DIY Makeover Kursi dan Jok Monochrome

Tuesday, August 30, 2016

DIY makeover kursi dan jok monochrome ini sukses membuat perabotan lain tampak kusam.



Ini dikarenakan ruangan dan perabotan lain sudah lama tidak dicat dan bernuansa coklat krem yang klasik. Sementara hasil makeover ini berwarna putih bersih dan masih kinclong. Itu berarti akan ada makeover lain untuk menyesuaikan. Huft.
Kursi dan jok yang saya makeover ini masih satu set dengan meja makan yang lama dulu. Sekarang kursi meja makannya tinggal satu ini karena yang lain sudah diklaim di kamar-kamar. Sebagai gantinya, saya membeli kursi kayu, tepatnya dingklik tapi tinggi, murah meriah dari Progo. Dingklik tersebut masih polos, hanya dipernis sedikit. Kapan-kapan akan saya cat juga biar kelihatan mahal karena harganya hanya Rp 59.200,-.
Kembali ke kursi makan lawas tadi, warnanya juga coklat seperti yang lainnya. Sebenarnya saya punya banyak kain kanvas yang lebih sesuai, tapi yang garis-garis belum pernah digunakan sama sekali. Ada garis-garis hitam putih dan biru putih. Yang biru putih saya rencanakan untuk bantalan kursi teras yang bulat agar suasana lebih cerah sedikit karena sudah didominasi warna hitam dan abu-abu. Jadi untuk kursi ini pilihan jatuh ke garis-garis hitam putih.

Hasil makeover 2 tahun lalu dari kondisi yang jauh lebih parah. Sekarang sudah tidak sebagus ini lagi, terutama joknya yang sudah kotor. Saya lebih suka mengganti jok daripada mencuci, sekalian ganti suasana.

Di makeover yang sebelumnya, saya selalu menggunakan cat semprot karena nggak mau repot. Tapi ternyata cukup sulit dilakukan di ruangan terbuka karena angin. Malah boros karena catnya kemana-mana tertiup angin. Akhirnya memberanikan diri menggunakan cat biasa dan kuas. Kendalanya hanya, saya tidak tahu cara membersihkan kuasnya jika sudah selesai dan mau menyimpan. Rencananya akan mengecat lainnya lagi karena cara ini sangat irit, sehingga satu kaleng kecil bisa untuk macam-macam. Membersihkan menggunakan tinner akan boros sekali. Seingat saya, dulu bisa kok membersihkan pakai bensin. Tapi bagaimana cara menuang bensinnya dari mobil ya? Hahahaaa ribet! Lalu saya putuskan ya sudahlah, habis pakai kuasnya buang saja. Kalau butuh bisa beli lagi. Harganya murah, cuma Rp 6.500,-.


PERLENGKAPAN

Jadi, yang dibutuhkan untuk makeover jok dan kursi monochrome ini adalah:



1. Kursi. Ya iyalah, masa wajan? Tidak masalah kursi baru atau sudah bulukan seperti punya saya, tapi karena judulnya makeover, usahakan yang jelek. Kursi logam bisa juga lo, karena cat yang digunakan ini tulisannya for wood and metal.

2. Busa. Tebalnya terserah ingin yang empuknya seberapa. Busa ini banyak dijual lembaran di toko-toko busa dan bantal. Harga satu lembar bermacam-macam tergantung ketebalan. Yang saya gunakan sekarang busa lama, agak tipis. Harganya sekitar Rp 32.500,- bisa untuk 2 kursi.


3. Karton. Semakin keras, semakin baik, karena untuk memantapkan posisi busa. Berhubung saya tidak bisa menggergaji, maka tidak memakai triplek, melainkan karton yang bisa dipotong menggunakan cutter besar.

4. Gunting dan cutter besar. Kata teori (entah teori mana tapi orang-orang bilang seperti itu), kalau mau memotong yang lurus, gunakan cutter. Tapi saya kurang pandai menggunakan cutter. Karton double wall saja saya gunting. Heheheee....

5. Penggaris, pulpen dan spidol untuk memandu pengguntingan.

6. Stapler besar. Stapler besar ini mungkin agak sulit jika menggunakan triplek, bisa diganti dengan paku yang kecil-kecil seperi jarum pentul tapi lebih tebal itu.

7. Lem. Yang lebih sesuai sebenarnya lem kuning, tapi kalau tidak ada, lem seadanya saja.

8. Lem tembak dan lilin. Lem biasa saya gunakan untuk permukaan lebar saja, sedangkan untuk mengencangkan pinggiran, saya gunakan lem tembak dan lilin agar kuat.

9. Kain kanvas garis-garis warna hitam dan putih.


10. Cat putih untuk kayu. Merk seadanya saja tapi minta yang bagus karena untuk interior.

11. Tang untuk membuka kaleng dan stik untuk mengaduk cat.

12. Tinner untuk mencairkan dan menghilangkan bekas cat.

13. Alas agar lantai tidak kecipratan.


MENGGANTI COVER JOK
Kalau busa sudah tipis diganti saja, tapi kalau masih bagus cukup diganti covernya. 


Caranya:
  1. Buka cover lama dengan bantuan cutter. Jika cover lama menggunakan strapler untuk mengencangkan, akan cukup mudah membukanya dengan dicungkil dengan pisau besar atau obeng.
  2. Susun kembali busa dan kantor didalam cover baru. 
  3. Strapler bagian belakangnya.
Ini memang jadinya jok copotan sih, tapi biar nggak ribet, belakangnya saya beri double tape hitam yang biasa untuk peralatan elektronik itu, yang lebih kuat dari double tape putih. Kalau ibu-ibu kreatif, malah ditambah dengan pita untuk mengikat dengan kursi. Berhubung saya suka ruangan yang tidak banyak aksesoris, jadi saya rekatkan begitu saja.

MENGECAT KURSI
Jok tadi memasangnya setelah mengecat kursi ya. Karena joknya berwarna hitam putih, tentu tidak pas kalau kursinya tetap coklat. Karena itu saya membeli cat putih, merknya terserah deh seadanya dekat rumah. Kalau ada yang mau endorse, pasti saya rekomendasikan. (Ngarep ya, bu?). Saya tidak tahu berapa kebutuhan catnya, tapi saya meminta kaleng yang sangat kecil, yang dulu pernah saya beli, dengan asumsi kalau capek atau bosen, saya bisa berhenti setelah menghabiskan satu kaleng kecil tersebut dan tak perlu mikir cara menyimpannya, selain karena rumah saya sempit, juga tidak ada gudang. Kalau teorinya sih, menurut petunjuk kakek keren di youtube, kaleng cat ditutup rapat lalu diletakkan dalam posisi terbalik agar cat tidak mengering selama disimpan.




Ternyata di toko bangunan dekat rumah tidak ada kaleng kecil yang saya maksud. Adanya kaleng 1/2 kg dengan harga Rp 30.000,-. Jauh lebih murah sih sebenarnya, karena kaleng kecil yang dulu harganya malah Rp 34.000,- karena dibuat khusus oleh toko cat. Selain itu, saya juga membeli kuas, sedangkan tinner masih punya stok tapi ini tidak untuk menghilangkan kuteks, ya.

Teori yang benar, kursi tersebut harus dibersihkan dulu dan diamplas, tapi saya sangat benci mengamplas, jadi cuma saya bersihkan saja. 

Kalau diamplas dulu, hasil catnya bisa lebih bagus dan mulus, seperti ibu-ibu kalau dandan setelah scrub dan maskeran itulah.

Cara mengaplikasikan catnya:

  • Karena proses  mengeringnya cat ini agak lama, lakukan ditempat terbuka tapi masih ada atapnya, takut kehujanan.
  • Beri alas koran bekas atau lainnya.. Kalau di video youtube bule itu biasanya pakai kain. 
  • Bagaimanapun posisi benda yang mau kita cat, arahnya dari atas ke bawah.
  • Kuas jangan ditekan, sentuhkan separo dari panjang bulu kuas saja dengan gerakan ringan.
  • Kalau melihat alur bulu kuas yang menjejak, jangan panik karena beberapa detik kemudian, alur tersebut akan tertutup oleh cat yang masih bergerak membaur.
  • Jika ada cat yang mengalir bebas lalu agak mengeras, jangan khawatir, tiap saja dengan cat dan kuas, sapukan dengan gerakan berulang sampai membaur.
  • Biarkan mengering. Kalau cat bagus sekitar 2-3 jam. Beda dengan cat semprot yang langsung mengering dalam 5 menit.
Nah, sekarang kursi buluk itu sudah berubah menjadi kekinian. 


You Might Also Like

13 comments

  1. Aq juga punya banyak furniture jadul. Warnanya jelek tapi mau dibuang masih pengkuh (pengkuuuh???) masih kuat maksudnya.
    Aku suka beli cat yg kaleng kecil itu. Biasanya ngecat tralis kamar. Klo bosen ganti warna tralis kethok e wong sugih nhono lo hahaha

    ReplyDelete
  2. Inspiratif banget nih mak, aku malah ngga berani make-over gini. Takutnya ntar hasilnya jelek, trus ngga bisa di undo lagi kan yaaaaaaa :'D

    ReplyDelete
  3. Amankan dari Mak Echa. Ini mah dia banget item putih begini

    ReplyDelete
  4. Jadi, maskeran dan scrub itu sama dengan amplas ya mak hahaha..
    Make over sendiri begini jadinya bisa sesuai selera ya. Aku kayaknya nyerah deh.. Padahal bisa berhemat dan mengisi waktu luang ya mak. Keren DIY nya ^^d

    ReplyDelete
  5. cantik hasilnyaa :D
    keren mbak thankyouuu DIYnya bisa dicoba nih ^^

    ReplyDelete
  6. wow, tiba-tiba kursi itu berubah jadi kece ya..
    btw aku mau makeover juga ah. Kayaknya ada beberapa barang yang harus dibikin jadi kekinian. TFS ya maklus :)

    ReplyDelete
  7. kereeeeeen makkk
    mau nyoba tapi takut catnya nanti belang >,<

    ReplyDelete
  8. ya ampuuuun mbaaa...cakep bangeeeet :). AKu suka putih..jadi pengen peseen #eeeh :)

    ReplyDelete
  9. sumpah, jdnya berkesan mahal ;D... keren mak DIY nyaaa ^o^

    ReplyDelete
  10. keren banget tampilannya mbak..
    jadi bersih dan pengen duduk-duduk gitu... :)

    ReplyDelete
  11. Cakepp, lagi cari strategi untuk jahit sofa. Hahahaha. Bisa gak yaa

    ReplyDelete
  12. Ya ampun kursinya jadi cantik warna monochrome gini.
    Kalo di rumahku yang sudah robek2 sekarang ini sofa, mau kubuang tapi masih nggak tau caranya. Para pemulung pada nggak mau dikasih.

    ReplyDelete
  13. jadi cling lagi deh. Smeu abarang lama ditangan mbak lusy jadi baru lagi

    ReplyDelete

Maaf jika kenyamanan teman2 terganggu, sementara komentar dimoderasi karena makin banyak spam. Kalau sudah reda, akan dilepas lagi. Terima kasih.