Perlengkapan Busana Adat Jawa Jogja di Tjokrosuharto

Saturday, August 15, 2015

Warga Jogja lama pasti tidak asing lagi dengan Tjokrosuharto, yang menyediakan perlengkapan busana adat Jawa gaya Jogja.


Tjokrosuharto terletak di Jl Panembahan, sederet dengan Jl, Wijilan yang terkenal dengan kios-kios gudegnya. Sebagai info tambahan, kios-kios gudeg di Wijilan sebenarnya sebagian besar hanya tempat menjual, sedangkan pembuatannya sendiri ada di Barek. 
Kembali ke Tjokrosuharto, dahulu tempat ini dikenal sebagai tujuan (jujugan) untuk menyewa busana adat Jawa gaya Jogja. Busana adat Jawa secara umum dikenal memiliki dua aliran utama, yaitu gaya Jogja dan gaya Solo. Gaya Jogja memiliki ciri konservatif, sedangkan gaya Solo lebih kasual. Selain itu ada banyak perbedaan-perbedaan dalam motif, bentuk, maupun warna.


Saat ini sudah banyak salon yang menyewakan busana adat Jawa. Masyarakat modern yang menyewa juga tidak terlalu peduli gaya Jawa apa yang dikenakan. Selain itu, kita juga bisa membeli dengan harga yang terjangkau di pasar Beringharjo dan toko-toko batik lainnya. Di Beringharjo banyak kios-kios khusus menjual busana adat Jawa. Tak sedikit pula yang terpengaruh dengan design kekinian.

Tjokrosuharto juga berevolusi, tak lagi menjadi tempat penyewaan tapi menjual perlengkapan busana adat Jawa gaya Jogja.


Kain corak Solo tetap ada, tapi jumlahnya tak banyak. Yang termasuk perlengkapan busana disini adalah:
jarik batik, beskap, surjan, kebaya, selop, blangkon, keris, bros, kain lurik, kain sutra, perlengkapan manten dan masih banyak lagi. 

Tjokrosuharto juga menyediakan kerajinan yang berhubungan dengan kesenian dan budaya Jawa, seperti rebab dan tombak.


Dibandingkan dengan toko sejenis, Tjokrosuharto fokus ke busana adat Jawa gaya Jogja yang masih klasik, belum dimodifikasi dengan design modern. Yang paling saya sukai disini adalah mas-mas dan mbak-mbak penjaganya. Mereka tidak sekedar tahu harga dan bahan tetapi juga mengerti nama-nama kain yang dijual dan dengan senang hati memberikan usul-usul corak yang sesuai bagi penggunanya. Pengetahuan mereka tentang design dan pakem cukup mendalam, sehingga kita bisa mengandalkan saran-saran mereka jika takut salah memilih busana yang tepat secara adat. Misalnya, kalau nggak tau motif jarik apa yang sesuai untuk eyang-eyang, tinggal tanya aja. Kita bisa pilih dari alternatif-alternatif yang diberikan.

Tjokrosuharto juga melengkapi diri dengan jasa foto tradisional Jawa. Teman-teman wisatawan bisa foto ala orang Jawa disini, mengenakan busana yang dipinjam disini. Nggak repot, kan?
Souvenir atau oleh-oleh yang klasik akan memberikan kesan tersendiri pada orang yang mendapatkannya. Apalagi range harga cukup lebar, sesuaikan saja dengan budget. Jarik batik misalnya, ada yang print, cap, kombinasi cap dan tulis, dari harga Rp 90.000 - Rp 2.750.000,-. Menurut saya sih, dibandingkan toko sejenis dengan produk yang kualitasnya sama, Tjokrosuharto ini relatif lebih murah, terutama untuk perlengkapan busana adat Jawa gaya Jogja.
 
Nah, alamat Tjokrosuharto di Jl Panembahan 58, Yogyakarta 55131. Telpon 0274 375208.

You Might Also Like

17 comments

  1. Saat ini sdh banyak ya Mbak salon2 yg menyewakan pakaian adat Jawa.. Tinggal pilih2 mana yg pas dgn kebutuhan dan cocok di kantong ya Mbak..

    ReplyDelete
  2. Wah mau ah kapan2 foto bertiga ah disini ^-^

    ReplyDelete
  3. kalau di Jogja kayaknya gak sulit mencari perlengkapan busana adat ya, Mak. Kalau disini beberapa kali saya kesulitan setiap kali diminta berbusana daerah untuk acara sekolah

    ReplyDelete
  4. Baru tahu ada yang jual perlengkapan adat jawa di Wijilan. Ngertinya ya orang jualan Gudeg

    ReplyDelete
  5. Untuk saat ini, saya lihat pakaian pengantin tradisional tapi moderen agak2 gimana gitu deh Mbak Lus. Saya pernah kondangan, ceritanya mereka pakai adat Minang..Tapi suntingnya cuma seiprit dan dibawahnya menggunakan kebaya yang saya pikir lebih cocok disebut kebaya sunda. Rupanya hal yang beginian bisa disederhanakan ya :)

    ReplyDelete
  6. Asyik juga ya bisa foto pake pakaian adat Jawa di situ, menarik tuh buat turis asing yang datang ke Jogya :)

    ReplyDelete
  7. ini bisa laris kalau acara kartinian disini ya mbak

    ReplyDelete
  8. Enak ya, kalo mbak/mas penjaganya ramah dan informatif gitu. Kadang suka sebel kalo ke toko kain, pengen nanya2, tp pelayannya judes dan males2an

    ReplyDelete
  9. next time aku ke Jogja ajak aku ke siniiii yaaa maklus :)

    ReplyDelete
  10. saya br tau tentang toko ini... jawa banget yah :)

    ReplyDelete
  11. Mak, salut sama penjaganya yg tahu asal-asul kain jarik.
    Hebat!!

    ReplyDelete
  12. Wah... batiknya cantik-cantik. Pengen belanja deh kalo ke toko yang penjaganya ramah-ramah begitu. Jaraaaaang ada yang begitu sekarang mah...

    ReplyDelete
  13. ternyata dapat tambahan info dan wawasan penting nih mba, dulu kalo ke Yogya (kebetulan ada rumah eyang di perumahan depan UPN) cuma jjs ke Maliobro aja. Hehehe

    ReplyDelete
  14. Toko2 seperti ini yang butuh support banyak dari pemerintah, krn tidak sekedar jualan tapi juga pelestarian budaya, salah satu contohnya mbak & mas-nya yg paham banyak tentang barangnya

    ReplyDelete
  15. Wah jan cocok tenan, kapan kapan kalau ke Jogja mampir ah. kalau saya pingin beli pakaian adat jawa apa bisa kirim ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba saja telpon nomor yg diatas itu. Umumnya di Jogja bisa kirim, kecuali yg benar2 ramai spt Mirota Batik.

      Delete
  16. Terimakasih infonya sangat membantu

    ReplyDelete

Maaf jika kenyamanan teman2 terganggu, sementara komentar dimoderasi karena makin banyak spam. Kalau sudah reda, akan dilepas lagi. Terima kasih.