Tuesday, November 11, 2014

Menjadi Gadis Kecilmu

Jika ABG selalu menunggu-nunggu tanggal kelahiran tiba lalu mengharapkan kejutan dan keriaan, saya tidak. Ya iyalah, kan sudah bukan ABG lagi, wkwkwkkk.... Diusia yang makin mendekati jatah umum manusia, ulang tahun berarti makin prihatin dengan keadaan diri yang masih jauh dari siap menghadapNya. Tak ada keinginan selain menghabiskan hari menangis mohon ampun atas segala dosa. 
Diam saja itu ternyata membawa efek santai juga pada keluarga heuheuheu. Jadilah ultah menerima banyak ucapan tapi no kado, no tart, no traktiran. Dan rasanya biasa-biasa saja.
Lalu tiba-tiba Phie, gadis muda yang sering saya kekepin kalau ketemu ini menyodori saya kado. Tidak  berwujud benda, tapi sebuah puisi ciptaannya yang pernah ia persembahkan untuk Sapardi Djoko Damono. Puisi itu ia bacakan dan rekam. Nggak nyangka, cewek yang suka cengar cengir ini begitu tenang dan syahdu membawakannya. Air mata mengalir begitu saja.
Simak baik-baik disini >>> https://soundcloud.com/bubuphie/menjadi-gadis-kecilmu

Dan berikut jika kamu tak tahan dengan sendunya, dan hanya ingin tahu larik-larik puisinya:

Teruntuk Sapardi Djoko Damono
Jika hujan turun,
aku selalu ingin menjadi gadis kecilmu
Berpayung menikmati hujan
Merasakan jatuh cinta pada cakrawala
Tak saja kala hujan turun di bulan Juni,
tapi juga di bulan Maret atau Juli
Jika sedang dilanda rindu,
aku selalu ingin menjadi gadis kecilmu
Menikmati butiran gerimis
hingga meradang, membanjir tangis
Atau seperti pesanmu
Pergi tidur,
memejamkan mata hingga bayanganmu mengabur
lalu bermimpi jumpa dengan ia
sampai tiba kala enggan terjaga
Jika sedang jatuh cinta,
betapa aku ingin menjadi gadis kecilmu
Membiarkan angin membawa rasa lalu
Merasai seperih apapun pilu
yang timbul karena rindu
Cukup diam mendoakan ia,
dalam selamat sehat sejahtera
Bukankah demikian terang sahajamu soal cinta?
Jika boleh teramini doaku,
betapa inginku menjadi gadis kecilmu
Meriuhkan sesunyi apapun hiruk,
menyepikan seramai apapun pikuk
Menjelmakan sepi dalam puisi,
memainkan kata sembari bernyanyi
Seperti halnya engkau dan puisimu,
seperti rima di larik-larik merdumu

Terima kasih Phie.... 

7 comments:

  1. Speechless... rangkaian kata yang indah..

    Phie cocok kan kalau jadi anak mak lusi? Atau ponakan?

    ReplyDelete
  2. Kado gak selalu identik dengan barang ya Mak. Dengan rangkaian kata seperti ini pun hati sudah meluluh bahagia... :'"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, menjangkau jauh kedalam lubuk hati :)

      Delete
  3. luar biasaaa...kado indah yang berasal dari hati...so lucky of you mak...cheeers...et happy belated birthday..

    ReplyDelete
  4. Bwahahaha, aku jadi adik Mbak Lusi aja deh. :P Gak cocok jadi anak atau ponakan..hihihi

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval.