Thursday, September 27, 2018

Waterproof Travelling Pouch Wajib Untuk Musim Penghujan

Musim penghujan sebentar lagi, jadi blog beyourselfwoman menyiapkan tiga macam wadah atau travelling pouch waterproof atau anti air yang wajib dibawa di dalam tas.

waterproof pouch


Menurut ramalam BMKG, bulan depan atau Oktober, kita sudah memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan. 

Di negara-negara 4 musim, jika ada pergantian musim, para ibu mengemas baju dan peralatan bepergian untuk musim yang ditinggalkan ke dalam kotak-kotak. Bersamaan dengan itu, mereka akan mengeluarkan baju dan peralatan bepergian untuk musim yang segera hadir. Kebiasaan ini saya ketahui ketika dulu membantu saudara yang mengekspor kotak-kotak tersebut ke Eropa. Untuk menandai tiap musim, pola dan warna kotak-kotak itu dibedakan. Kotak-kotak tersebut tidak sekedar disorokkan di gudang, karenanya mereka memilih tampilan yang bisa disatukan dengan interior rumah. 

Alhamdulillah kita tinggal di negara 2 musim yang tidak terlalu ribet dalam persiapan menghadapi perubahan cuaca yang ekstrim. Perlengkapan di musim kemarau masih bisa digunakan di musim penghujan dan sebaliknya. Paling-paling hanya perlu mengecek payung atau mantel. Soal baju, tidak banyak perubahan juga, paling hanya ditambah jaket atau shawl. Gimana mau memakai baju tebal-tebal jika sering melewati daerah banjir?

Persiapan lain yang tak boleh dilewatkan adalah tas, dompet dan pouch waterproof untuk bepergian. Kebetulan saya tidak sedang membutuhkan tas dan dompet waterproof. Tapi wadah-wadah printilan didalam tas masih menggunakan bahan kanvas dan blacu yang bisa basah. Yah, siapa tahu pas gerimis mengeluarkan pouch untuk mengambil lipen. Heheheee....

Jadi, saya membuat tempat tissue, pouch serbaguna dan boxy pouch menggunakan kanvas laminasi yang waterproof.


Seperti namanya, kanvas laminasi ini mengkilat, berbeda dengan kain kanvas biasa. Semacam ada lapisan plastiknya dibagian atas. Harganya agak mahal sedikit dibandingkan dengan kanvas lokal. 

Karena tujuannya untuk mengatasi basah, tidak perlu ada pelapis atau lining di bagian dalam. Apalagi bahan ini sudah cukup tebal sehingga merepotkan ketika menjahitnya jika harus ditambah pelapis. Bagian tepi juga tidak saya lipat atau obras, melainkan cuma saya gunting dengan gunting zigzag saya yang baru. Sepertinya bahan ini juga tidak mudah terurai seperti blacu.

Saya senang punya gunting zigzag karena memang tidak semua bahan harus diobras atau dijahit zigzag. Gunting zigzag sudah menghemat banyak waktu saya.

Ketiga wadah yang telah saya buat dan posting di instagram @beyouprojects. Akun @beyouprojects memang saya khususkan untuk memajang hasil karya saya yang siap jual sehingga captionnya hanya berupa detil produk, harga dan kontak. Beda dengan akun @beyourselfwoman yang saya maksudkan untuk menyapa teman-teman.

Tempat Tissue. Ada bermacam-macam ukuran tempat tissue yang sering kita jumpai. Yang umum adalah ukuran saku atau pocket, ukuran sedang atau travelling (50-70 sheets) dan ukuran besar (200-250 sheets). Untuk edisi menyambut musim penghujan ini, saya membuat yang ukuran sedang atau travelling. Karena konsepnya waterproof, maka bagian dalamt tidak saya lapisi kain lain. Selain itu, dengan hanya satu jenis kain saja membuat tempat tissue ini cukup tipis untuk diselipkan di tas. Jangan khawatir, meski tipis tapi jenis bahannya kaku jadi tissue nggak mudah kusut.

Pouch Serbaguna. Pouch atau dompet serbaguna ini favorit anak saya. Sudah beberapa kali mereka minta dibuatkan dan tidak pilih-pilih motif kain. Mereka memiliki kegiatan yang sangat padat hingga malam hari. Jadi pouch ini mereka gunakan untuk wadah skin cleanser, moisturizer, lotion dan bedak yang dipakai setelah sholat. Belakangan mereka juga menggunakannya sebagai tempat alat tulis.

Boxy Pouch. Karena ukurannya besar dan kota, kegunaannya lebih banyak lagi. Tapi lebih cocok dimasukkan koper, tote bag atau ransel, tidak bisa masuk handbag. Pouch ini bisa diisi sisir dan perlengkapan kecantikan dalam botol besar. Charger dan powerbank juga bisa disatukan didalamnya. Bahkan untuk bepergian ke luar kota, kita bisa menggunakannya untuk menyimpan baju dalam.

Motif yang saya gunakan ini tidak disengaja, sih. Kebetulan saya punya stoknya. Semoga banyak yang suka. Sementara saya belum membeli bahan motif lain dulu karena menghabiskan yang ada dulu. Tapi kalau ada yang pesan motif lain dan ada toko langganan saya, insya Allah bisa saya penuhi. Kalau tidak ada di toko, ya mohon maaf belum bisa dilayani karena saya belum punya supplier khusus. Supplier khusus meminta minimal order yang cukup banyak dan saya belum mencapainya.

Selain menyiapkan perlengkapan bepergian, jangan lupa menyiapkan fisik yang prima ya. Biasanya musim pancaroba mengakibatkan flu, pusing dan sebagainya. Selamat menyambut musim penghujan!


6 comments:

  1. mbak lusi, boxy pounch muat buat bawa sepatu gak sih ? kalo iya aq mau dong

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa. Coba lihat di IG @beyouprojects ukurannya. Kalau nggak cukup, bisa saya buatkan lagi sesuai dg ukuran sepatunya. No WA saya ada di IG tsb ya. Makasih.

      Delete
  2. Iya e mba..kemaren2 udah hujan. Oktober siap2 ni...
    Btw, pouchnya lucu2..girly banget. Klo aku paling tak pake naruh peralatan mandi klo pas nginep kemana gitu..

    ReplyDelete
  3. Ketiga Travelling pouch waterproofnya keren. Selain modis juga berfungsi banget melindungi bawaan kita dari air hujan.
    Kak Lusi ngga bikin yang untuk versi cowok ?.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rencana, sudah ngumpulin bahan vinil tapi harus belajar dulu cara jahitnya karena mesin jahit cuma portable :)

      Delete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval.