Tuesday, February 02, 2016

Menambal Nut Keramik Kamar Mandi

Menambal nut keramik kamar mandi itu memang butuh ketelanenan, tapi kalau mendesak, lakukan sendiri saja.


Abaikan telenannya, maklum ibu-ibu.e Hehee
Nut keramik (perekat antar keramik yang berwarna putih itu) lambat laun bisa tanggal. Sebabnya ada dua, kerajinan mengosek kamar mandi atau mutu bangunan yang nggak bagus. Kalau kasus saya ini kemungkinan karena mutu bangunan yang tidak bagus karena saya bukan tipe pengosek kamar mandi yang hiperaktif dan nggak punya jadwal khusus, kalau kelihatan nggak nyaman, langsung kosek aja. Yang membuat cepat tanggal dalam proses mengosek itu adalah cairan kimianya. Sulit memang mencari cairan kimia yang tidak merusak nut karena cara kerjanya memang melepaskan semua noda yang menempel pada keramik, jadi yang aman ya cuma keramiknya.
Saya termasuk freak kalau melihat nut tanggal. Sering berpindah rumah ke tempat-tempat yang dekat rawa-rawa atau sungai memberikan pengalaman horor tersendiri. Ketahuilah bahwa dari nut yang tanggal itu memungkinkan air di kamar mandi merembes dan menggemburkan tanah dibawahnya. Nah! Tanah yang gembur itu adalah jalan masuk berbagai hewan melata, misalnya cacing, kaki seribu dan ular yang baru menetas. Hiii.... serem.

Masalahnya, kalau kamar mandi dipakai terus, gimana mau memperbaiki nut? 

Kan lantai kamar mandi harus kering? Apalagi kalau membayar tukang, berarti bisa seharian karena tukang akan mengikuti SOP (Standard Operating Procedure) pertukangan. Kalau sudah begini, mendingan diperbaiki sendiri saja. Hasilnya memang tidak bisa sempurna, tapi ini harus dilakukan. Nanti kalau pas liburan keluar kota, barulah dipasrahkan ke tukang untuk dirapikan.


Waktu yang saya butuhkan untuk mengerjakan sekitar 3 jam tapi di disambi macam-macam ya, ngopi, menjemur baju dan leyeh-leyeh sebentar karena boyoknya pegel. Alat pertukangan yang dibutuhkan cukup simple, yaitu:
  1. Nut atau semen putih. Beli kemasan di toko bangunan seharga Rp 13.000.
  2. Kape atau alat dempul.
  3. Wadah seadanya.
  4. Air.
  5. Busa.
  6. Lap kering.
Kalau benar-benar darurat, cukup ditambal yang protol saja. 

Jika ada waktu sebaiknya satu ruangan agar warnanya sama, nggak belang-belang karena nut yang lama warnya sudah kusam. 

Caranya:
  1. Campur semen putih dengan air, lalu aduk sampai kekentalan yang dibutuhkan. Jangan terlalu cair karena nanti susah kering. Gampang kok buibu, seperti bikin adonan mendoan.
  2. Pastikan lantai kamar mandi kering. Kalau kamar mandi dipakai terus, keringkan dulu dengan keset atau lap.
  3. Aplikasikan adonan (Kok adonan ya?) ke garis-garis nut menggunakan kape dengan arah diagonal dari kanan ke kiri atau kiri ke kanan bolak balik sampai garis tersebut terisi rata. Otomatis bagian kanan kirinya belepotan ya, biarkan saja.
  4. Biarkan minimal 5 menit. Kalau tukang biasanya dibiarkan lebih lama lagi supaya benar-benar kering. Kalau kita kan maunya cepat, kan sebelum anak-anak pulang?
  5. Masukkan spon ke air dan peras sampai tidak ada air menetes. Lalu gosok bagian yang belepotan tadi sampai bersih. Bantu dengan lap kering. Kalau tukang biasanya menggunakan cairan kimia yang biasanya untuk mengosek kamar mandi karena semen putih sudah kering, sulit jika hanya menggunakan air. Caranya sama, hanya menggunakan sarung tangan agar tangan tidak iritasi.
  6. Biarkan lagi beberapa saat sebelum digunakan.
Setelah itu kamar mandi bisa langsung digunakan dan semen putih tidak tanggal jika kena air meski belum kering benar. Hanya saja memang tidak rapi karena ada bagian-bagian yang tetap membaur dengan air. Rapikan saja sedikit-sedikit sewaktu sedang tidak digunakan. Butuh beberapa hari sebelum bisa dikosek lagi seperti biasa.

11 comments:

  1. wah, mudah ya ternyata, baru tau juga kalau yang ginian bisa dibuat sendiri, biasanya langsung panggil tukang..hehe..

    ReplyDelete
  2. wah, gitu ya?, bisa dibuat sendiri ternyata, biasanya kalau sudah begini tinggal pangggil tukang..hehe.

    ReplyDelete
  3. pernah bocor bak mandiku, ternyata keramiknya agak renggang, jadinya pake ini dan nggak bocor lagi...

    ReplyDelete
  4. SAya pernah kebanjiran saaat hujan karena air masuk dari dalam nut, sekarang sih udah ditambal :)

    ReplyDelete
  5. pernah bantuin suami ngenut keramik kamar mandi,cuma baru tahu kalau namanya nut itu ya disini hehehe...

    ReplyDelete
  6. Jadi pingin membongkar keramik kamar mandi bis baca ini ^_^

    ReplyDelete
  7. canggiiiiih deeeh mak ngerjain sendiri :)..sebenernya semua bisa dikerjakan yaaa asal mau hehehe

    ReplyDelete
  8. Wahh kalo saya malah sedang bersusah payah bersihin nut keramik yg bleber mbak, sebel sama tukangnya gak bisa rapi kerjanya..

    ReplyDelete
  9. Kebetulan nih kamar mandiku di rumah nut keramiknya banyak yang dah rusak.. Maksih ya infonya..

    ReplyDelete
  10. aku baru aja kepikiran mau nambal nut keramik kamar mandi,munkin krn sering pakai cairan pembersih lantai yg keras mungkin ya mbak

    ReplyDelete
  11. Wah keren tipsnya, kak. Aku juga karena cuma tinggal berdua sama ibuk, jadi kalau ada apa apa ngerjain semua sendirian. Strong women hahaha

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval. Should you need further information, please email to beyoumails@gmail.com.