up to date. Istilah-istilah tersebut banyak yang tidak ada di artikel umum dan tidak muncul di google translate atau kamus.

Practice makes perfect.

Tak ada jalan lain untuk membuat artikel dengan bahasa Inggris yang enak dibaca kecuali terus-menerus melakukannya. Saya sendiri belakangan menulis semua artikel organik menggunakan bahasa Inggris, kecuali untuk artikel seperti ini, yang tujuannya untuk sharing dengan teman-teman blogger Indonesia yang menyukai craft dan DIY. Artikel kerjasama yang semuanya masih dilakukan dengan brand, pengusaha, agensi dan instansi dari Indonesia sehingga masih berbahasa Indonesia. Sejauh ini pageview malah lebih bagus meski sepi komentator. Begitu pula dengan revenue adsense meski tidak sesignifikan mastah-mastah.

Seharusnya saya menambah dengan pengetahuan lebih dalam lagi tentang SEO dan adsense. Seharusnya saya tidak meremehkan otak sendiri untuk memperlajari hal-hal tersebut. Sayangnya, sampai saat ini baru sebatas merangkak seperti kura-kura untuk mengimplementasikan serpihan pengetahuan ke dalam blog ini. Barangkali teman-teman yang lebih muda, lebih cemerlang dan lebih gesit dari saya bisa menangkap peluang-peluang tersebut lebih baik. Silakan saja.

Jika ingin ngobrol dengan saya tentang blog craft dan DIY berbahasa Inggris, silakan klik embed youtube dibawah ini. Durasinya tidak terlalu panjang sih karena saya pendiam. Kidding! Lain kali saya akan ngobrol lebih lama lagi di video-video Ngobrolin.

Friday, August 02, 2019

Hindari 7 Kesalahan Ini Saat Jual Rumah Online

Friday, August 02, 2019 24 Comments
cover artikel jual rumah online
Photo by Freepik

Saat ini, banyak sekali tips-tips dan cara-cara jual rumah online yang bertebaran di internet. Kendati begitu, masih banyak ditemui iklan rumah yang dibuat secara asal-asalan dan jauh dari kata menarik.

Padahal, iklan sendiri berperan penting sebagai media promosi, yang berguna menarik minat masyarakat untuk membeli/memakai barang/jasa yang sedang dipasarkan.

Saking pentingnya sebuah iklan, banyak orang rela mengeluarkan sejumlah uang untuk membuat sebuah iklan yang menarik lagi diminati masyarakat.

Pada dasarnya, teman-teman tidak perlu mengeluarkan dana begitu besar untuk membuat iklan jual rumah online, sebab mayoritas situs jual beli rumah menawarkan layanan iklan gratis untuk para penggunanya.

Seperti 99.co Indonesia, secara keseluruhan situs jual beli rumah terbesar di tanah air ini memberikan layanan cuma-cuma untuk para penjual dan pembeli rumah yang menggunakan situs mereka.

Penjual rumah hanya akan dikenakan biaya tertentu apabila mendaftarkan iklannya sebagai premium listing, yang memungkinkan iklanmu tertera pada halaman depan laman 99.co/id tanpa perlu dicari.

Jika diperhatikan, terdapat beberapa kesalahan yang sering kali diulangi oleh banyak orang ketika melakukan jual rumah online. berikut di antaranya.

1. Iklan tidak memuat informasi yang cukup


Banyak sekali iklan jual rumah online yang dimuat tanpa menyertakan informasi yang cukup untuk para pembacanya. Bagaimana caranya orang bisa tertarik jika informasi yang teman-teman sajikan tidak cukup jelas?

Padahal, calon pembeli biasanya ingin mengetahui informasi sedetail-detailnya terkait rumah yang sedang dipasarkan, seperti informasi spesifikasi bangunan, kondisi rumah, fasilitas, lingkungan, dan sebagainya.

Oleh sebab itu, jangan malas untuk mengisi kolom deskripsi pada iklan jual rumah online tersebut, karena hal ini sangat penting untuk mempromosikan keunggulan yang terdapat pada rumah kalian.

Jangan lupa untuk menyertakan informasi luas tanah, luas bangunan, jumlah kamar tidur, kamar mandi, dan fasilitas pendukung lainnya yang penting untuk diketahui oleh calon pembeli.

2. Lokasi kurang jelas

lokasi rumah tidak jelas
Photo by Pexels

Tahukah kamu bahwa lokasi merupakan faktor terbesar yang dapat mempengaruhi minat pembeli? Ya, semakin strategis lokasi rumah, biasanya semakin tinggi pula harga jual dari rumah tersebut.

Strategis di sini maksudnya adalah, rumah tersebut berlokasi di dekat dengan pusat kota, pusat perbelanjaan, fasilitas umum seperti rumah sakit dan sekolah, serta mudah akses kendaraan umum.

Jika kamu memiliki rumah dengan lokasi seperti di atas, jangan pernah ragu untuk mencantumkannya pada iklan jual rumah online milikmu.

Selain itu, mencantumkan lokasi yang jelas dan tepat juga berguna bagi calon pembeli, agar mereka mengetahui letak pasti dari rumah yang akan mereka beli.

3. Informasi terlalu berbelit-belit dan tidak relevan


Membuat iklan jual rumah online yang menarik memang susah-susah gampang, sering kali kita menyalah artikan iklan yang menarik dengan sesuatu yang terlalu berbelit-belit.

Baca juga: DIY Mengganti Jok Kursi Tanpa Jahitan

Iklan harus informatif, namun membuat deskripsi iklan yang terlalu panjang juga akan membuat para pembacanya menjadi bosan.

Cukup sampaikan informasi secara singkat namun tetap padat, agar konten dari iklan tersebut dapat secara sempurna diserap oleh orang yang membacanya.

Hindari penggunaan bahasa yang sulit dimengerti, karena tujuanmu membuat iklan adalah untuk menarik minat pembeli, bukan sebagai ajang pamer pembendaharaan kata.

Yang paling penting yang tidak boleh ada pada iklan jual rumah online tersebut adalah informasi bohong. Jangan pernah menjanjikan apapun yang tak dapat kamu wujudkan untuk menarik minat pembeli.

4. Menyertakan foto berkualitas rendah


Hal ini bisa jadi kesalahan yang sering kali kita temukan di banyak iklan jual rumah online. Ya, iklan disertai dengan foto yang memiliki kualitas sangat rendah dan sama sekali tidak menarik.

Padahal, sekali lagi, foto adalah bagian penting yang dapat menjelaskan gambaran konkrit dari rumah yang sedang dipasarkan.

Berharap orang akan tertarik hanya dengan membaca deskripsi yang teman-teman buat adalah suatu hal yang sangat konyol. Sebab, pada dasarnya orang-orang akan lebih tertarik pada visual daripada tekstual.

tidak menyertakan foto rumah yang berkualitas
Photo by Pexels

Maka sertakanlah foto semenarik mungkin pada iklan jual rumah online tersebut. Carilah angle pengambilan gambar terbaik yang dapat menunjukkan seluruh  detail dari rumahmu.

Gunakan paling tidak kamera HP beresolusi minimal 5 megapixel. Jika perlu, gunakan perangkat kamera profesional seperti DLSR agar gambar yang dihasilkan terlihat lebih jernih.

5. Mematok harga terlalu tinggi


Selain tampilan iklan, harga jual rumah online tersebut juga harus disesuaikan dengan harga pasaran yang berlaku. Sering kali para penjual tidak realistis dalam mematok harga jual rumah.

Padahal, dari segi lokasi, rumah tersebut tidak terlalu strategis. Begitu pula dengan spesifikasi bangunan dan fasilitas yang ditawarkan juga tidak cukup menjanjikan.

Oleh sebab itu, agar orang-orang tidak kabur dari iklan jual rumah online tersebut, cobalah untuk membuat harga rumah yang sesuai.

Bagaimana caranya? Perhatikan tiap harga yang tertera pada listing-listing yang terdapat pada situs jual beli rumah.

Carilah listing-listing yang berlokasi sekitar di sekitar rumahmu, dengan spesifikasi bangunan, fasilitas pendukung, dan kondisi rumah yang tak jauh berbeda dari yang teman-teman miliki.

Dari situ teman-teman dapat mengetahui apakah harga yang kamu patok pada iklan jual rumah online tersebut sudah sesuai apa belum.

Jika tidak, teman-teman juga bisa mengetahui kisaran harga rumah kalian dengan menghitung nilai NJOP rumah tersebut.

6. Kondisi rumah tidak terawat


Meskipun teman-teman melakukan jual rumah online, namun biasanya pembeli akan melakukan survei terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli rumah tersebut atau tidak.

rumah tidak terawat
Photo by Freepik

Survei sendiri dilakukan untuk melihat kondisi secara nyata dari rumah yang nantinya akan ia beli.
Selain itu, survei juga sekaligus menjadi ajang pembuktian, apakah info yang teman-teman cantumkan pada iklan sesuai atau tidak dengan kondisi yang ada di lapangan.

Oleh karenanya, jaga terus kondisi rumah tersebut dalam kondisi baik dan terawat. Bersihkan rumah secara berkala, serta ganti bagian-bagian kecil pada rumah yang sudah rusak.

Hal ini tidak hanya akan membuat calon pembeli terkesan, namun juga dapat meningkatkan harga jual rumah online tersebut.

Baca: Mengenal Cat Water-Based Yang Mudah Diaplikasikan Perempuan

7. Kurang mengoptimalkan fitur pada situs properti


Sebelum menggunakan sebuah situs jual beli rumah untuk jual rumah online, ada baiknya teman-teman melakukan riset terlebih dahulu terkait segala fitur yang ditawarkan oleh situs tersebut.

Pada situs 99.co Indonesia misalnya. Pada situs properti ini terdapat sebuah fitur yang memungkinkan para penjual rumah untuk bekerjasama dengan agen properti profesional yang mereka miliki.

Menariknya lagi, fitur ini dapat kamu gunakan secara gratis. Nantinya, agen properti ini akan membantu kalian dalam memasarkan, mengelola dokumen, hingga menjadi konsultan investas kalian.

Jika teman-teman tidak memiliki banyak waktu untuk ikut memasarkan rumah yang sedang teman-teman jual, maka agen properti 99.co Indonesia siap membantu kalian hingga iklan jual rumah online tersebut laku di pasaran.

Itu tadi beberapa kesalahan yang harus teman-teman hindari dalam melakukan jual rumah online. setelah mengetahui hal tersebut, apakah kamu siap untuk menjual rumah secara online?

Friday, July 26, 2019

How I Store Sewing Thread

Friday, July 26, 2019 0 Comments
The sewing thread must be stored properly so that it is easy to find when needed.

sewing thread keeper


As a crafter who hasn't received orders too often, I buy sewing thread by retail. Buying with large quantities or 1 pack is more economical. It's a shame if it doesn't run out quickly because it will take up storage. It happened that my sewing corner was not wide, so I could not store a lot of material. While the color of the thread that I use varies.

I use 2 types of sewing thread, for hand sewing and machine sewing. How can it be different? Actually it is not intentionally distinguishing between types of sewing thread. I have used threads for hand sewing for years before I bought a sewing machine. I bought the yarn at a nearby store without seeing the brand. I only see the similarity with the cloth to be sewn. I sewed with my hands just to close the shirt hole. That is why up to one roll does not run out for years.

Also read: How To Sew Zippered Pocket Helped By Double Tape

As for sewing machines, I use Astra brand threads. (not advertising). Actually the thread for sewing machines can be used up faster than hand sewing thread because it is used for long fabrics. It's just that the thread I need consists of various colors so if each color buys 1 pack, my sewing corner will be full of thread. Maybe later if my order is already very large, I will buy sewing thread in the pack.

Ideally the color of the sewing thread must be visible. We can also know if the thread will run out so that the sewing work is not interrupted. 


Therefore, provide transparent containers. The container can be made of glass, mica or plastic. Use recycled containers, such as used jam jar or used pastry containers. Of course you have to carefully place the glass container. Keep out of reach of children.

On Pinterest, there are many used thread rack places. Rack like that is sold in many online stores. But if you live in a small house with a limited yard, which means that it is close to the road that the vehicle passes, you should not use this rack. Open shelves make the thread easily exposed to dust. Besides making the room dirty, it also makes the thread itself dirty. Dirty yarn will contaminate the sewn material and interfere with the performance of the sewing machine.

Also read: How To Store Fabric Scraps

What I use in the photo is used cookies container. The cookies are from Eid Al Fitr gift parcel. If the sticker is still covered, there are 2 ways to clean it.


  1. Wipe using cajuput oil (minyak kayu putih) and cloth.
  2. Wipe with warm water using hands.


Coincidentally this container fits with the height of the thread roll so it looks neat.

Well, that's how I store the sewing thread. How do you store your sewing threads?