DIY Pin Board Dari Kardus Bekas

Wednesday, August 31, 2016

DIY pin board dari kardus bekas ini sebenarnya sudah banyak yang buat.



Tapi setelah saya posting di instagram @beyourselfwoman dan ada yang bertanya, jadi pengin cerita juga di blog ini. 
Jaman kuliah dulu, pin board adalah bagian dari hidup saya. Berhubung sekarang banyak mobile, maka semua yang penting pindah ke block note. Saya memang bukan pengguna note di handphone. Nggak tahu ya, kok merasa ribet sekali mencatat yang penting-penting di handphone. Mungkin karena tidak bisa dicoret, kali ya? Belakangan lha kok males juga buka block note kalau dirumah, cuma kalau pas idle diluar rumah saja bukanya. Jadi, saya melakukan pengadaan pin board.
Dahulu pin board yang saya gunakan dari styrofoam, beli di toko alat tulis. Pasti teman-teman seperti itu juga ya? Nah, dalam rangka mengemas rumah, dimana saya menetapkan untuk menggunakan atau membuang barang yang tidak jelas gunanya, saya terpikir untuk menggunakan kardus bekas saja sebagai bahan.


Saya punya banyak kardus dirumah sebagai persediaan untuk packing produk Ladaka, olshop milik saya. 

Kadang ada kardus yang terpaksa dipotong-potong sebagai pengganjal agar barang tidak mudah pecah. Sisanya tidak bisa dipakai lagi. Ladaka memang menuliskan dalam kwitansi kalau menggunakan kardus bekas untuk packaging, hanya bubble wrap atau wrapping paper yang baru. Selain agar barang tetap murah, juga untuk berpartisipasi mengurangi sampah didunia ini.

Bahan yang diperlukan:

1. Kardus bekas, pilih yang double wall. Double wall itu yang tebal. Kalau dilihat dari samping seperti ada 2 lapisan zigzag. Kalau kardusnya tipis, pin tidak bisa menancap.

2. Kain. Jenis kain bisa apa saja. Saya menggunakan kain spunbond yang biasa dipakai untuk goodie bag ringan. Itupun sisa membuat jok. Meski bentuknya tidak beraturan, yang penting bisa menutup bagian depan. Bagian belakangnya akan menempel tembok, jadi tidak kelihatan. Teman saya, Widyanti, bertanya tentang penggunaan kertas. Jika covernya menggunakan kertas, nanti akan bolong-bolong jika ditancap dengan pin.

3, Pena, penggaris dan gunting untuk membantu pemotongan.

4. Lem kuning, lem tembak dan lilin untuk merekatkan. Di foto itu adanya lem putih, tapi setelah diaplikasikan ternyata memang tidak sekuat lem kuning. Peruntukannya lain. Sedangkan lem tembak untuk menguatkan bagian pinggir.

5. Alat lukis atau tulis untuk menghias.



Cara membuatnya:

1. Gunting kardus agar bentuknya persegi panjang atau kotak, terserah, yang penting mudah ditutup dengan cover. Kalau suka bentuk segi 6 ya nggak apa-apa, rada runyam saja menutupnya nanti.

2. Rekatkan kain dengan permukaan kardus menggunakan lem kuning. Lalu matikan bagian tepi dengan lem tembak. Mengapa tidak pakai stapler saja? Itu juga bisa tapi tampilan jadi tidak rapi, kecuali bisa menyembunyikan bagian logam yang kelihatan.

3. Hiasi dengan tulisan atau gambar. Penginnya sih diberi handlettiring yang sedang kekinian, rupanya tidak punya penanya. Dirumah cuma ada cat acrylic dan kuas kecil yang sudah kaku. Ya sudah seadanya saja. Berhubung saya tidak pandai melukis juga, meskipun anak saya jagoan lukis, ya cuma begitu saja. Kabarnya mak Tanti dari KEB mau ke kota saya untuk memberi workshop lukis dan handlettering. Setelah belajar nanti, saya akan bikin yang lebih bagus lagi. Tunggu tanggal mainnya.

Nah, sekarang sudah punya pin board untuk mengingatkan password saking banyaknya akun media sosial, register macam-macam aplikasi dan forum ini itu. 

Hah? Password kok ditempel di pin board? Ya nggak apa-apa, biar orang rumah mudah klaim kalau saya dipanggil YMK alias Yang Maha Kuasa. Lagipula di rumah tidak ada orang lain selain keluarga inti. Selain itu of course untuk mencatat deadline lomba dan job. Wkwkwkk job apaan buk?

You Might Also Like

13 comments

  1. cakeep mbaa, dengan bahan seadanya bisa banget ya menghasilkan karya yang cantik gini hihi coba dikasih fram lebih cakep lagi sih itu ya mbak :D

    ReplyDelete
  2. Kreatif mak, nyoba ah di rumah
    Makasih mak ide kreatifnya

    ReplyDelete
  3. Suka bangetlah kalau udah bikin DIY begini.

    ReplyDelete
  4. hihiiii... lupa password itu aku bangeet!
    Aku setuju cara memanfaatkan barang bekas jadi berguna. Selain jadi barang bermanfaat, kita juga punya kegiatan yang memaksa untuk kreatif. Kapan-kapan aku bakal bikin kayak gini juga deh :)

    ReplyDelete
  5. Mumpung ada kerdus di rumah, mau jajal bikin. Buat nulis puisi aja dah :)) kaya bisaaaa

    ReplyDelete
  6. Keren, mba. AKu baru kepikiran mau bikin ini, tapi kardusnya diganti make stereofoam sisaan craftnya adek hehe

    ReplyDelete
  7. Meja kerja jadi lebih instagramableee

    ReplyDelete
  8. Cakep bangetttt, mau dicoba ah nanti ^^
    Makasih sharingnya, mbak ^^

    ReplyDelete
  9. Wow keren hasilnya, mb Lus kreatif. Kapan-kapan mau nyoba juga ah.
    Btw soal nyatet password, aku jugaaaa, tapi nyatetnya di buku besar hahaha. Kebiasaan kalo nggak dicatet, suka lupa password :D

    ReplyDelete
  10. Sepertinya harus mengamalkan DIY satu ini, secara sekarang aku sering pelupa huhuhu setidaknya dalam sebulan itu dicatat ya mak apa aja mau post, sama job yang ada #eaaaa :D

    ReplyDelete
  11. untuk siimpan note2 pienting nih ya mbak bisa juga

    ReplyDelete
  12. Wah menariknya, bisa sebagai pengingat list pekerjaan dan impian-impian kita

    ReplyDelete

Maaf jika kenyamanan teman2 terganggu, sementara komentar dimoderasi karena makin banyak spam. Kalau sudah reda, akan dilepas lagi. Terima kasih.