Sunday, May 31, 2015

Mencari Common Creative Backsound untuk Youtube

Okey, jadi "Mencari Common Creative Backsound untuk Youtube" ini kalau di kursus-kursus istilahnya adalah tingkat lanjut setelah lulus level basic xixixiii....

Di video tentang menghapus tinta, Sary dari www.saryahd,com berkomentar bahwa saya juga bisa membuat video dari kumpulan foto. Saya lalu mencoba membuat tips tentang Melipat dan Memasang Cover Mobil Sendirian dengan Cepat. Tips tersebut saya buat dengan memoto sendiri gerakan saya. Lagipula memang benar-benar tidak ada yang bisa dimintai tolong untuk memegang kamera, baik untuk foto maupun video.

Membuat video dari kumpulan foto itu lebih mudah karena kita hanya memilih foto terbaik, memasang sesuai urutan di movie maker, membuat caption and credits, lalu dipermanis atau diperjelas dengan suara.

Beda dengan mengedit video kemarin ya, karena harus jeli membuat potongan yang pas agar sambungannya smooth, kecuali kalau videonya sendiri sudah bagus, nggak perlu dipotong-potong.
Begitulah, ketika foto sudah tersusun rapi, lengkap dengan caption and credits, sayapun memilih lagu Celine Dion I Drove All Night yang sesuai dengan tema tips. I drove all night to get to you.... Wes pokoknya sangat keren dengan musik yang rancak. Tapi begitu saya upload di youtube, muncullah sebuah pentungan kuning dengan peringatan:
Match third party content!
Rupanya, lagu Celine terdeteksi oleh youtube sebagai sedang dibajak oleh saya. Heheee.... Tidak seperti tulisan di blog yang tidak bisa terdeteksi secara otomatis bahwa telah dicopas jika kita tidak melakukan pengecekan, youtube benar-benar melindungi hak cipta karena terkait dengan monetizing. Meskipun saya mencantumkan credit untuk Celine di video saya, itu tetap tidak bisa diterima karena pihak Celine tidak butuh pengakuan tapi mau duit. Hihiii.... Seandainya postingan blog juga diproteksi dan dihargai seperti itu ya.... Video itu saya hapus dengan syedih karena saya sudah telanjur suka lagu itu.
Saya pun googling untuk mencari tahu bagaimana supaya tidak kena pentung. Banyak tips untuk membuat lagu yang kita sukai tidak terdeteksi youtube, antara lain dengan memodifikasi awal lagu atau menaik-turunkan oktaf. Tentu saja itu bukan pilihan blogger yang berdedikasi, bukan?

Lalu ketemulah saran untuk menggunakan lagu dengan status common creative atau royalty free

Di youtube, teman-teman bisa menemukannya dengan tanda CC dibawah video. Sedangkan diluar youtube, ternyata banyak website penyedia royalty free backsound or music. Googling aja! Kadang, meski statusnya sudah cc atau royalty free, youtube masih memberi pentung. Nah, jika itu terjadi, teman-teman bisa mengajukan dispute alias ngeyel ke pihak youtube.
Di video terbaru saya tentang Melipat dan Memasang Cover Mobil Sendirian dengan Cepat ini, saya menggunakan backsound dari www.bensound.com. Meskipun backsound tersebut royalty free, sebagai blogger yang berdedikasi (iya, iya mbak, butuh banget pengakuan sih whahahaaa....) tetap cantumkan credit di video kita, agar nama bangsa dan negara selalu harum di kancah peryoutuban. Dwaaar!

Walaupun Sary mengaku pengin disayang-sayang pakai suara lembut saya di video terdahulu, tapi asik juga bereksplorasi menggunakan musik.
Oya, apakah teman-teman blogger sudah tahu kalau L'Oreal mengadakan lomba blog tentang produk rambutnya L’OrĂ©al Paris Excellence mengadakan lomba blog sampai tanggal 23 Juni 2015? Yang mengikutkan video bisa dapat tambahan 40 poin lo. Gede kan? Kalau belum tahu, colek saya ya, ntar saya forward email ketentuan lomba dari panitianya.

22 comments:

  1. Hahaha pantesan mataku kelilipan terus, ternyata ada yang nyebut nyebut but :v

    Youtube itu juga menyediakan library music loh. Kita bisa pake utk backsound video bikinan kita trus diunggah di youtube. Coba dengerin video2 youtube ku akhir2 ini, backsoundnya itu semua dr youtube music library. Pilihannya banyak dan bagus2 dan yang pasti free :) sejak ketemu youtube music library, aku jadi kecanduan bikin video tanpa khawatir dengan copyright musik latarnya lagi ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Naaaah kan, dirimu ituuu.... Aku kan jadi harus bikin postingan level berikutnya tentang ini :))

      Delete
    2. Hahaha namanya aja pelupa. Baru inget kalo ada yang ngingetin :p

      Delete
  2. Sebenernya saya ada rencana mau jadi vlogger gitu, upload-upload celotehan kita ke youtube, tapi apa daya koneksi internet kaya siput. Btw baru tahu nih kalo youtube seketat itu untuk masalah hak cipta

    ReplyDelete
  3. Betul bgt mba...Kl diyutub hrus hati2, lbh baik gunakan free sound effect...lebih aman karena jelas2 free dan yg pling pnting dbawah naungan CC0 yg bs disebarluaskan ataupun dimodifikasi...yg pling penting bs utk kepentingan komersial hehehe

    ReplyDelete
  4. Enak juga ya mba bisa nyari lagu di common creative backsound untuk bikin video di youtube. Makasih infonya mba.

    ReplyDelete
  5. aku lebih suka pake gabungan foto loh untuk pembuatan video. karena perasaan jadi lebih hidup ketimbang video biasa yang jatuhnya malah mainstream gitu... *perasaanku

    ReplyDelete
  6. Waah asyiik niih, sy minim sekali pengetahuan ttg ini, lg belajar sama anak ini juga.....hehe//

    ReplyDelete
  7. Wah, ada ya,Mak. Tar coba aaaah. Pwrnah delete video juga soalnya...

    ReplyDelete
  8. Wah ilmu baru lagi neh alhamdulillah

    ReplyDelete
  9. Jadi ini khusus untu video ya sist.
    kayaknya saya belum perlu karena saya nggak pernah masukin musik or video
    bukan nggak pernah sih, tapi jarang

    ReplyDelete
  10. Mbak Lusi makasih banget ya infonya, saya langsung bookmark, saya memang dari kemarin lagi belajar utak-atik video plus suaranya

    ReplyDelete
  11. kurang ngeh jg ini soal yg pihak ketiga, kmrn ikutan #ArisanIlmu nya KEB Surabaya jg dibahas pihak ketiga ini. Hmmm mgkn krn so far saya ngeshare video lgsg dr aplikasi video editor semacam Magisto kali ya, jadi dia oke2 aja hihihi....next nyoba ah upload lgsg ke youtubenya, krn duluuuu sptnya nggak ada nih warning kek gini.
    TFS mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah saya blm nemu postingan lengkap menyangkut pihak ketiga di Arisan Ilmu. Kalau yg dimaksud disini, mungkin yang dimaksud youtube adalah pihak yang telah mengklaim lagu tsb secara legal utk dimonetizing :)

      Delete
  12. Iya betul mak lus. Aku juga pernah seperti itu, bikin video di movie maker trus pilih lagu yg ada di lapie waktu itu, kalo nggak salah judulnya "now and forever". Sdh pas banget sama temanya, eh begitu upload di youtube nggak bisa, terpaksalah ganti lagu dari pilihan yg ada di youtube hikss

    ReplyDelete
  13. HoOh, dikira pembajak. :D
    Asyik juga kalau deteksi otomatis berlaku untuk blog yo, Mbak. :D

    ReplyDelete
  14. aku kebiasaan pakai iMovie nih mbaa...keenakan jadi ngg cari backsound lagi..tapi informasinya oke bangeeet..

    ReplyDelete
  15. Iya betul banget. Aku pernah bikin video di youtube dgn backsound lagu yang asal aja sesuai tema, eh malah dianggap gak legal lagunya :)))
    Thanks for the tips ya mak..

    ReplyDelete
  16. bikin musik sendiri saja pakai loop, software nya ada banyak semisal adobe sound both, audition, dll :)

    ReplyDelete
  17. Hoo, baru tau klo yutup bisa deteksi langsung gitu soal pembajakan. Keren! Aku jg suka bikin video dr Kumpulan foto, tp jarang bgt aplot yutup, pernah yg lomba kerala itu pake backsound lagunya bruno mars, tp gk full, gk kena pentung juga :D

    ReplyDelete
  18. aku baru tahu nih mbak, belum pernah upload viseo pakai lagu. kurang kekinian ya aku :)

    ReplyDelete
  19. Huaaaaa ternyata beneran ya klo pake lagu lain oleh Yutub dianggep pembajak. Sedihnyaaaa :((
    Andai aku pinter main musik, bisa ngisi instrumen sendiri :D

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval. Should you need further information, please email to beyoumails@gmail.com.