Tuesday, August 16, 2016

Toko-toko Alat Musik Terlengkap Di Jogja

Toko-toko alat musik terlengkap di Jogja akan mewarnai serial toko yang sudah diposting sebelumnya di blog beyourselfwoman, untuk membantu bertahan hidup di Jogja.

toko alat musik jogja

Seperti disclaimer serial toko lainnya, artikel inipun saya klaim tidak lengkap. Karena itu, teman-teman yang punya informasi tambahan, saya harapkan untuk menambahkannya di kolom komentar.
Toko musik makin akrab dengan para ibu karena musik sudah dianggap penting untuk mengasah kepekaan anak-anak. Di sore hingga malam hari, sudah lumrah pemandangan para ibu hilir mudik mengantar putra putrinya sambil menenteng alat musik di kursus-kursus musik. Karena rata-rata durasinya nanggung, sekitar 45 menit, banyak pula para ibu yang menunggu hingga selesai les.
Meski karir sebagai musisi belum dianggap yang utama oleh para ibu, dalam artian les hanya diperuntukkan bagi pengembangan mental dan hobi tapi nilai pelajaran sekolah tetap yang utama, dukungan terhadap putra putri tidak pernah setengah-setengah. Jika musim konser atau ujian tiba, para ibu rela berjam-jam menunggu anak-anak dan merangkap sebagai asisten pribadi plus make up artist.

Baca: Mengapa Pilih Main Gitar?

Jogja terkenal sebagai kota yang menghasilkan musisi ternama, antara lain Ebiet G Ade, KLA Project, Sheila On Seven, Jikustik, Letto, Shaggydog, Seventeen dan sebagainya. Jadi, mungkin para ibu tak perlu membatasi kegemaran bermusik hanya sebatas mengejar tingkatan dalam kursus untuk mendapatkan sertifikat. Jika diberi fasilitas yang maksimal dan si anak memang benar-benar suka, biarkan saja mereka mengejar prestasi di bidang musik, bukan sekedar sebagai tambahan keren dari pendidikan formalnya. Terlebih di Jogja ada Institut Seni Indonesia (ISI) yang telah menghasilkan banyak musisi hebat meski tak populer. Salah satunya adalah kenalan saya, seorang pemain terompet yang wara wiri di orkestra pimpinan musisi-musisi ternama tanah air. Keluarganya tetap tinggal di Jogja dan hidup sangat berkecukupan.


Keluarga saya termasuk yang hobi bermusik tapi belum sampai mencapai prestasi apapun. Namun begitu anak-anak serius untuk berlatih. Untuk keperluan berlatih, kami memiliki sebuah piano akustik (dipinjami), sebuah piano digital, 2 buah gitar akustik dan sebuah gitar akustik elektrik. Memang belum banyak, tapi cukuplah untuk mengasah ketrampilan dasar. Selain itu terkumpul pula berbagai printilan seperti: penyangga kaki untuk bermain gitar, penyangga not, penggantung gitar, penyangga gitar, sampai yang aneh-aneh dan baru saya tahu seperti penjepit senar, alat untuk mengontrol ketukan piano dan sebagainya.
Mau nggak mau, saya sering mampir ke toko-toko musik untuk berbagai keperluan.

1. DIANA MUSIK
Jl. Pakuningratan No.51 Yogyakarta
Telepon: (0274) 555657
Di Diana Musik inilah saya membeli sebuah piano digital Yamaha YDP. Diana punya banyak koleksi berbagai alat musik. Masing-masing dikelompokkan dalam kamar-kamar tersendiri agar calon pembeli mudah membandingkan per merknya. Sedangkan printilannya ada di bagian depan. Tiap hari Diana Musik ini sibuk menerima pesanan dan langganan berbagai instansi, tapi pelayanannya lumayan kok karena karyawannya banyak. Karena lumayan lengkap, toko ini sering jadi jujugan saya. Harga sih standar, tapi daripada pusing kesana kemari menghabiskan bensin cari yang lebih murah, kalau disini sudah ada, saya nggak kemana-mana.

2. MARSUDI
Jl Mataram Yogyakarta
Toko Marsudi ini langganan anak band Jogja, tapi spefisik untuk gitar dan segala peralatannya. Disini bisa pesan gitar custom loh, misalnya pengin gitar warna pink. Hanya saja pengerjaannya agak lama, hampir sebulan karena handmade dan butuh ketepatan nada. Tapi saya belum pernah beli gitar disana. Hanya pernah beberapa kali membetulkan senar dan membeli penggantung gitar. Minggu depan saya akan kesana lagi untuk membeli guitar case yang jebol. Kok bisa jebol ya? Harga disini termasuk murah dan lengkap dari yang tidak ada merk sampai yang ber-merk. Nggak ada karyawan seperti di toko-toko pada umumnya, adanya bapak-bapak dengan baju seadanya, seperti bukan orang-orang yang hidupnya dekat dengan musik. Hahahaaa.... Tapi mereka sangat helpful. Waktu saya cari penggantung gitar dan habis, mereka berusaha mendatangkan dari supplier seminggu kemudian.

3. CRESCENDO
Jl. Ngadikan No.4 Kotabaru Yogyakarta
Telepon: (0274) 562460
Crescendo adalah gabungan toko dan kursus musik resmi dari Yamaha. Anak saya pernah les disini sebelum pindah ke tempat kursus lain yang lebih santai. Berhubung dealer resmi Yamaha, banyak yang menduga harga disini mahal, nggak bisa ditawar. Kalau nggak bisa ditawarnya memang betul, tapi harganya sama saja kok dengan yang lainnya. Disini saya pernah membeli pianika dan gitar akustik elektrik. Asiknya, karyawan disini helpful, kalau stok tidak ada, mereka akan berusaha telpon ke gudang dan ke dealer pusatnya untuk memastikan kapan datang lagi. Seperti ketika saya membeli gitar tersebut, masnya berhasil mendatangkan gitar tersebut pada pengiriman terakhir sebelum Lebaran.

4. JOGJA GUITAR CENTER
Jl. Gandekan, Sosromenduran, Yogyakarta
Telepon: (0274) 545625
Sebenarnya toko ini atas rekomendasi guru les. Saya sendiri malah baru tahu. Sepertinya tempatnya juga belum lama, karena tampilannya lebih modern dari toko lain. Displaynya juga menarik dan luas buat nyoba-nyoba gitar. Kata miss E, harga gitar disini lebih murah dari toko lain. Sayangnya, gitar yang saya cari sudah habis, terakhir dibeli murid miss E yang lain. Sayangnya lagi, mas-mas yang jaga adem ayem saja, nggak kasih usul atau saran seperti di toko lain, apa saya harus menunggu atau bagaimana. Mungkin karena tampang saya nggak cocok jadi pembeli gitar yang serius kali ya? Hahahaa.... Tapi memang saya tukang belinya saja sih, yang pakai bukan saya.

Baca: Asah Bakat Anak di Mal

Selain itu masih banyak toko lain, bahkan beberapa ada yang digabung dengan toko buku seperti di Gramedia atau digabung dengan toko olahraga. Toko online yang berbasis di Jogja juga sudah saya temukan tapi saya belum pernah bertransaksi, jadi belum bisa memastikan mana yang benar-benar dari Jogja.

toko alat musik jogja

Tipsnya, belilah alat musik sesuai dengan level ketrampilan, jangan buru-buru beli merk-merk yang digunakan para musisi profesional. Itulah sebabnya kami sampai punya gitar 3, dimulai dari gitar anak murah meriah, karena disesuaikan dengan kebutuhan si anak. Terakhir kami beli gitar akustik elektrik karena dia sudah mulai sering tampil sehingga membutuhkan gitar klasik tapi yang bisa dihubungkan dengan speaker.
Tentang cara pembayaran, setahu saya di Diana Musik dan Crecendo sudah menerima card tapi untuk bank tertentu. Bahkan saya pernah ditawari sistem pembelian kredit di Diana Musik karena nominalnya yang lumayan besar sedangkan saya sangat menginginkan piano tersebut. Untunglah masih ada cara lain supaya nggak kena bunga hutang. Untuk Marsudi, saya belum pernah mencoba menggunakan card karena nggak yakin bapak-bapak tersebut menyediakan mesin EDCnya. Hahahaa.... maaf ya pak, sudah menilai dari penampilan.
Sekali lagi, kalau teman-teman tahu ada toko lain, silakan ditambahkan di kolom komentar.

11 comments:

  1. Gw ngak satupun bisa alat musik lho ihik ihik ihik

    ReplyDelete
  2. suka mati gaya kalau ngajarin jav main musik, saya cmn bisa do re mi fa sol la si do aja heuheu

    ReplyDelete
  3. Ingat Jogya kok ingat KLA Project hehehe.
    Aku beli gitar buat si sulung dulu via online, karena lebih murah dari yg dijual di toko alat musik di kotaku.
    Tapi enaknya kalo beli offline itu bisa liat langsung barangnya ya.

    ReplyDelete
  4. aku suka musik, tp memang ga berbakat maininnya ;p.. dulu pernah les piano sampe 2 thn-an, tp ya itu deh mba, ga jago2 banget.. adikku yg lebih jago.. aku memang lebih seneng ngedengerin musiknya drpd main sendri :D

    ReplyDelete
  5. Ngomong-ngomong soal alat musik, dari dulu saya pengen banget belajar Piano. Dari kecil malah. Tapi fasilitas kurang mendukung. Dulu pas kuliah sempet belajar di UKM, tapi niatnya kurang serius haha.

    Tapi lumayan lah sekarang udah bisa maenin tiga alat musik: gitar, bass, ama harmonika.

    ReplyDelete
  6. aku ga bisa main alat musik..
    pernah diajarin gitar sama mantan, cuma sekarang ga mau lagi main alat musik itu.

    suka tatit ati eeaaa*baper

    ReplyDelete
  7. wah terima kasih kebetulan saya lagi mau cari alat musik di sekitar jogja. thaks ya sharenya..

    ReplyDelete
  8. dlu pernah belajar gitar,, tapi berhenti karena jari2 jadi kapalan.. hii..hii..

    ReplyDelete
  9. Aku puuun seneng kalau di rumah rame dengan musik. Seru dan asyik ajaaa :). Banyak juga ya tokonyaaa :)

    ReplyDelete
  10. Lg pengen nyariin keyboard buat si kecil..googling..nemunya blog mbak Lusi..:-) crescendo=hana musik ya mbak?

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval. Should you need further information, please email to beyoumails@gmail.com.