Sunday, January 26, 2014

Tips Sukses Nonton Talkshow

[caption id="attachment_9890" align="aligncenter" width="500"]Suasana kelas Akber Pekanbaru #7 yang penuh. Suasana kelas Akber Pekanbaru #7 yang penuh.[/caption]

Agak susah mencari judul ini karena takutnya saya yang dikira jadi pembicara talkshow hihhiiii.... Kalau tips jadi pembicara, saya belum punya karena jam terbang masih sedikit. Mendingan tanya ke para coaches yang lebih berpengalaman atau ikut training mereka. Oh ya, tips ini untuk yang pemalu ya. Yang gaul kan enggak perlu tips ini lagi, udah langsung beredar saja. Heheheee....


Masih ingat postingan saya tentang social entrepreneurship kan? Nah, keadaannya tidak sama dengan yang biasa teman-teman hadiri di Jakarta. Di Jakarta tiap hari ada talkshow, entah yang berdiri sendiri atau menyatu dengan acara launching, sehingga teman-teman sebagai hadirin pun sudah tahu apa yang dipersiapkan.


Di kota saya masih banyak yang membawa notes atau catatan, padahal tempatnya kurang memungkinkan dan penerangan tidak cukup. Saya sempet bengong juga ketika ada yang baru datang di sebelah saya dan bertanya definisi tema yang sudah setengah jam lalu diterangkan. Tak mungkin bukan saya nyerocos menerangkan sementara pembicara juga belum selesai? Akhirnya saya berikan kartu nama saya dengan maksud agar dia mengecek twitter saya. Tapi kelihatannya dia nggak mudeng. :(


Jadi, jika saya datang ke sebuah acara yang ada pembicaranya seperti itu, berikut yang saya lakukan:


1. Penampilan. Rencanakan penampilan yang membuat kamu nyaman. Kenyamananmu tak sama dengan orang lain. Misalnya kamu suka sekali pakai rok, tak perlu mengubah diri jadi tomboy di acara-acara blogger traveler. Misalnya kamu sehari-harinya tomboy, tak perlu berubah menjadi feminim di acara parenting. Sumpah, kamu akan ribet dengan dirimu sendiri jika nggak nyaman. Meski beda sendiri tapi kamunya nyaman, lirikan orang jadi enggak penting dan enggak memperhatikan juga karena kamu sibuk menikmati acara itu.


2. Kartu nama. Buat apa kartu nama, kan bisa tukeran nomer hp? Ish, tukeran nomer hp itu menyita waktu dan bolak-balik menyebut nomor kita tiap ketemu orang baru. Tukeran no hp dengan orang yang baru dikenal itu juga berasa canggung loh. Apalagi ditengah-tengah acara seperti tadi, masa iya mau berisik sendiri menyebutkan angka? Dengan kartu nama bisa dengan cepat diberikan dan biarkan kenalan baru tersebut menghubungi kita di waktu senggangnya atau jika ada perlu nantinya. Kalau tak sempat membuat atau lupa, print saja sendiri. Meskipun mungkin terlihat kurang eksklusif tapi itu lebih baik daripada tidak ada. Saya lebih suka yang bagian belakang kartu nama kosong dan dari bahan yang bisa ditulisi. Kadang kita atau penerima kartu tersebut perlu menulis sesuatu disana, misalnya Selamat Menempuh Hidup Baru. Eh, bukan itu ya? :D


3. Observasi. Jangan sok kenal sok dekat ya. Kalau salah orang bisa malu. Pertama kali datang bolehlah tebar senyuman tapi setelah itu duduk saja dulu dengan santai, tak perlu keki meski tak ada teman. Amati dulu si A itu siapa, si B itu siapa. Meski kelihatannya paling ngetop, belum tentu itu adalah orang pentingnya loh. Bisa jadi itu malah asisten. Heheheee.... Tak apa juga di akhir acara baru ngeh siapa dan apanya. Nah, kenalan deh, kalau perlu modusin untuk berbagai keperluan kerjasama.


4. Membaur. Sering kesel nggak datang ke sebuah acara seorang diri, sampai dilokasi tidak berhasil mendapatkan teman karena peserta lain menggerombol bersama gangnya? Kalau sudah tahu rasanya, jangan malah ditiru, besok-besok lagi bawa teman akrab. Padahal sebenarnya rugi, tidak bisa menggunakan kesempatan dengan baik karena berarti temannya kan tidak nambah. Usahakan duduk tidak terlalu memilih, yang terjangkau dirimu saja, tak perlu bela-belain menyeberang gedung hanya untuk bersama gang. Nah, kenalan deh dengan kanan kirimu itu. Talkshow dimaksudkan untuk menambah pengetahuan kita, jadi jangan tergantung dengan gang. Bukan anak sekolah lagi, kan?


5. Kamera. Siapkan kamera (SLR, saku, kamera hp, dll) untuk dokumentasi. Terserah sih dokumentasinya mau diapain. Diupload di facebook, instagram atau twitter juga tak apa. Jangan lupa colek orang-orang yang ada difoto untuk menambah keakraban atau menguatkan networking baru. Tapi sebaiknya juga dijadikan pendukung tulisanmu di blog karena foto saja tidak memberikan tambahan yang berarti pada pengunjung blog. Kalau foto selfie sendirian? Ummm....


6. Ngetwit. Ada yang nyinyir pada orang yang sibuk dengan hp atau smartphone-nya ketika didalam acara talkshow. Kok enggak nyimak malah asik sendiri? Biarin saja, karena ngetwit punya dua fungsi. Pertama, untuk menyenangkan pengundang, siapa tahu diundang lagi atau diajak kerjasama. Heheheee.... Jangan lupa colek pembicara, penyelenggara dan sponsor. Kedua, sebagai catatan, karenanya beri hashtag supaya mudah mencari jejaknya. Biasanya ada tambahan follower juga karena sesama peserta atau tertarik dengan hashtag tersebut. Sesampainya dirumah tinggal mengembangkan poin-poin di twitter tadi ke dalam blog dengan kalimat yang lebih baik. Jangan lupa untuk mencolek kembali pembicara, penyelenggara dan sponsor ketika artikel blog sudah dipublikasikan. Ngetwit lebih praktis dan banyak manfaatnya daripada nyatet di notes. Kalau di Jakarta ada hadiah livetweet berupa gadget-gadget terbaru yang bikin ngiler, tapi di kota saya belum ada. :(


7. Bertanya. Bertanya selain untuk mencari jawaban terhadap apa yang ada di benakmu, juga untuk mendapatkan perhatian dalam arti positif, yaitu agar semua orang mengingatmu untuk mempermudah berkenalan di akhir acara nanti. Kadang ada perasaan bahwa pertanyaanmu tidak penting atau gemeteran tanpa sebab. Biarkan dulu satu dua orang bertanya, itu akan memberimu waktu menenangkan diri.


Begitulah sedikit tips jika diundang atau mendaftarkan diri ke sebuah talkshow. Jangan buru-buru pulang. Berbaurlah dulu beberapa menit. Makanlah jika ada hidangan. Berfotolah jika diajak dan jangan sungkan mengajak berfoto juga. Tetap sopan meminta waktu berfoto jika yang diajak adalah seorang seleb atau tokoh. Jangan berebut goodie bag pula heheheee.... Norak ya! Antrilah dengan sabar dan ikhlaskan jika tidak kebagian. Tapi dikota ini tidak goodie bag. Lagi lagi.... Semoga sukses!

8 comments:

  1. Kalau saya kok lebih nyaman memisahkan diri dari teman2 or dtg sendiri jika topik or pembicaranya memang menarik minat saya. Supaya lbh fokus :) Trus saya kurang suka juga ngetwit krn sering ngeganggu konsentrasi, makanya kalau ada kompetisi twitlive saya nyaris gak pernah ikut walaupun diiming2in hadiah menarik...lebih tertarik ilmunya sih. Jg lbh suka nulis pakek pulpen en kertas drpd smartphone , krn "aura"-nya berbeda. Khan spt menurut theory impian - harus pakek tulisan tangan kalau impian mau lebih cepat terwujud. Itu pendapat saya pribadi ya :) Masing2 org berbeda2, tp sharing-nya menarik dan tetap bermanfaat kok, Kak :) Terima kasih....

    ReplyDelete
  2. saya kombinasi keduanya, Mak.

    Tetep bw bolpen dan notes, jaga2 kl signal jelek. Trus ada kalanya juga saya lebih nyaman menggunakan alat tulis. KEsimpulannya tergantung mood dan sikon :)

    ReplyDelete
  3. maaakkk... setujuu bingiiit itu sama tipsnya, aku suka nambah teman kalo diacara talkshow, tapi skrg kalo datang sama suami, jd duduknya disamping suami deehh.. diskusinya juga sama suamiku.. weklekeekk

    ReplyDelete
  4. Fenny lebih suka merekam, kalau ngetweet kadang keteteran :D

    ReplyDelete
  5. dann butuh ketrampilan dan kecepatan mengetik :)

    ReplyDelete
  6. kalau ada dress code juga usahakan menggunakan pakaian yang nyaman untuk diri sendiri ya mbak

    ReplyDelete
  7. terima kasih sharenya mbak, seperti yang saya lakukan sih. Kalau ada talkshow ataupun seminar, saya lebih kepada ngetwet. Kata guru saya, "Ikatlah Ilmu dengan Ngetwet".. heheh

    ReplyDelete
  8. Tambah dua tips supaya asik menghadiri Talk Show

    1. Berusahalah jadi Moderatornya ... atau ... yang lebih radikal ...
    2. Berusahalah jadi Pembicaranya ...

    Ditanggung tak ada gangguan pemandangan ...
    tapi ... sport jantung ...
    hahaha

    Salam saya Mak

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval. Should you need further information, please email to beyoumails@gmail.com.