Wednesday, December 09, 2015

Tips Liburan Tahun Baru 2016 di Jogja

Liburan tahun baru 2016 sudah dekat, saya siapkan tips bagi yang teman-teman yang berencana ke Jogja.

Tips Liburan Tahun Baru 2016 di Jogja

Tips ini mungkin tidak bisa 100% berhasil, tapi setidaknya teman-teman sudah mempersiapkan diri.  Yang perlu teman-teman perhatikan adalah sesama wisatawan karena Jogja akan padat dengan wisatawan. Warga Jogja yang tidak memiliki usaha di bidang pariwisata sudah maklum dengan kepadatan yang ditimbulkan dan biasanya memilih melipir. Selain itu ada beberapa titik kumpul yang sekarang sedang dalam tahap pembangunan yang mungkin akan membuat suasana tidak nyaman.
Wisatawan yang datang ke Jogja jelang tahun baru 2016 terdiri dari:
  1. Penganut Nasrani yang mudik ke Jogja, Solo dan kota-kota kecil disekitarnya untuk Natal. Perlu diketahui beberapa penerbangan tidak memiliki direct flight atau bahkan tidak mendarat di Solo, sehingga banyak yang mengalihkannya ke Jogja. Dari bandara, penumpang Solo tidak perlu kemana-mana, cukup melipir ke sebelah, sudah ada kereta api yang menuju Solo. Begitu juga penumpang Magelang, sudah ada bus Damri.
  2. Rombongan study tour. Begitu UAS (Ujian Akhir Semester) usai, Jogja akan dipenuhi oleh bus-bus besar yang mengangkut anak-anak sekolah dari berbagai kota se Nusantara. Sekarang ini jarak bukan masalah. Ada yang naik pesawat dan kereta api ke Jogja, lalu dijemput bus wisata lokal di bandara dan stasiun.
  3. Peserta raker (rapat kerja). Yup, akhir tahun itu juga musim raker instansi dan organisasi untuk membahas agenda tahun depan. Jadi banyak hotel yang dibooking untuk acara tersebut.
  4. Rombongan traveller. Rombongan traveller banyak yang menjadikan Jogja sebagai tujuan favorit.
  5. Berbagai macam alasan. Meski akhir tahun adalah musim tutup buku, banyak juga yang cuti lalu memanfaatkannya untuk mudik ke Jogja dan sekitarnya atau berlibur. Pengalaman Lebaran lalu sih, yang berkunjung ke Jogja dari cuma orang mudik Lebaran tapi dari semua agama. Begitu pula liburan Natal kali ini yang disambung dengan tahun baru.
Wow, Jogja padat dong? Itu sudah pasti. 

Maka dari itu perlu beberapa antisipasi agar liburan tahun baru 2016 teman-teman  di Jogja menyenangkan.

Booking Transportasi Sekarang
Jangan besok, jangan lusa, tapi sekarang! Seharusnya malah sudah booking karena makin dekat pilihan makin sulit, makin mahal dan bisa saja sudah habis. Selain transportasi dari kota asal ke Jogja, sebaiknya dipastikan pula apa yang akan digunakan selama di Jogja. Sayang kalau di Jogja hanya di kota, tidak ke pantai, gunung, sentra kerajinan atau desa wisatanya. Selama di Jogja, pikirkan transportasi yang sepraktis mungkin. Jika tidak mengajak anak kecil, sewa sepeda motor asik juga. Jika mau menyewa mobil, pilih yang compact, cukup untuk seluruh anggota rombongan, jangan terlalu besar karena akan menyulitkan parkir. Jika rombongan terlalu besar, pecah saja menjadi beberapa group.

Booking Hotel Sekarang
Jangan besok, jangan lusa, tapi sekarang. Sama seperti transportasi, semakin mepet semakin sulit dan mahal. Selain penginapan yang berwujud hotel, guest house, apartemen dan homestay, di Jogja banyak kos yang mematok sewa harian dan rumah-rumah kosong yang disewakan. Untuk kos-kosan, teman-teman bisa minta foto kondisinya dulu atau bisa googling. Tapi untuk rumah kosong yang disewakan, ini biasanya digunakan oleh agen perjalanan, teman-teman harus cek benar-benar kondisinya. Apakah semua fasilitas yang diperlukan ada, apakah tidak menimbulkan masalah dengan tetangganya, dan sebagainya. Bagaimanapun rumah kosong seperti itu tidak diperuntukkan untuk tamu menginap.
Lokasi menginap paling bagus tentusaja dekat dengan Malioboro karena umumnya wisatawan kembali ke hotel malam hari, sedangkan obyek wisata lain di seputar kota sudah tutup. Jika dekat dengan Malioboro, tak perlu pusing parkir, tinggal jalan kaki atau naik becak.

Pelajari Obyek dan Susun Jadwal
Banyak wisatawan yang clueless dan berakhir di mall. Sayang banget ya, mengingat mall di Jakarta jauh lebih megah. Kecuali jika di mall tersebut ada acara menarik, misalnya pameran kerajinan tangan. Susun agenda berdasarkan letak geografis dan jam bukanya, jangan sampai waktu terbuang percuma di jalan. Googling ke blog-blog yang banyak membahas wisata Jogja.
Jogja itu gunung dekat, pantai juga dekat. Jika ingin dapat dua-duanya dalam sehari bisa. Misal pagi di gunung volcano tour atau ke Ullen Sentalu, siang di kota belanja di Beringharjo, lalu sore ke Gunungkidul nunggu sunset. Tapi perlu diperhatikan bahwa orang Jogja memulai kegiatan agak siang, jadi cek jam buka tempat wisata tersebut supaya tidak kepagian. Di perempatan menuju dalam kota umumnya macet panjang, sehingga ini akan menjadi semacam flash travelling, tidak bisa berlama-lama dalam satu lokasi. Begitu pula tempat parkir siang hari sudah padat.
Jika ingin sesuatu yang berbeda, cek akun-akun Jogja yang sering update event yang setiap hari ada. Event di Jogja umumnya dilaksanakan malam hari sehingga teman-teman bisa menikmatinya sepulang dari pantai atau gunung, kecuali pawai. Pawai biasanya dimulai jam 14.00 sampai maghrib. Misalnya saja pameran kerajinan atau pentas budaya. Teman-teman juga bisa belajar menari di seputar Keraton. Sekaten tahun ini dipersingkat yang tadinya 41 hari, sekarang hanya 21 hari atau selesai sebelum Natal.

Waspadai Tempat-tempat Berikut
Titik Nol sedang dalam perabaikan, yaitu penggantian aspal dengan semacam paving block. Pekerjaan ini sudah berlangsung berbulan-bulan, semoga saja pas liburan tahun baru 2016 sudah selesai. Jika belum, teman-teman akan melihat spanduk untuk menghindari jalan tersebut. Teman-teman masih bisa kesana tapi parkir agak jauh lalu jalan kaki.
Taman Parkir Abu Bakar Ali yang letaknya paling dekat dengan Malioboro juga dalam tahap pembangunan menjadi bertingkat. Kalau sudah jadi akan muat banyak kendaraan besar dan kecil. Tapi saat ini belum selesai, semoga saja pas liburan akhir tahun sudah selesai. Menurut saya progress-nya sekitar 80%, bisa selesai sih kalau ngebut. Pilihan parkir yang dekat lainnya adalah di Jl Panembahan (dekat Bank Indonesia), parkiran Taman Pintar, Jl Mataram, parkir sebelah Pasar Beringharjo (hanya sampai jam 15.30), Jl Gandekan (agak jauh), jalan-jalan sodetan sepanjang Malioboro seperti Jl Suryatmajan dan sebagainya. Sekarang banyak bus diarahkan untuk parkir di Ngabean. Ini lokasinya agak jauh meski bisa ditempuh dengan jalan kaki ke Malioboro bagi yang dalam kondisi fit.
Waspadai copet di jalanan maupun di obyek wisata, bahkan setelah masuk ke toko sekalipun di tempat-tempat ramai.
Waspadai pungli di jalan-jalan masuk obyek-obyek wisata Gunung Kidul. Loket karcis obyek wisata yang resmi sudah ada tapi kadang ada sekelompok pemuda yang meminta tiket masuk, jauh sebelum pintu masuk obyek wisatanya. Jadi kita bayar triple, karena sampai tempat wisatanya masih ada karcis parkir. Jika teman-teman tidak berani menolak, laporkan saja ketika sampai di loket resmi agar tidak menimpa wisatawan selanjutnya.

Detik-detik Tahun Baru Kemana?
Yang utama untuk diperhatikan adalah niat. Di obyek wisata manapun didunia akan padat. Jika tidak mau berdesakan tapi tetap ingin merasakan kemeriahannya, biasanya hotel-hotel mengadakan pesta kembang api. Kita bisa nebeng melihat dari pinggir jalan didekatnya. Di Jogja, di pantai dan gunung selalu meriah dengan berbagai acara. Sedangkan pusatnya diadakan di Titik Nol. Berhubung Titik Nol sedang dalam perbaikan, saya belum tahu bagaimana rencananya jika sampai hari H belum selesai. Yang jelas, niatkan bawa kursi lipat atau alas duduk. Alas duduk itupun agak sulit karena nyaris tak ada tempat yang cukup lebar di Titik Nol untuk lesehan. Paling ideal kursi lipat.

Nah itu dulu tips dari saya semoga membantu teman-teman untu merencanakannya jauh-jauh hari. Jika ada yang saya ingat lagi atau info baru, postingan ini akan saya update. Kalau mau tanya-tanya, mention aja di akun twitter saya @lusitris. Kalau tahu, akan saya jawab. Kalau nggak tahu, akan saya RT, mungkin teman-teman lain bisa bantu. Ayo ke Jogja lagi!

25 comments:

  1. Saatnya mlipir nang ndeso lagi ...

    ReplyDelete
  2. Kurang satu lagi tuh, perantau yang pulkam mengunjungi anak istri. *semoga ditilik bojo, wkwkwk

    ReplyDelete
  3. Pengen ke Jogja lg, entah kapan.... Kayanya bkn thn ini

    ReplyDelete
  4. Senasib dengan Bali mak, Bali juga padat menjelang tahun baru. Jangankan tahun baru hari2 biasa saja juga dipenuhi turis...makasih tips nya mudah2an saya bisa mengunjungi Jogja

    ReplyDelete
  5. aku pernah ke jogja pas libur natal tahun baru,,, isinya orang semuaaa di mana-mana,, tapi tetep ngangeni yaaa

    ReplyDelete
  6. natal-tahun baru mlipir ke Pekalongan...
    JOgja pas hari kerja ajah...hihii. ngerasain jogja padet itu nggak banget

    ReplyDelete
  7. Pengen banget ke Jogja lagi... demi kue atuh lah... bawa anak mahal di ongkos, mabur aja gitu sendirian ke Jogja hahaha

    ReplyDelete
  8. rindu ke yogya belanja bantiknya ....:)

    ReplyDelete
  9. Insya Allah copet tidak ada, karena akulah rajanya copet. Semua anak buahku aku perintahkan untuk tiarap jangan sampai berulah. Atau merugikan orang yang ingin bertahun baru. Kecuali jika ada mangsa yang membawa duit banyak, itu baru menjadi target. Yang tidak membawa duit jangan sampai dicopet.
    Wah untuk aku orang jogja sehingga tidak perlu booking-booking segala.

    ReplyDelete
  10. udah kebayang gimana jogja di tahun baru,padat merayap pastinya..

    ReplyDelete
  11. aku sudah pernah taun baruan di jogja daaannnn padat sekaliii,, selalu naik taksi yg harganya dibandrol mahal, trus pas malam taun baru nekat ikut long march yang berakhir gak bisa pulang sampe jam 3 pagi hehehe.. meskipun capek tapi sneeng bisa liburan ke jogja :)

    ReplyDelete
  12. Jogja selalu menjadi priorotas kota yang saya kunjungi, dan pesonannya tiada tara :D

    Jadi pengen kesana lagi hehehe

    ReplyDelete
  13. Huaaa, mikirin padatnya kota saya pas malam tahun baruan saja capek. Apalagi Jogja. Kayaknya saya bakalan lebih milih bermalam di hotel deh, kalau ada duitnya, hhihi. Besok paginya baru jalan. Kan enak jalanan sepi, hhihihi. *oke, saya memang tidak seperti orang kebanyakan

    Btw, tipsnya sangat informatif. Makasih ya Mak Lusi.. :)

    ReplyDelete
  14. Ah, mba Lusi, jagi buat aku pengen ke Jogja lagi...

    ReplyDelete
  15. Pernah loh aku ngetuk pintu hotel satu2 gegara gak booking dulu. Duuh, nyesel 1000 persen, peek season tanggal 29 desember, mbaaak :)

    ReplyDelete
  16. Karna tahun baru banyak yg ke jogja, maka aku di jakarta aja AmAN

    ReplyDelete
  17. sama mbak lusi..
    di bali juga kalau sedang liburan pasti macet deh..
    bis bis besar dari luar daerah pada parkir..

    ReplyDelete
  18. enak banget yang bisa tahun baru di jawa, :) . Jogja tempat pavorite saya lo,Tapiiiii untuk tahun besok terpaksa masih mengeram di belantara timur indonesia :)

    ReplyDelete
  19. anu, cobalah dengan liburan tahun baru di jogja dengan memilih hari jauh2 sebelum tahun baru tiba #eeeh

    ReplyDelete
  20. jogja memang tempat favorit hehehe..well-noteeed mak

    ReplyDelete
  21. Kapan ya bisa ke jogja? berharap mode on :)

    ReplyDelete
  22. Belom pernah ngerasain tahun baruan di tempat lain selain Bandung. Kayaknya seru ya kalo bisa tahun baruan di Jogja. Ah... kapan ya bisa ke Jogja lagi. Sekarang mah banyak temen kalo ke Jogja teh. Salah satunya Mak Lusi. Hehehehe...

    ReplyDelete
  23. setiap ke jogja rencana awalnya adalah piknik ke tempat2 eksotis, tapi selalu berakhir dengan muter2 kampus UGM dan wisata kuliner ala mahasiswa. mission failed, as always! :(

    ReplyDelete
  24. terima kasih tipsny ambak, kalau berlibur tahun baru penuh ya. makanya aku jarang sekali liburan di hari liburan anak sekolah

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval.