Friday, December 18, 2015

2015-2016: Widyanti Yuliandari, Health Blogger

Di akhir 2015 dan menjelang 2016, saya ingin ngobrol tentang health blogger dengan Widyanti Yuliandari.

health blogger


Pertama kali mengenal WIdyanti Yuliandari ketika saya mengikuti lomba blog yang diadakan oleh Greenpeace. Terasa wajar dengan kemenangannya karena beliau adalah sarjana Teknik Lingkungan dan bekerja di bidang yang tak jauh dari lingkungan. Belakangan kita mengenalnya sebagai seorang blogger yang sangat memperhatikan gaya hidup sehat. Meski masih menulis tentang lingkungan, tapi blog dan akun media sosialnya lebih banyak memuat tentang food combining dan segala aspeknya. Bahkan beliau telah menerbitkan buku tentang food combining tersebut.
Diantara teman-teman blogger, rasanya hanya sedikit yang menekuni health, bahkan setahu saya (mungkin karena saya kurang pergaulan) hanya Widyanti saja. 

Yuk kita simak apa kata Widyanti Yuliandari tentang health blogger.


T (Tanya): Terima kasih sudah bersedia meluangkan waktu untuk beyourselfwoman.com. Jadi, ada apa dengan health blogger secara umum di Indonesia selama tahun 2015?
J (Jawab): Beneran gak terlalu ngeh … ha..ha.... Jadi ceritanya begini: labelled as a “health blogger” juga bukan hasil “cetakan” saya sendiri. Pertama ngeblog sebenernya concern lebih ke lingkungan. Jadi kalau yang tahu blog pertama saya yang di wordpress gratisan, itu sejak 2008 saya nulis tentang lingkungan.
Mulai nulis tentang kesehatan awalnya karena saya nyebur ke bisnis dibidang obat-obatan. Di situlah diberi tugas oleh suami untuk menulis konten buat blog bisnis kami. Jadi waktu itu belum pernah nulis tentang kesehatan di personal blog.
Nah, agak lama setelah kenal food combining, ingin dong rasanya share ttg pola makan ini. Akhirnya sampai jadi buku di awal 2014. Pasca terbit buku itu, banyak sekali pembaca yang kontak dengan beraneka ragam pertanyaan. Akhirnya, blogpost saya kemudian didedikasikan buat menjawab pertanyaan itu.
Nah, baru pasca terbit buku ini, seingat saya media blog yang pertama menyebut saya health blogger adalah “Blooger Perempuan”. Di situ saya baru nyadar, “iya ya ternyata tulisan saya untuk tema health sudah terbilang sangat banyak.
Jadi, sebenarnya, jujur pertanyaan ini susah saya jawab. Yang jelas, untuk di Indonesia setahu saya jarang teman blogger yang memang fokus di health. Satu dua atau beberapa tulisan tentang health mungkin iya, banyak blogger melakukannya. Itupun, maaf, seringnya ya terkait dengan event atau review. Tapi yang fokus menurut saya jarang (atau, ya itu, kudet mungkin saya).

T: Apakah tahun 2015 telah memberikan banyak kesempatan bagi health blogger untuk berkembang?
J: Kalau tolok ukurnya adalah event-event, atau job-job yang berhubungan dengan review, sepertinya tidak. Tema health terus terang kalau menurut saya masih jauh kalah seksi dengan tema-tema fashion, beauty, techno, dll. Tapi saya bersyukur, sepertinya minat untuk mulai “menggandeng” blogger untuk kampanye isu-isu kesehatan, tampaknya sudah mulai muncul. Misalnya saja, program dari kemenkes.

T: Health blog sering dihubungkan dengan tip-tip kesehatan sehingga terkesan membosankan. Bagaimana cara menghubungkannya dengan gaya hidup agar lebih menarik?
J:Kalau saya sampai saat ini terus terang masih belum terlalu memikirkan, apakah tema ini akan oke, apakah tema ini akan banyak yg baca dsb. Sampai saat ini saya masih sebatas mengembangkan tulisan berdasarkan kebutuhan teman-teman. Jadi saya hanya melihat apa sih pertanyan yang sering muncul? Apa sih masalah yang sering mereka keluhkan, dsb. Tetapi ternyata justru tema-tema yang muncul dari kebutuhan teman-teman ini biasanya ramai visitor.
Ke depan memang saya harus lebih matang dalam mengolah konsep tulisan. Harus jujur diakui bahwa sampai saat ini saya masih lemah di riset. Karena memang awalnya ya, menulis aneka tips itu sebagai “bantuan” untuk teman-teman.

T: Dengan latar belakang bidang lingkungan, sulitkah menguasai bidang kesehatan?
J: Enggaklah. Keduanya berhubungan, kok. Lagipula tema “kesehatan” yang saya bahas kan bukan mengangkat hal-hal njlimet yang penuh istilah-istilah latin khas kedokteran dsb. Apalagi sekarang banyak sekali referensi bermutu soal kesehatan yang bahasanya mudah dipahami. Banyak juga bermunculan komunitas-komunitas pelaku hidup sehat yang diskusi-diskusi didalamnya juga sangat bernas. Asal mau membaca dan banyak belajar, enggak ada yang susah.

T: Orang sering membandingkan food combining dengan program pelangsingan lainnya, meski anda sendiri menekankan bahwa FC bukan program pelangsingan dan bahwa langsing adalah bonus. Tapi jika kita adalah seorang health blogger, apa kata dunia kalau kita sendiri tidak langsing?
J: Benar! Kalau kita bicara branding, pasti yang namanya bicara kesehatan, figurnya juga harus sehat dan ideal. Dan langsing sering menjadi indikatornya. Bagi saya, sangat menyenangkan bisa mengenal food combining, di mana effort menjaga tubuh langsing itu jauh lebih enteng daripada melangsingkan alexa! Serius! Saya tidak pernah kesulitan menjaga berat badan. Makan banyak, makan enak tetep sehat bonus langsing!

T: Apakah ada yang pernah mengatakan bahwa menu-menu sehat yang dirimu tampilkan tidak masuk akal, terlalu esktrim atau bakalan tidak ada yang doyan?
J: Sampai saat ini, seingat saya belum pernah. Dalam mengolah menu, saya sangat berpihak pada kekayaan lokal. Saya yakin, bahan pangan lokallah yang terbaik bagi kita. Sedangkan untuk urusan cara pengolahan, saya juga ingin tidak jauh-jauh dari resep-resep khas nusantara. Saya sangat percaya pada kearifan lokal soal makan. Sesungguhnya, nenek moyang kita punya banyak sekali resep makanan sehat.
Misalnya untuk lauk non gorengan kan kita punya aneka pepes, botok, asem-asem, dsb. Untuk raw veggiesnya kita punya sambel pencok, beberug, karedok dan aneka sambal yang luar biasa sebagai dressingnya.

T: Kemampuan apa yang harus dimiliki seorang blogger untuk menekuni tema kesehatan di blognya?
J: Yang jelas harus mampu dan mau menelusuri kebenaran yang ditulisnya. Tema kesehatan berdekatan sekali dengan keselamatan orang yang membacanya. Jadi jangan main-main. Buat saya sendiri bahkan saya tidak akan menulis kalau saya belum melakukan atau mengalami. Seperti saat menulis enema kopi misalnya, tema kontroversi itu baru berani saya tulis pasca hampir 1,5 tahun lebih saya rutin enema dan membaca beberapa buku yang mendukung terapi tersebut. Bahkan untuk menguji keamanan enema itu sendiri, saya melakukannya setiap hari selama beberapa minggu, setelah yakin tidak ada efek negatif, baru saya berani tulis dan sarankan.

T: Health blog yang bagus itu seperti apa?
J: Yang mencerahkan. Yang bukan melulu berisi soal: Anda harus makan ini, Anda tidak boleh makan itu, Anda harus begini begitu, dsb. Tetapi yang mampu menggugah kesadaran pembaca untuk ikut hidup sehat dengan alasan yang mendasar.

T: Punya health blog favorit? Apa alamat blognya?
J: Kalau favorit, belum…. belum dapat. Cuma kalau baca, saya sering sekali membaca mind body green. Asyik sekali, tulisan-tulisannya benar-benar memandang manusia secar holistik. http://www.mindbodygreen.com/

T: Menurut pengamatan Widyanti, akan seperti apakah perkembangan health blog di tahun 2016?
J: Kesadaran hidup sehat itu makin terbangun. Saya percaya ke depan health blog akan menjadi sesuatu yang juga menarik.

T: Apa yang ingin Widyanti sampaikan pada para blogger yang tertarik membahas gaya hidup sehat?
J: Menulislah dengan jujur, itu saja.

T: Sebagai blogger yang memperhatikan gaya hidup sehat, apa harapan Widyanti di tahun 2016 nanti? Apakah punya proyek atau program tertentu yang boleh kami ketahui?
J: Banyak banget rencana tahun 2016. Banyak yang rikues saya lebih sering menulis. insyaallah ini akan saya penuhi, meski jujur susah sekali mencari waktu. Lalu banyak juga yang rikues, agar diblog saya, Food Combining memiliki katagori tersendiri. Ini juga akan saya penuhi.
Plus, ada dua program yang insyaallah sedang saya godog untuk blog ini ke depannya:
Pertama, saya akan segera menghadirkan “Food Combining Q & A”. Nah, nantinya teman-teman bisa bertanya baik melalui komen maupun di japri bila memang tak ingin identitasnya diketahui. Nanti akan kita jawab sejelas-jelasnya di blogpost. Jika perlu, saya akan minta bantuan narasumber yang expert untuk membantu menjawab. Untuk ini saya sudah jalin komunikasi dengan beberapa narsum.
Kedua, saya akan menghadirkan kategori baru di blog, yakni: Sosok. Ini akan menceritakan profil orang-orang yang inspiratif, tentu masih sejalan dengan misi: sehat ramah lingkungan.
Ketiga, saya lagi persiapan bikin video youtube juga. Ini bukan yang pertama sih saya bikin video, jauh sebelum trend vlog saya sudah beberapa kali bikin video meski masih untuk keperluan blog bisnis dan review produk saja. Ribet mak bikin video grin emoticon
Nah, tahun depan, rencananya resep-resep sehat nanti akan hadir dalam bentuk video. Jadi buat yang pemula akan bisa memudahkan melihat step by stepnya. Ini saya buat karena masih banyaknya keluhan enggak sukses bikin smoothie, misalnya. Atau gak bisa bikin salad yang enak, dsb. Padahal itu simpel banget ya, tapi tetap butuh trick mungkin terutama bagi pemula. Mohon doa dari pembaca beyourselfwomen.com agar semuanya lancar. Terus terang bagi saya ini tidak mudah.

Aamiin saya doakan dengan sungguh-sungguh. Teman-teman pembaca juga ya.

Demikian insight yang diberikan teman saya, Widyanti Yuliandari yang sangat memperhatikan gaya hidup sehat dan tak lelah mengajak followers-nya untuk mengikuti jejaknya. 

Semoga sehat seluruh rakyat Indonesia! :))
Blog Widyanti Yuliandari: http://www.widyantiyuliandari.com

16 comments:

  1. Mba widyanti memang keren... konsisten bgt dgn food combiningnya :)

    ReplyDelete
  2. Matursuwun sanget, Mbak. Kesempatannya. Semoga ini jadi tambahan amunisi untuk aku agar makin semangat bisa berbuat yang terbaik untuk Indonesia lebih sehat.

    ReplyDelete
  3. Setujuuuh...saya pun sudah jadi followernya. Apalagi, saya pernah menang lomba GA nya. hihihi...Tulisannya klik banget sama pola makan saya yang vegetarian.

    ReplyDelete
  4. sekarang makin banyak blog yang memahas kesehatan ya, mba. beruntung ada dukungan juga dari pemerintah untuk menggandeng blogger leat program-program sosialisasinya. :)

    ReplyDelete
  5. health blog biasanya emang jualan obat. jarang yang berasa 'manusia' lho mba

    ReplyDelete
  6. Wah, cocok deh pilihannya mbak, aku suka dengan tulisan mba Widyanti. Mengena banget kalo bikin tips, hehehee

    ReplyDelete
  7. wah mbak widyanti emang terkenal
    kalo aku sering lihat postnya tentang food combining

    ReplyDelete
  8. salut deh dengan mba widyanti yang fokus dan konsisten membahas satu tema yang vital banget buat kehidupan..keep up the good work..

    ReplyDelete
  9. Sayang sekali bulan lalu nggak sempat bertemu dengan Mbak Widyanti ini...
    Semoga segera bisa bertemu...
    Saya pun belajar Food Combining dari beliau...

    ReplyDelete
  10. Wah keren yaw mbak,,, aku terkesan ide awalnya itu loh mbak, ada orang lain yang menjulukinya tetapi Mbak Widyanti Yuliandari nya sendiri sebelumnya malahan nggak tahu. Kalau orangnya udah kurus berarti nggak cocok kalau makan food combining ini yaw mbk??? hehehe

    ReplyDelete
  11. Berasa diingatkan supaya berbagi ilmu dan terus mencari ilmu. ^^

    ReplyDelete
  12. Aku tahu mba Widyanti gara2 ikut lombanya. Blognya emang bagus. Biasanya baca artikel kesehatan itu bukan tulisan blogger. Biasanya cuma orang2 yg ngerjar uang pake niche kesehatan

    ReplyDelete
  13. wah saya juga suka baca blog mbak wid ;)

    ReplyDelete
  14. Mbak Widyanti Yuliandari ini bisa dikatakan sebagai aktor perempuan yg berpengaruh lho mbak.....

    ReplyDelete
  15. FC memang perlu disiplin dan mba Widyanti memberikan contoh baik.. Aku juga sukaaa dengan sharingnya tentang FC sehari-hari

    ReplyDelete
  16. Pingin belajar FC, pas banget baca-baca blognya mbak Widyanti nih

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval.