Saturday, July 11, 2015

Traveling Ala James Bond

Macam-macam gaya orang traveling, ada yang backpackeran, ada yang bawa koper, ada pula yang ala James Bond.

bandara sskII

James Bond sering mendapat tugas mendadak dari M. Kadang sempat naik transportasi umum (yang eksklusif tentusaja), kadang langsung nyengklak mobil yang sedang diparkir atau malah gelantungan di pesawat yang sedang terbang. Beda dengan pemuda Pekanbaru yang dicibir karena ulah konyolnya menyelundup di ban pesawat, aksi pencilakan James Bond malah dianggap keren. Apalagi yang meranin selalu gagah ganteng idola para ibu. Eaaa....

Tapi, pernahkah teman-teman mikir, James Bond itu menclok sana sini kok nggak pernah bawa koper? Pakaian gantinya piye? Nggak pernah juga James Bond ribet nenteng oleh-oleh untuk emaknya dan tetangga-tetangganya. Gaya traveling James Bond yang santai dan cuma bawa badan tapi keliling dunia inilah yang dibanggain teman dekat saya ketika ia bepergian.
Teman saya ini bukanlah seorang pengelana, petualang atau traveler tingkat akut (karena ada yang telah membuat kategori traveler pemula wkwwkwkk), dia adalah seorang doktor (bukan dokter) dan ibu dengan banyak anak. Saking banyaknya urusan yang harus dia hadapi, menjadikannya tidak mau berpikir tentang masalah-masalah yang menurut dia sepele, padahal menurut kita besar.
Reservasi hotel yang tidak beres beberapa hari lalu aja bikin saya nggak bisa mikir karena takut nggak dapat tempat buat tidur lantaran pas dengan musim mudik. Jadilah pihak hotel dan operator saya omeli. Belum lagi orang sekitar yang kena omelan, eh curhatan, juga. Bagi teman saya itu, masalah seperti ini nggak dipikirin. Sambil cari solusinya, dia tetap dengan seabrek kegiatan. Kalau sampai hari H nggak ada solusi, ya sudah, nggak usah berangkat, hanguslah tiket-tiket lain.
Momen bepergian kan selalu kita nantikan, ya? Tanggalnya kita tandai, tiket disiapkan, packing baju dan sebagainya. Kadang kita mempersingkat kegiatan rutin agar punya persiapan lebih baik untuk bepergian. Tak jarang pula kita share ribetnya persiapan di media sosial. Singkatnya, ada atmosfir hendak melakukan perjalanan gitu lah. Teman saya tidak demikian. Rutinitasnya tidak berubah sampai detik keberangkatan. Gara-gara itu, dia beberapa kali tertinggal pesawat. Kadang dia keliru tanggal keberangkatan!
Tapi dengan enteng dia berkata, "Aku kan James Bond! Bisa berangkat kapan aja, nggak perlu ribet persiapan."
Begitu pula jika dia tampak lenggang kangkung, tidak membawa apa-apa. "Aku kan James Bond! Nggak perlu bawa apa-apa kemana-mana. Nggak capek mikir oleh-oleh juga."
Dulu saya mikir, bagaimana mungkin dia bisa menuntut ilmu sampai Amerika, China, Kanada dengan anak berendeng seperti itu? Salah satu jawabannya adalah traveling ala James Bond ini. Dia memposisikan bepergian sama dengan kegiatan sehari-hari, tidak ada yang istimewa, hanya bekerja di lain tempat. 

Dia tidak seperti saya, bepergiaan sekali saja menyedot pikiran dan membicarakannya berhari-hari sebelum dan setelah bepergian. 

Oleh-oleh seperti kaos, gantungan kunci dan sebagainya tidak pernah terlintas dalam pikirannya. Baginya, bepergian seperti itu sama seperti ketika dia pergi dari rumahnya ke kampus atau menjemput anak-anaknya dari sekolah. Tidak perlu oleh-oleh kan? Well, kalau yang menjemput anak-anak itu saya, mungkin masih mampir ke tukang jual gorengan. Wkwkwkkk.
Dari James Bond, eh darinya saya belajar (meski sudah ketuaan) untuk mempercepat ritme sehari-hari agar lebih banyak output yang didapat. Output tersebut tidak selalu berarti uang, tapi juga rumah yang lebih bersih, tulisan yang lebih banyak, ibadah yang lebih khusuk dan kreativitas yang meningkat. Jadi, jika sedang melakukan kegiatan atau malah mengalami hambatan karenanya, pikiran tidak boleh terpaku disana. Jalan terus, sambil mencari solusinya.
Seperti siang ini, bemper mobil saya somplak karena salah saya sendiri, saya jadi males ngapa-ngapain tapi kemudian saya ingat James Bond, eh teman saya itu. Sayapun jadi bersemangat masak untuk buka puasa, dan insya Allah besok minta ganti pihak asuransi.

Yang tidak terjawab adalah darimana James Bond dapat baju ganti?

Sedangkan saya beli baju satu aja harus muter-muter beberapa toko untuk dapat yang cocok. Kata teman saya, kalau sempet ya bawa dari rumah. Kalau nggak sempat ya beli di kota tujuan seadanya. Kalau nggak ada, ya bertahan dengan baju yang ada sampai sempet beli yang baru (bukan sampai nemu karena dia orang sibuk, nggak punya waktu muter-muter mal). Setelah dapat baju baru, yang lama bisa dilaundry. 
Hmmm itu cocok dengan gambaran James Bond yang pernah tampak di adegan sedang dipas oleh penjahit jas. Karena nggak sempet nyari, James Bond ke penjahit aja yang sudah pasti pas dan bertahan di baju lama sampai baju baru jadi. Pastik!
Terus cerita muter-muter ini maksudnya apa? Cuma pengin bilang, jadi orang jangan mudah galau. Nggak asik! Nggak keren kayak James Bond! Hihhihiiii.... Maaf lagi iseng.

10 comments:

  1. Dalam film terkadang banyak al yang tidak dapat dipahami ya, atau mungkin disetiap singgahnya selalu ada sewa pakaian. O iya, untuk yang nyelip diroda pesawat bukan mau traveling itu mah, akibat galau yang meledak mungkin haha...

    ReplyDelete
  2. perempuan kalau urusan beli beli baju termasuk baju daleman tetap ya gak bisa ya ga pilih-pilih , ga cukup sejam milihnya pun...biarin deh ga sekeren james bond yang penting puas dengan pilihan , daripada sampai rumah...kok ga cocok, kok warnanya gini dsb..hehheh

    ReplyDelete
  3. hahahaa,....setuju, tapi saya tipe org yg butuh persiapan juga mak lus, berarti gak cocok ala james bond nih...james bond nya buat gandengan aja piyee ?? :))

    ReplyDelete
  4. Yaa keleus james bond cuman di film kali kak hahahaha

    ReplyDelete
  5. Sangaaaarrrr yo mak. Keren bangets prinsip traveling bu Doktor ini.

    ReplyDelete
  6. pengen sekali2 bisa begitu, tapi kok ya perempuan itu agak rempong ya mak, paling engga kita bawa peralatan kosmetik, mukena, sikat gigi, tisu, eh itu aja udah banyak kan ya, tapi be[ergian tanpa bawa gembolan itu asik mbak, cukup bawa badan aja asal uangnya tersedia hehe

    ReplyDelete
  7. baru tahu ada istilah traveling a la james bond hahaha...
    ish,kok kita sehati sih mak,nyari baju satu aja g cukup sekali puteran hahaha

    ReplyDelete
  8. Hahaha. . .
    Yaa hari gini masih suka galau, apalagi di sosmed. Aaah...labi banget, ya. :P

    Asyik banget lho kalau kemana2 bawa badan dowang. Yg pnting atm banyak isinya. Ngga respoot. Bukan begitu, James? :D

    ReplyDelete
  9. yang jelas James Bond gak pernah bawa koper ya kalau pergi mbak hehehe

    ReplyDelete
  10. Kayaknya ngga mungkin jd james Bond deh jadi Bond Girl mau deh....hehehe

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval.