Saturday, April 30, 2016

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Tak Sempat Blogwalking?

Picture from picjumbo.com

Rasa-rasanya hampir tak ada blogger yang tak mengakui kesaktian blogwalking. Blogwalking mujarab untuk membangun networking dengan sesama blogger dan ampuh untuk menaikkan performa blog. Karenanya, banyak blogger kondang (yang masih ngeblog meski sudah banyak job) tetap meluangkan waktu untuk blogwalking. Bahkan ada yang menyarankan, jika mau total ngeblog, paling tidak dalam sehari sempatkan untuk blogwalking ke 100 page.
Saya pernah mencoba, dan itu bisa diselesaikan dalam 3 jam dengan bantuan feedly dan google blog list. Tapi itu dengan kecepatan maksimal tangan tua saya dan sinyal megap-megap di kampung saya lo. Mungkin teman-teman bisa lebih cepat lagi. Tapi jika disambi umbah-umbah atau nonton TV, paling-paling saya cuma dapat 50 page.
Sebagai manusia dinamis, seringkali kita tidak punya waktu untuk blogwalking. Bisa karena pekerjaan lain, karena sakit, atau mungkin malah karena ditinggal liburan. Belum lagi jika job berupa event berendeng dengan kewajiban reportase, waktu hanya cukup untuk ngeblog, sudah sangat lelah untuk blogwalking. Kekhawatiran akan jatuhnya statistik blog pasti ada di pikiran, padahal itu adalah modal kita untuk mendapatkan banyak kesempatan yang berhubungan dengan blogging dan buzzing.
Jika sudah begini, apa yang harus dilakukan? Sayang banget kan performa blog yang sudah dijaga tiap hari selama sekian lama harus anjlok cuma gara-gara ditinggal jalan-jalan 5 hari? Kalau menurun itu sudah pasti, tapi kalau bisa ya jangan terjun bebas.

Ujian kebesaran hati. Ngakunya sih ngeblog untuk senang-senang, ngeblog untuk berbagi, ngeblog dengan ikhlas. Tapi ketika tak sempat blogwalking, silakan dilihat hasilnya. Komentator akan menurun sangat tajam. Biasanya rame jadi sepi-sepi saja. Bagaimana? Masih mengaku ikhlas? Sedih ya? Tapi coba tempatkan diri kita sendiri pada posisi teman-teman yang blogwalking itu. Sudah tiap hari mengunjungi blog kita tapi kita tak pernah berkunjung balik. Tentu lama-lama mereka kesal dan menghentikan kunjungan ke blog kita. Itu manusiawi banget. Kita harus mencoba sekuat tenaga untuk berbesar hati daripada repot menjelaskan kesibukan kita. Apalagi jika kita tipe orang yang menjaga privacy, tidak tiap gerak di upload ke instagram sehingga tidak ada yang tahu bahwa kita benar-benar sibuk, tak sempat blogwalking. Nanti keadaan akan normal dengan sendirinya ketika kita sudah selo, punya cukup waktu untuk blogwalking lagi.

Lepaskan ketergantungan pada sesama blogger. Coba cek visitor teman-teman. Kalau di blog ini rata-rata 1000 page view per hari dengan jumlah visitor yang selisih sedikit. Dari jumlah itu yang berkomentar rata-rata 20 orang saja per hari dan semuanya teman blogger. Maknanya apa? Maknanya bahwa pengunjung utama sudah bukan lagi sesama blogger, melainkan sudah merangkul pengunjung umum. Jadi jangan terlalu nyesek di hati kalau tiba-tiba tidak ada yang berkomentar jika kita sedang tidak sempat blogwalking. Blog tetap banyak pengunjung. Itu juga bisa dijadikan patokan teman-teman untuk menulis sudut pandang yang lebih umum. Misalnya jika temanya blogging, maka ambil judul yang dibutuhkan semua orang yang pengin tahu tentang blogging, jangan terlalu banyak posting kisah-kisah pribadi dengan sesama teman blogger yang tidak memperkaya portofolio dan tidak dibutuhkan pengunjung. Kan masih banyak kisah dengan sesama teman blogger yang bisa menambah portofolio, misalnya tentang event blogger, workshop atau sharing kecil-kecilan. Namun demikian, jangan sekali-kali menyepelekan blogwalking. Segera lakukan lagi jika ada waktu. Karena pengunjung umum itu datang ke blog kita bisa jadi karena merunut link yang kita sebar ketika blogwalking, bisa pula karena banyaknya link yang kita sebar itu membantu memudahkan pencarian ketika para pengunjung itu googling.

Baca juga: Kejadian Unik Blogwalking 

Selalu memberikan yang terbaik. Yang saya suka dari blogger jaman sekarang adalah postingan yang selalu maksimal, mulai dari judul, konten hingga ilustrasi. Postingan seperti itu akan sangat membantu ketika kita tak sempat blogwalking karena orang akan tetap datang ke blog kita demi postingan-postingan keren itu meski tidak berkomentar. Statistik hanya sedikit terganggu. Paling-paling hati kita saja yang nelangsa karena tidak ada yang berkomentar di postingan-postingan yang kita garap dengan serius itu. Lebih bagus lagi jika kita punya beberapa postingan unggulan yang bolak balik dikunjungi orang meski sudah bertahun-tahun tayang. Postingan-postingan abadi ini akan membantu kestabilan jumlah pengunjung.

Kadang, ada yang memperlakukan blogwalking itu seperti saling sapa di dunia nyata sehingga harus dibalas dan dijawab. Jika tidak, kita bisa dipertanyakan, dianggap sombong atau dianggap sok seleb. Bersabar saja, yang penting kita tidak dengan sengaja menghindari salah satu blog atau merasa terlalu tinggi untuk berkunjung ke blog orang lain, Hendaknya disadari bahwa blogwalking itu hanyalah salah satu instrumen ngeblog, tak sama seperti seorang tetangga. Karenanya jangan sampai ketidakhadiran kita ke blog orang lain dan sebaliknya diartikan sebagai sedang berseteru. Jangan gara-gara nggak ada tanda-tanda blogwalking terus jadi status nyinyir atau nyindir, apalagi sampai inbox mempertanyakan alasannya. Ayo benahi diri dan benahi persepsi. Dan terus blogwalking.

42 comments:

  1. Blogwalking itu silaturahmi dunia maya, nambah temen nambah sodara klo nambah rejeki alhamdulillah :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau nggak sempat, jangan jadikan sumber permusuhan ya.

      Delete
  2. ikhlas lihat statistik turun? enggggggaaaak....hehe... tapi trus sadar diri.

    ReplyDelete
  3. Wkwkwkwkwk..saya nih Mak yg sok2an gak sempet BW. Trus mutung kalo nggak ada yg dtg. Balas dendamnya buat konten yg agak seius dikit dan dicari sama orang. Hihihi.

    Oya, saat ini saya membiasakan diri buat postingan yg lebih dr 1000 kata. Ngikutin para blogger suhu. Dan alhamdulillah meskipun gak sempet BW PV masih cukup stabil.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keren. Yang penting pv stabil, biar bapernya nggak kebangetan kalau nggak dikomentari :))

      Delete
  4. Mba sebenernya klo bw itu apakah harus disertai nulis komen agr trafik blog qt sendiri naik? Atau cuma visit aja si?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Visit orang lain sudah menaikkan trafik kita. Tapi jika kita yg berkunjung, jangan lupa komen agar blog kita mendapat manfaatnya. Makanya yg ditautkan ke "Tia Putri" jangan blogger profile tapi url blog.

      Delete
  5. Aku biasanya blogging ke artikel-artikel yang disukain, aku bacain satu-satu. Trus pas lagi sibuk atau banyak kerjaan yo wes ngga sempet blogging, alexa jadi lumayan merosot.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Utamakan kerjaan yang mengikat dengan tanggung jawab & memberi nafkah :))

      Delete
  6. Wah, ini pasti postingannya nyindir aku yang udah lama gak BW ke blog ini deh..pasti! Hehehe...

    Aku kalo lama gak Bw suka kangen sendiri mbak, sama temen2 blogger.

    Seringnya sih kalo lama gak Bw berarti perhatianku sedang teralihkan oleh drama-drama itu lah yaaah hehe...

    ReplyDelete
  7. Dibikin selow aja lah kalau gak nisa bw...dirapel pas ada wifi kenceng bw nya.. Qeqeqe

    ReplyDelete
  8. Baca ini langsung baper. Arrgggg.... udah bbrp minggu jarang bw.

    ReplyDelete
  9. hadir mak.. blogwalking nih mumpung malam minggu hehehe

    ReplyDelete
  10. hehehe.. iya banget mak... saya sempet gak mood ngeblog hampir 3 bulan.. akibatnya ya jatuh jauuuuuuuuhhh banget :P

    ReplyDelete
  11. woww.. 100 page sehari? megap2 banget kalo aku mbak, godaannya banyaakk hehe..
    aku pun merasakan kesaktian BW, alexa cepet ramping hehe..

    ReplyDelete
  12. hebat banget kalau bw sehari bisa 100 page ya mbak..
    aku cuma sanggup 10 sampai 20 aja ...

    ReplyDelete
  13. Kalo gak sempat BW pas buka laptop aku sering BW pake hape aja.. Biasanya yang sering aku kunjungi mereka akan kunjung balik juga sekalian menjalin silaturahmi..

    ReplyDelete
  14. Awal - awal ngeblog, sedih banget jarang banget ada yang komentar. Ya ternyata karena saya juga jarang share dan ngga pernah BW...Sekarang udah jauh lebih baik bersilahtrahmi duluan, BW duluan walaupun mungkin nanti tidak di diBW balik :). Terima kasih buat sharingnya mba, mencerahkan :)

    ReplyDelete
  15. Saya suka BW kalau lagi gak nulis blog. Tapi gak kuat kalau sampai 100 blog sehari hihihi.

    Kalau BW buat saya, satu nyebar link :D. Dua, cari ide. Tiga nambah relasi, syukur2 ketemu di dunia nyata :D

    ReplyDelete
  16. hehe..iya nih. bukan ga mau blogwalking. Ada saat pas aktivitas di pabrik menyita waktu, jd belum blogwalk. Agak susah ternyata menjadwalkan untuk blogwalk yak. Saat bisa lepas...sedikit2 blogwalk balesan...kadang merasa bersalah juga slow respon. Hihi...

    ReplyDelete
  17. Maaak, sepertinya aku kaum yang jarang blogwalking T___T Saya ikhlas, ikhlas bangeeet *drama :))

    ReplyDelete
  18. Iya nih statistikku merosok gegara nggak sempat BW dan posting juga. Eh tapi aku nggak sampai baper sih mbak, ya tahu diri aja, hahaha

    ReplyDelete
  19. Blogwalking itu silaturahmi yang kadang membawa rejeki, salah satunya ya dikunjung balik sama si pemilik blog tadi. Tapi terkadang juga blogwalking bisa menjadi ajang bersabar hati, misalnya gini berkunjung ke 100 halaman setiap hari namun yang berkunjung kembali tak jauh dari jumlah jari tangan dan kaki :')

    ReplyDelete
  20. Blogwalking itu seperti baca buku sih, jadi tambah pengetahuan menulis juga. asik lah :D

    ReplyDelete
  21. Wah pengetahuan baru buatku yg masih pemula nih.. Sebelumnya gak paham dg pentingnya blogwalking, sekalipun bw jg g ninggal komen.

    ReplyDelete
  22. betul sekali bw itu penting, bukan kesekedar menaikkan trafik tp silaturahmi, dapat ide baru, inspirasi dsb saya jarang bw bukan ga pengen tp suka dilema antara menulis atau bw, maklum waktu saya depan lapi masih terbatas *ga sabar nunggu anak yang bungsu sekolah biar punya banyak waktu hahahha*

    ReplyDelete
  23. akhr-akhir ini aku juga agak keteter waktunya untuk blogwalking nih mbak

    ReplyDelete
  24. kao aku,kl g sempat dan lagi g bisa ya g bewe (pas lahiran dulu), tapi selagi ada waktu (anak masih tidur) saya sempatin bewe..^^

    ReplyDelete
  25. Sepakat. Yg komen ya mereka mereka lagi. Yg penting viewer s hehehe

    ReplyDelete
  26. Duh saya belum bisa kalau sampai 100 atau 50 halaman apalagi situs dalam sehari. Tetapi selalu menyempatkan blogwalking. :)

    Memang ampuh sekali :)

    ReplyDelete
  27. memang tersa sekali efek blogwalking ini mbak, dah lama gak bw bener deh,hehe

    ReplyDelete
  28. paling suka blogwalking
    apalagi kalau lagi males nulis..

    ReplyDelete
  29. Kadang ada masa-masa sibuk ya, jadi blogwalking berkurang. Nah kalo sudah agak longgar baru bisa blogwalking. Seneng aja baca tulisan teman-teman, kadang ada ide baru atau pengetahuan baru yang kudapat dari blogwalking.

    ReplyDelete
  30. Postingan memikat juga bisa mengikat... hati
    Pengunjung tamu bisa jadi pengunjung abadi.
    Apalagi kalau sudah sampai main hati.
    Pasti doi akan kembali, lagi dan lagi.

    ReplyDelete
  31. 100 page per hari, hmmm, berati sy masih ketinggalan jauh nih, bisa nyelesaiin 10 aja udah alhamdulillah haha, ya Allah ampuni saya.

    Apalagi kalau kontennya puanjang, saya g bsbbaca cepet. soaln saya jg lagi membiasakan diri kalo BW itu ikhlas, baca keseluruhan isi, biar komennya ga cuma "nice article" wkwkwk.

    Btw thanks ya sudah membesarkan hati ini yg BW nya masih suka telat2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu dulu mbak. Sekarang nggak sempat karena sudah intensif di craft :))

      Delete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval. Should you need further information, please email to beyoumails@gmail.com.