Thursday, December 20, 2012

Tips Membungkus Paket

Susahkah membungkus paket? Banget! Saya pernah hendak mengirim kado, sudah dibungkus rapi dan lucu, eh sampai kantor Pos malah disuruh membungkus lagi dengan karung. Pernah pula mengirim pesanan yang saya kira sudah aman dengan kurir terbaik, eh sampai di tujuan remuk. Nah, saya ingin berbagi tips membungkus paket, tapi perlu saya jelaskan bahwa saya tidak menjamin kiriman teman-teman sampai di tujuan dengan selamat. Kalau tidak dijelaskan dulu nanti susah saya kalau pada protes kirimannya remuk setelah mengikuti tips saya heheheee…. Tips ini adalah kelanjutan dari artikel saya sebelumnya tentang Tips Memilih Kurir Dalam Negeri.

  1. Ingatlah membayar mahal bukan jaminan kiriman selamat. Kiriman via udara bukan berarti lebih aman dari via darat. Via udara biasanya remuk dibandara, yaitu ketika kiriman kita di un-load dan dilempar kearah tumpukan kiriman lain.  Via darat meski lama bisa lebih aman karena jarang bongkar muat sampai alamat. Karena itu jika via udara dan barang rapuh, gunakan palet kayu.

  2. Untuk kiriman berupa baju, seperti online shop, tidak ada ketentuan membungkus karena biasanya tipis saja. Apapun boleh, tapi kebanyakan memilih plastik agar aman dari air hujan yang bisa merusak baju. Sedangkan kiriman baju dalam jumlah kodian, bisa menggunakan karung yang biasa untuk beras karena juga tahan air.

  3. Untuk paket kecil yang dikirim melalui Pos kilat khusus, bungkus bebas, kertas kadopun boleh. Untuk yang melalui TIKI atau JNE malah lebih aman lagi karena mereka menyediakan plastik untuk membungkusnya lagi. Bahkan untuk dokumen, TIKI juga menyediakan amplop seandainya kita belum membungkusnya.

  4. Saya belum paham benar ketentuan paket Pos besar. Tapi paket besar yang melalui kantor Pos Jogja harus dibungkus rangkap dengan karung pembungkus beras. Jika tidak punya, diluar kantor Pos sudah ada jasa pembungkusan ulang dengan dijahit, dan tidak gratis tentunya. Di kantor Pos kota lain, saya belum pernah melihat hiruk pikuk seperti itu, dan saya tidak pernah diminta membungkus ulang.

  5. Untuk benda-benda yang memiliki siku, pakailah kardus double wall bekas yang biasanya ada merk rokok atau elektronika. Jika terjadi benturan, double wall dapat menahannya sampai titik tertentu sehingga tidak penyok. Tapi ini melihat jenis benturannya juga, kalau ditindih kiriman lemari ya penyok juga.

  6. Gunakan bubble untuk benda kaca yang tidak terlalu besar dan single face yang permukaannya lebar. Jangan lupa memberi tahu kurir supaya ditandai. Lebih baik membayar lebih daripada remuk. Lebih aman lagi dipalet. Belakangan kurir banyak yang menolak kiriman benda dari kaca. Jadi bagaimana? Masa harus bohong ya?

  7. Saya tambahi lagi, baru ingat. Kalau kiriman cukup besar tapi ringan, kurir akan menggunakan volume. Jadi usahakan untuk menata barang didalamnya seringkas mungkin, supaya tidak mahal. Hitunga volumenya (panjang x lebar x tinggi) : 6000. Hasilnya dibandingnya dengan berat riil, yang terbesar yang dipakai.

Nah itu dulu deh ya. Kalau ada yang saya ingat lagi, saya tambahi. Jadi stay tune! Heheheee kayak radio. Kalau surat cinta bagaimana? Hadeeeh, penting ya dijaman gadget begini? Oke deh saya kasih tahu, pake amplop yang wangi, tapi jangan yang wanginya norak, bukannya kebawa mimpi malah doi “kesenggrok” baunya. Good luck!

3 comments:

  1. Beberapa hari yang lalu aku ngirim barang cukup besar, yang ada kaca mikanya, trs krn mmg gak sedia buble jadi aku pakai koran yang kuremas di setiap sisinya, alhamdulillah selamat sentosa sampai di tempat.
    Oh ya mbak, nanya klo beli buble dimana?

    ReplyDelete
  2. makasih infonya. barusan aku mau kirim tas pake kardus tp katanya kardusnya kegedean jadi diitung pake volume. kenanya 4 kilo padahal isi paketnya cuma sekilo. kena 90 ribu, buset deh nggak jadi lah, wong harga barangnya cuma 100 ribu hahaha. akhirnya dibungkus ulang aja nggak pake kardus

    ReplyDelete
  3. Mbak Kreswanti insya Allah saya cari info dulu ke teman2 yg punya usaha aksesoris ya. Kalau sudah nemu saya posting. Kalau untuk satunnya mrk pakai mika, tp tentunya mrk punya tips spy mika tsb tdk penyet :)

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval.