Thursday, October 15, 2015

Aneka Resep Olahan Mudah Daging Sapi

Idul Adha sudah lama berlalu, tapi baru sekarang saya tampilkan aneka resep olahan mudah daging sapi karena menunggu semua daging terolah.

resep olahan daging sapi, steak
Steaknya sudah diiris-iris supaya bisa pegang garpu pakai tangan kanan. :D

Wah, kok lama habisnya? Memangnya menyembelih berapa ekor? Heheheee.... Ini karena sehari setelah qurban, ada keponakan menikah dan saya jadi panitia, jadi nggak masak. Supaya awet dan praktis, daging sapi diiris-iris sesuai dengan rencana memasak dan ditaruh di tempat penyimpanan makanan dulu, lalu dimasukkan kedalam kulkas.
Ada dua menu wajib ketika Idul Adha. Jika yang ada daging kambing, masak gulai. Jika tersedia daging sapi, masak rendang. Tapi selain itu, daging saya olah menjadi macam-macam masakan yang lebih praktis untuk sehari-hari. Berhubung kami tidak pernah meminta secara khusus bagian daging mana yang kami inginkan, bahkan tidak masalah jika tidak kebagian, maka rencana memasakpun baru dipikir setelah daging sampai di rumah. Kebetulah tahun ini panitia memberi daging sapi secara keseluruhan, tidak ada iga atau jerohan. Terima kasih, ya.
Rencananya saya akan membuat rendang, rawon, dendeng batokok, teriyaki, bakso dan sate. Tapi prakteknya, ada beberapa perubahan. Rendang dan rawon aslinya termasuk ribet, ragu mau ditampilkan disini karena nanti tidak sesuai dengan judul. Tapi nggak apa-apa deh ya, sedikit saja.

Rendang 

Khusus untuk rendang, bumbu saya impor dari Pekanbaru heheheee.... Jadi tinggal campur jadi satu bumbu rendang, air dan daging, tak perlu tambah garam atau gula, lalu masak di wajan dengan api kecil, tak usah ditutup, tunggu hingga air menyusut. Setelah itu masukkan santan dan tunggu lagi hingga menyusut. Aduk sekali-sekali saja, tak usah ditunggui, bisa disambi setrika. Ketika sudah berbentuk kalio, barulah diaduk terus sampai warna agak gelap jadi rendang. Saya impor bumbu dari Pekanbaru karena sudah termasuk bumbu hitam yang berasal dari kelapa sangrai, yang membuat warna rendang gelap. Jangan lupa, hindari santan kemasan karena hasilnya kurang mantap, tidak ada serabut tipis yang lezat dan bisa menghabiskan nasi sebakul itu.

resep olahan daging sapi, rendang


Rawon

Untuk rawon, bumbu tidak pernah saya pikirkan tepatnya bagaimana. Yang jelas seluruh bumbu dapur plastikan dari tukang sayur itu kepakai, ditambah bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar dan garam. Jika sudah dihaluskan bahan bumbu yang bisa dihaluskan (yang susah dihaluskan biarkan utuh), tambahkan keluwak. Keluwak ini wajib dicicipi ya, yang pahit dibuang saja. Cuci dengan air hangat sebelum dihaluskan dengan bumbu lain. 
Tips empuk dan meresapnya, panaskan bumbu dengan sedikit minyak hingga aroma keluar dalam panci, lalu masukkan daging. Setelah digongseng dan bumbu tercampur, baru masukkan air, lalu tutup hingga mendidih dan air sedikit menyusut. Masukkan gula pasir sedikit dan cicipi. Jika rasa sudah pas, tutup panci kembali lalu matikan api. Tiap kali mampir dapur, didihkan kembali rawon dalam panci tertutup, lalu matikan kembali apinya. Rawon adalah hidangan yang tambah enak jika telah beberapa kali didihkan (minimal 3x). Meski ingin segera menikmatinya sekalipun, lebih baik dengan cara bolak balik dipanaskan, dimatikan apinya dan dibiarkan bumbu meresap sambil mendingin, daripada berlama-lama dipanaskan mengharapkan daging empuk.

Steak
Steak adalah hidangan favorit keluarga, tapi nyaris tidak pernah membuatnya sendiri, selalu makan di restoran. Steak di restoran Indonesia banyak yang sudah dimodifikasi dengan tepung supaya harga jualnya lebih terjangkau, padahal yang lezat itu ya yang full daging. Melihat daging yang bagus sekali kemarin, steak langsung diusulkan anak-anak untuk segera dibuat. Sebagai penggemar steak, kami lebih memilih bumbu minimalis dengan kematangan medium, alias masih pink dalamnya. Jadi dagingnya hanya dibumbui garam dan merica (seperti sate klathak ya heheee), lalu didiamkan di kulkas setengah jam. Cara masaknya, panaskan pan anti lengket dengan api besar, beri sedikit mentega, lalu masak steak 4-5 menit saja. Hasilnya empuk dan enak. Gampang banget, kan?

Tongseng
resep olahan daging sapi, tongseng

Tongseng kesukaan kami sebenarnya adalah tongseng kambing, tapi karena adanya sapi, saya coba pula membuat tongseng karena caranya yang simple. Bumbunya hanya bawang  merah, bawang putih, kemiri, jahe, ketumbar, merica, garam dan kecap. Tambahkan juga kobis, tomat dan cabe rawit (jika suka pedas). Irisan daging yang tipis memanjang tidak memerlukan waktu lama untuk empuk.

Nasi Goreng
resep olahan daging sapi, nasi goreng


Sebenarnya, paling enak itu memakai bumbu kari. Kalau ribet, bisa beli bumbu kari kemasan, tapi itu kan kurang baik ya. Usahakan membuat bumbu alami sendiri. Supaya tidak ribet, saya gunakan sisa kuah tongseng. Tinggal dicicip saja kurang apa. Biasanya sih saya tambahkan garam dan merica sudah enak.

Sate
resep olahan daging sapi, sate

Sate ini paling males saya kerjakan karena sudah membayangkan hebohnya membuat bara api. Apalagi sisa daging tinggal sedikit saja, rasanya kurang impas dibandingkan dengan repotnya membakar arang. Tapi saya teringat punya pemanggang sate yang bisa diletakkan diatas kompor. Jadilah saya membuat sate. Tadinya mau saya bumbui persis seperti steak dan sate klathak, tapi berhubung ingin sesuatu yang beda, maka saya bikin bumbu lain. Haluskan bumbu dapur plastikan dari tukang sayur (hanya yang bisa dihaluskan saja, yang tidak bisa dihaluskan tidak dipakai), bawang merah, bawang putih, kemiri, gula merah, merica dan garam. Rendam daging dalam bumbu selama satu jam didalam kulkas. Tusuk dan bakar daging dengan cara seperti steak diatas, yaitu menggunakan api besar.

Soto
resep olahan daging sapi, soto

Banyak soto sapi legendaris di Jogja, yang digemari wisatawan maupun traveller. Kami suka menyantapnya untuk sarapan. Cara membuatnya gampang dan langsung habis karena cita rasanya yang segar. Bumbunya hanya bawang merah, bawang putih, merica, jahe dan garam. Bisa tambahkan daun bawang, seledri, kobis atau taoge sesuai selera. Tapi di dapur saya tidak pernah ada micin atau bumbu masak seperti yang digunakan tukang soto, Soto ini lebih enak setelah 2-3 kali dipanaskan.

Nah, akhirnya bakso tidak jadi dibuat karena sudah ribet duluan melihat resepnya di google, meskipun peralatan lengkap, termasuk food processor. Kabarnya, paling mudah digilingkan di pasar, bumbunya bisa dipesan sesuai permintaan. Tapi dengan daging tinggal seuprit gini ntar malah habis nyelip-nyelip di mesinnya. Heheheee.... Begitu pula dengan daging batokok yang ternyata prosesnya cukup panjang. Tadinya saya kira cuma direndam bumbu dan digoreng. 

11 comments:

  1. semua suka mbak...itu pasti enak banget...
    sudah lama nggak makan rawon... *kepingin :)

    ReplyDelete
  2. Daging sapi bisa diolah macam-macam ya. Aku belum pernah masak rawon dibumbui sendiri, pingin bisa tapi kok kayaknya susah jadi beli bumbu rawon jadian biasanya, tapi kok nggak ada yang pas di lidah. Malah enakan beli jadinya aja di tempat makan hihi :D

    ReplyDelete
  3. Aku kemarin akhirnya beli bumbu instan rendang sama gulai hihihi

    ReplyDelete
  4. kalo daging sapi aku paling suka dimasak rawon sama tongseng, paporit suami soalnya, saya sendiri tidak begitu fanatik dengan daging kecuali disate.. pernah dagingnya aku gilig dibikin batagor mbakk,, mau bikin bakso gagal gak bisa kenyal hehe

    ReplyDelete
  5. waaah keren banget, nguprek daging sapi bisa jadi berbagai macam masakan ya...enggak ke mana-mana, di dapur ibu saja..hehee, aku juga kubuat macam-macam, tapi langsung ludes, lupah enggak dipoto karena asal bikin makan abis dech...sekarang lagi bikin semur daging sapi, sisa kurban kemarin

    ReplyDelete
  6. iya ya..dari daging sapi bisa dibuat banyak olahan..kalo aku suka ama rendang mak :)

    ReplyDelete
  7. Mbak Lus, kalo pesen bumbu rendang nyampe pekanbaru, so pasti yummy ya, jadi ngiler hihiii

    ReplyDelete
  8. Mak Lusi pinter masak, menunya banyak banget, dan sepertinya enak2 , boleh nih dicicipin

    ReplyDelete
  9. Wah semua makanan di atas saya suka. Apalagi rendang dan tongseng. Yummy....

    ReplyDelete
  10. bikin sop paling seringnya ya mbak apalagi ada anak kecil

    ReplyDelete
  11. Bikin ngiler masakannya. coba di rumah ah....

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval.