Monday, February 09, 2015

[WAHM] Ide Olshop Baju Dengan Model Umum

Ide olshop baju dengan model nyata ini terpikirkan ketika bu Ferry Yuliana, pemilik Gendhis, melontarkan harapan agar olshop baju tidak hanya memajang model bertubuh sempurna, tapi juga yang agak berisi. Tapi kemudian saya berpikir bahwa konstelasi perbajuan (eaaa) itu bukan hanya masalah kurus-gendut atau langsing-langsung, melainkan lebih rumit lagi, yaitu proporsi tubuh atas-bawah yang tidak seimbang, lengan gempal, perut buncit dan sebagainya. Perut buncit pun sebenarnya bukan hanya milik orang gendut. 
Coba menggunakan keberagaman ukuran dan bentuk semua kakak-kakak ini, tidak hanya yang depan saja :D
Di acara Lawak Show, ustadz Komar disandingkan dengan cewek sexy berbaju ketat warna pink. Tubuhnya langsing tentusaja karena merupakan syarat bagi badannya untuk bisa masuk ke baju seketat itu. Etetapi, begitu di shoot sebadan, tuing, perutnya buncit.
Model umum itu maksud apa? Maksudnya adalah model yang menggambarkan keberagaman tubuh manusia. Memang jadinya baju itu tak sempurna. Yang punya lengan gempal misalnya, akan menampakkan baju yang ketat di bagian lengan. Loh, berarti ini jualan bunuh diri dong. Mana laku jualan model begini? 
Olshop yang memajang pemiliknya sebagai model sudah sangat banyak, misalnya Dian Pelangi, Zaskia Adya Mecca, Zaskia Sungkar, Diana Rikasari, Riana Bismarak, dan sebagainya. Tapi lihatlah tubuh mereka yang langsing sehingga baju model apapun bisa masuk. Jadi mereka ini tidak umum? Umum dong heheheee. Mereka umum yang spesial  :))
Beberapa olshop sudah menjual baju ukuran big size sejak lama, tapi sependek pengetahuan saya belum ada yang memajang model dengan ukuran sama tapi dengan bentuk tubuh gado-gado.
Misal, begini. Ada gamis batik berukuran M. Dipanggilah beberapa orang (bukan model profesional) dengan berbagai bentuk tubuh, yang biasa menggunakan baju ukuran M. Yang tubuhnya tinggi akan memerlukan legging untuk menutup kakinya. Yang memiliki dada berisi harus mengenakan kerudung panjang dan sebagainya. 
Jadi, ini bukan jualan bunuh diri tapi justru jualan yang memberikan solusi. Saya pernah beberapa kali (iya nggak kapok juga) membeli baju secara online karena tampak bagus dikenakan model dan itu memang ukuran saya. Ternyata ketika saya pakai baju itu terlalu pendek untuk saya yang agak tinggi dibandingkan rata-rata perempuan Indonesia. Memang pemilik olshop sudah memberitahukan panjang baju tersebut. Tapi lekuk tubuh orang pun berbeda meski tingginya sama. Lagipula lebih mudah dengan visualisasi daripada sibuk mengambil meteran. Heheheee....
Nah, jika punya olshop baju, jangan ragu untuk meminta saudara dan teman-teman untuk menjadi modelnya mesti bentuk dan ukuran tubuh jauh dari ideal. Teman-teman tinggal memberikan informasi yang lebih detil tentang tinggi badan, berat badan dan ukuran-ukuran penting lainnya agar calon konsumen bisa membandingkan dengan dirinya sendiri.
Mengapa bukan saya sendiri yang membuat olshop seperti itu? Karena baju memang bukan bidang sana. Saya pernah menjual baju secara langsung di pameran-pameran yang cukup berhasil tapi tidak bisa melakukannya secara online. Saya tidak mengerti ukuran-ukuran pola baju untuk berjaga-jaga jika ada konsumen yang bertanya. Sedangkan ketika menjual langsung, saya tak perlu pusing dengan ukuran-ukuran, cukup meminta konsumen mencobanya. :D

19 comments:

  1. modelnya saudara jadi lebih enak di atur ya

    ReplyDelete
  2. iyess mbak, saia gk pernah beli baju onlen mengingat bentuk tubuh yg istimewa hihihi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, ntar kalau ada olshop model gini bisa ngebayangin kan

      Delete
  3. Hihihih betul mak biasa ol shop ngambil ALL SIZE fit To L aja batasnya, itupun sebenernya fit to L masih ttp gag muat dengan ukuran L sebenarnya .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu yang suka bingung, katanya all size kok fit to L, kok nggak L gitu aja.

      Delete
  4. Tapi sedikit ribet memang ya harus pakai banyak model untuk beragam bentuk tubuh. Yang, namanya juga mau kasih pelayanan terbaik :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Hilda, sedikit ribet, jadi jangan banyak2, misalnya satu baju dg dua model saja.

      Delete
  5. Saya juga Mak pernah beli baju di Olshop... eh pas saya pakai -dengan body yang langsung ini- malah kayak pakai sarung :)

    ReplyDelete
  6. Idem ma aku nin masalahnya. Punya tubuh "di atas rata-rata" perempuan indonesia itu luar biasa...susah buat beli baju via olshop xixixi

    ReplyDelete
  7. Saya pernah jual baju menyusui cuma pakai manekin aja...hahaha. Bingung mau pakai model siapa. Yg penting keterangan detail harus diberikan. Mulai lingkar dada, lingkar panggul, panjang Baju, dsb. Informasi detail harus diberikan harus detail, termasuk jenis bahan

    ReplyDelete
  8. Saya gak bisa jualan,...bisanya belanja dan make kayanya mak xixixi...

    ReplyDelete
  9. Kalo aku punya olshop baju pengennya yg jadi modelnya diriku sendiri mak..wkwkwkwk

    ReplyDelete
  10. Saya jarang beli baju online, soalnya pernah beli online dan ga pass samsek hihihi

    ReplyDelete
  11. iya mak, kadang kalo beli baju di olshop takutnya nggak muat, mungkin itu resiko dari olshop selain kita nggak dibikin ribet kesana kemari :)

    ReplyDelete
  12. Setuju dengan ide 'model yang umum' itu mak.. Wanita tak terlalu ramping seperti saya juga punya peluang jadi model olshop kan ya??? :D

    Tapi faktanya kebanyakan mata kita memang suka melihat model yang badannya pas dan menarik.. dan ide tentang solusi tadi juga keren, bisa jadi jawabannya ^^

    ReplyDelete
  13. Hahah.. Memang lebih enak belik baju yang offline sih.. Biar bisa dicobak :D

    ReplyDelete
  14. Setuju sama beby, kalau beli baju lebih enak dan lebih puas offline soalnya perlu di coba dan cocok apa ngganya di badan hehe

    ReplyDelete
  15. setujuuuu mak...aku juga suka sedih kalau mau beli baju...dengan bodi jauh dari ideal, jadi agak2 susah di tanah air...apalagi online...kalau di sini, ukuran bajuku mengecil...bukan bodinya tapi ya hahahaha..

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval. Should you need further information, please email to beyoumails@gmail.com.