Cara Membuat Blog Jalan-Jalan yang Menarik untuk Pemula
| Sudut Kota Kuala Lumpur untuk bahan blog traveling. Foto milik www.jalansitu.com. |
Sebenarnya blog jalan-jalan termasuk salah satu jenis blog yang mudah ditulis. Alasannya sederhana, yaitu bahan ceritanya ada di sekitar kita dan tidak pernah habis.
Banyak orang berpikir bahwa blog traveling harus berisi perjalanan mahal ke luar negeri atau foto estetik dari tempat wisata terkenal. Padahal kenyataannya tidak selalu begitu. Perjalanan sederhana sehari-hari pun bisa menjadi artikel yang menarik jika ditulis dari sudut pandang yang tepat.
Blog Traveling Tidak Harus Tentang Liburan Mewah
Salah satu artikel perjalanan yang cukup banyak dibaca di blog www.jalansitu.com justru bukan tentang tempat wisata terkenal, melainkan perjalanan menuju Duri dari Pekanbaru.
Duri hanyalah kota kecil di tengah Riau yang dikenal sebagai daerah ladang minyak. Namun karena lokasinya cukup terpencil, banyak orang mencari informasi tentang transportasi, kondisi perjalanan, dan gambaran tentang daerah tersebut.
Dari situ saya belajar bahwa pembaca internet sering mencari informasi yang sangat spesifik dan dekat dengan kehidupan nyata. Jadi jangan merasa perjalanan teman-teman terlalu biasa untuk dijadikan tulisan.
Tempat Sederhana Pun Bisa Jadi Ide Artikel
Pergi ke pasar tradisional misalnya, ternyata bisa menjadi bahan tulisan yang menarik. Teman-teman bisa menulis tentang:
- jajanan khas daerah,
- harga bahan pokok,
- suasana pasar,
- kebiasaan pembeli,
- cara pedagang melayani pelanggan,
- hal-hal unik yang ditemukan selama perjalanan.
Tulisan perjalanan yang jujur biasanya terasa lebih hidup dibanding artikel yang terlalu dibuat-buat. Pembaca sekarang juga lebih menyukai pengalaman nyata dibanding cerita yang terlalu sempurna.
Perjalanan Harian Juga Bisa Menjadi Konten Blog
Tidak harus menunggu liburan panjang untuk membuat artikel traveling. Perjalanan rutin ke kantor, sekolah, atau kampus pun bisa menjadi sumber ide yang tidak ada habisnya.
Misalnya:
- kendaraan umum yang digunakan,
- kondisi jalan,
- kota,
- tempat makan yang dilewati,
- kejadian kecil selama perjalanan, dan sebagainya.
Hal-hal sederhana seperti lampu jalan yang sering mati atau suasana terminal di pagi hari kadang justru menjadi detail yang membuat tulisan terasa lebih nyata.
Siapa yang Akan Membaca Blog Kita?
Banyak bloger pemula merasa ragu karena takut tulisannya tidak ada yang membaca. Padahal internet memiliki pembaca yang sangat luas. Informasi yang menurut kita biasa saja bisa jadi sangat membantu orang lain.
Misalnya:
- orang yang akan pindah ke suatu daerah,
- wisatawan yang mencari informasi transportasi,
- mahasiswa rantau,
- pencari tempat makan,
- orang yang penasaran dengan kondisi suatu kota, dan sebagainya.
Manfaat Membuat Blog Jalan-Jalan
![]() |
| Contoh blog jalan-jalan. www.jalansitu.com. |
Selain menjadi tempat berbagi pengalaman, blog traveling juga bisa membantu meningkatkan kemampuan menulis dan dokumentasi perjalanan.
Beberapa manfaat ngeblog tema jalan-jalan antara lain:
- melatih kemampuan bercerita,
- menyimpan kenangan perjalanan,
- membangun personal branding,
- memperluas relasi,
- membuka peluang penghasilan dari internet dan sebagainya.
- kerja sama brand,
- content placement,
- Google AdSense,
- affiliate,
- jasa menulis, dan sebagainya.
Tips Agar Blog Traveling Lebih Menarik
Berikut beberapa tips sederhana agar artikel perjalanan lebih enak dibaca:
1. Ceritakan Pengalaman Asli
Pengalaman nyata terasa lebih dekat dengan pembaca, baik pengalaman manis maupun yang kurang mengenakkan. Hidup ini tidak ada sempurna. Hal-hal yang kurang menyenangkan dapat menjadi pelajaran bagi pembaca agar lain kali berhati-hati.
2. Gunakan Bahasa yang Ringan
Tidak perlu terlalu formal agar tulisan terasa nyaman dibaca. Ketika teman-teman menulis, bayangkan sedang bercerita kepada seseorang. Namun begitu, tata cara penulisan menurut kaidah bahasa Indonesia tetap harus diperhatikan. Kesalahan penulisan, kurang tanda baca, terlalu banyak singkatan dan sebagainya akan mengganggu pembaca.
3. Tambahkan Detail Kecil
Detail kecil membuat pembaca merasa ikut berada di lokasi. Perbedaan antara menjalani sendiri pengalaman tersebut dengan mencari informasi di internet adalah keberadaan detail kecil. Misalnya, pembayaran harus tunai, parkir yang rindang, cara makan lobster dan sebagainya.
4. Gunakan Foto Sendiri
Artikel perjalanan biasanya lebih menarik jika dilengkapi foto. Foto tidak harus memiliki kamera mahal untuk mulai ngeblog. Kamera handphone pun sudah cukup selama fotonya jelas dan relevan dengan cerita. Bahkan foto sederhana sering terasa lebih autentik dibanding gambar yang terlalu diedit.
Jika memungkinkan, gunakan foto asli hasil perjalanan sendiri karena lebih autentik, dipercaya pembaca dan lebih baik untuk SEO dibanding mengambil gambar dari internet atau hasil rekayasa. Foto asli menunjukkan bahwa penulisnya benar-benar telah menjalani petualangan tersebut.
5. Tulis Informasi yang Membantu
Ada beberapa informasi yang selalu dicari orang sebelum bepergian atau berlibur, antara lain
- alamat,
- harga tiket,
- jam buka,
- akses transportasi,
- rute
- tips perjalanan.
6. Cara Agar Artikel Traveling Mudah Ditemukan di Google
Agar informasi yang telah ditulis di blog jalan-jalan mudah dicari di internet, penuhi beberapa hal berikut ini:
- Judul yang menarik, efektif dan mengandung kata kunci dari artikel.
- Struktur tulisan yang rapi seperti heading, subheading, dan paragraf penutup.
- Meta description yang merupakan gambaran dari isi konten.
- Penamaan, alt-text dan keterangan foto sesuai dengan yang tampak pada foto.
- Isi kolom lokasi dan lengkapi dengan link lokasi dari Google Map jika diperlukan.
- Tulis kategori yang sesuai.
Penutup
Membuat blog jalan-jalan tidak harus menunggu menjadi traveler profesional. Travel blog yang penulisnya jarang traveling jauh juga ada. Perjalanan sederhana sehari-hari pun bisa menjadi cerita yang bermanfaat bagi orang lain jika ditulis dengan sudut pandang yang menarik.
Kadang justru pengalaman paling sederhana adalah yang paling banyak dicari pembaca internet. Selama masih ada perjalanan, akan selalu ada cerita yang bisa dibagikan.
Tidak ada perjalanan yang benar-benar sia-sia jika akhirnya bisa menjadi kenangan, pelajaran, atau informasi yang membantu orang lain melalui sebuah tulisan.
FAQ
Apakah blog traveling masih menarik di era media sosial?
Masih. Blog memiliki keunggulan karena informasi lebih lengkap, mudah dicari di Google, dan bisa dibaca kapan saja.
Apakah harus sering traveling untuk membuat blog jalan-jalan?
Tidak. Perjalanan sehari-hari pun bisa menjadi bahan tulisan yang menarik jika dikemas dengan baik.
Apakah blog traveling bisa menghasilkan uang?
Bisa. Penghasilan dapat berasal dari iklan, affiliate, sponsor, content placement, dan kerja sama brand.
Apakah foto HP cukup untuk blog traveling?
Cukup. Yang paling penting adalah foto jelas, relevan, dan asli.

Post a Comment for "Cara Membuat Blog Jalan-Jalan yang Menarik untuk Pemula"
Post a Comment
Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval.