DIY Coaster, Tatakan Gelas Dari Perca Tak Berharga

Wednesday, January 18, 2017

DIY coaster atau tatakan gelas ini terinspirasi oleh sebuah tayangan youtube dari luar negeri tentang teknik menjahit perca.


Jadi, dalam video tersebut, kain digunting panjang-panjang, lalu dijahit dengan kombinasi tertentu. Baguuus banget. Nuansa vintage patchwork gitu, ala-ala Amerika pedesaan. Jadi ingat selimut Laura di Little House on The Prairie.

Terus saya mikir dong, dengan level masih awal-awal belajaran menjahit, teknik tersebut akan susah banget saya ikuti. Saya harus belajar yang mudah-mudah dulu, supaya jahitannya nggak mencang-mencong aja deh. Lalu saya ambil sisa-sisa kain, saya gunting panjang-panjang tapi dengan ukuran yang jauh lebih kecil karena adanya memang cuma itu. 

Dalam kondisi biasa, kain sekecil itu pasti sudah masuk kresek untuk dibuang. Tapi sekarang saya rapikan agar bisa dibuat sesuatu. Kain kecil-kecil memanjang itu saya jahit jadi satu, menjadi bidang kotak. Lalu sekecil itu bisa buat apa ya? Tadinya terpikir untuk dibuat pegangan panci atau wajan panas. Tapi terus merasa sayang karena percanya dari kain jarik bermutu bagus. 

Keluarga kami suka membeli jarik untuk dibuat kemeja, rok atau baju seragam kondangan. Jadi bukan beli kain batik meteran. Langganan kami di Tjokrosuharto, Jogja, yang masih memiliki banyak pilihan motif klasik. Sisa jariknya selalu saya minta dari penjahit, entah untuk apa. Sekarang baru terjawab untuk dibuat macam-macam pouch. Eh, masih nyisa lagi. Dibikin coaster deh. Hahahaaa....


Hayuklah kita mulai! Yang nggak punya mesin jahit, pakai jahit tangan saja, ya. Kecil-kecil kok, nggak capek.


Jadi, perca digunting memanjang. Lebarnya bebas, tergantung persediaan. Posisi menjahit juga tidak harus tegak lurus begini, bisa juga miring arah diagonal. Kapan-kapan kita buat, ya. Seperti yang saya bilang tadi, kalau tidak punya mesin jahit, pakai jahit tangan saja. Yang penting, allowance jahitnya jangan banyak-banyak. Kalau di mesin jahit itu berarti garis yang paling dekat dengan jarum. Kalau takut meleset, bisa dijelujur dulu atau dibantu jarum pentul.
Sambung terus sampai mendapatkan bentuk kotak sesuai ukuran coaster yang diinginkan. Jangan lupa dilebihkan 1 cm untuk jahitan pinggir. Buatlah 2 buah karena nantinya akan ditangkupkan.
Ukuran coaster standar itu biasanya 10x10 cm.


Setelah semua perca disambung membentuk ukuran coaster, baliklah dengan bagian kain yang bagus menghadap keatas lalu jahit tindas (Eh, apa ya istilahnya?) Pokoknya jahit mepet dengan jahitan sambungan agar tidak gembung, seperti patchwork itu lo. Heheeee.... Harap maklum, yang lagi ngasih tutorial ini belum ngantongi sertifikat apapun. Masang benang aja masih nunak-nunuk.


Tadi saya minta buat 2 buah kan? Sekarang 2 lembar itu disatukan, yaitu dengan menjahit keempat sisinya. Bagian kain yang jelek diluar, ya. Jangan lupa sisakan lubang 3 cm untuk membalik. 


Sebelum membalik, potong keempat ujungnya agar bisa menyiku sempurna. Setelah dibalik, jahit bagian yang bolong untuk membalik tersebut.



Nah, sudah jadi! Gampang, kan? Tutorialnya juga sudah saya unggah di channel beyourselfwoman di youtube. Sama saja kok dengan disini karena bentuknya slide show. Tapi mendingan subscribe aja dulu agar nggak ketinggalan kalau sudah memungkinkan untuk live.

Saya masih punya dokumentasi teknik membuat coaster lainnya yang akan saya share kapan-kapan. Yuk ah, terus bereksplorasi agar hidup tidak membosankan. :)

You Might Also Like

6 comments

  1. Creator dan crafter yang handal...
    Keren

    ReplyDelete
  2. kalo org kreatif, apapun bisa menjadi benda yg berguna dan cantik :)

    ReplyDelete
  3. Aku mau tapi mungkin pake jahit tangan mba.. perca ada beberapa drmh. Lucu yaa jadinya, batikan gini mba^^

    ReplyDelete
  4. Wah keren, mba, hasilnya. Asyik ya kalau bisa jahit. Saya nggak bisa :D

    ReplyDelete
  5. tatakan gelas itu kayaknya g penting2 amat, tapi kalau ada tatakanya jd lebh manis dan potoable

    ReplyDelete
  6. cakeeeep mbaaa...ih, dia mah memang crafter sejati :)

    ReplyDelete

Maaf jika kenyamanan teman2 terganggu, sementara komentar dimoderasi karena makin banyak spam. Kalau sudah reda, akan dilepas lagi. Terima kasih.