Tuesday, March 14, 2017

DIY Membuat Tempat Lilin Dari Semen Plus Vlog

Membuat tempat lilin ini sudah terpikir lama karena kalau mati lampu pasti kelabakan nyari tatakan atau tutup blek untuk menyalakan lilin.


Tapi berhubung belum sempat, jadi rencana tersebut tidak segera terealisasikan. Pernah ngarep dapat souvenir manten, tapi kok gak ada yang ngasih souvenir seperti itu. Sekarang jamannya photo booth. Kepikir buat beli juga sih tapi tidak ada tempat untuk memajang. Kalau cuma buat di taruh di lantai sembarang aja nggak perlu yang sampai beli. Jalan terakhir, seperti biasanya, adalah search di youtube.

Dari awal mencari tutorial DIY (Do It Yourself) sudah menggunakan keyword cement. Yup, untuk DIY saya selalu menggunakan keyword berbahasa Inggris karena dari Indonesia belum banyak. Itu sebabnya, meski saya tidak pandai membuat video, tapi saya berusaha memperbanyak video DIY agar teman-teman bisa menggunakan keyword berbahasa Indonesia di youtube.



Saya punya satu pack semen putih atau nut. Saya sedang mencari cara untuk menghabiskannya karena sudah mulai bergumpal karena kelamaan disimpan dalam ruang terbuka. Ternyata sudah banyak video youtube tentang membuat tempat lilin dari semen dan tentu saja semua berbahasa Inggris. Semen yang digunakan dalam video tersebut adalah semen untuk bangunan sehingga jadinya bagus dan kuat. Penggunaan nut ini berarti semacam percobaan, apakah bisa berhasil seperti ketika menggunakan semen biasa.

Baca: Menambal Nut Keramik Kamar Mandi

Beda nut dengan semen bangunan itu adalah tingkat kekuatannya. Semen bangunan lebih kuat. Karenanya jika dalam tutorial semen basah harus didiamkan selama sehari, maka untuk nut saya tambah jadi 2 hari. Kalau hasil akhirnya sih saya percaya akan lebih bagus semen putih karena warna putihnya itu. Buat yang kreatif, bisa dilukis, kan?

Jadi peralatan dan bahan yang dibutuhkan adalah:
1. Semen biasa atau semen putih
2. Air secukupnya untuk mencairkan semen
3. Wadah untuk mengaduk semen
4. Cetakan plastik yang tipis saja karena akan digunting di akhir proses
5. Botol kecil untuk mencetak lubang lilin
6. Minyak sayur untuk melumasi botol kecil diatas
7. Batu untuk pemberat botol kecilnya
8. Gunting



Caranya:
1. Aduk semen dan air sampai bisa dituangkan ke cetakan. Jangan terlalu cair.
2. Masukkan adukan semen ke cetakan.
3. Letakkan botol ditengah cetakan. Tekan sedikit.
4. Biarkan selama 1-2 hari sampai mengeras.
5. Guntik cetakan perlahan.
6. Angkat botol perlahan.
7. Selesai.

Saya melakukan percobaan dengan 3 cetakan tapi yang 2 ambrol karena tidak sabar saat menggunting. Setelah itu teman-teman bisa melukisnya kalau selo. Mulai sekarang tidak ada lagi tatakan cangkir yang dikorbankan untuk tempat lilin.

Untuk lebih jelasnya, teman-teman bisa melihat video youtube dibawah ini. Jangan lupa SUBSCRIBE ya. Kalau teman-teman juga punya akun youtube, saya akan subscribe balik. Terima kasih.

16 comments:

  1. Mbak Lus..dirimu kreatif, rajin memanfaatkan sesuatu yang "nganggur" di rumah..

    Hi..hi, jd inget juga..klo mesti pke lilin, hampir selalu diriku mencari kaleng roti. Buat alas...☺

    ReplyDelete
  2. ga dibatik mba luarnya? hihi...yang penting fungsional ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya itu bagus dibatik. Tapi tanganku koyo pacul kalau disuruh bikin kreasi yg cantik2 hihhiiii

      Delete
  3. Aaah...emak kreatif yang satu iniiih..
    Terimakasih sudah berbagi...

    ReplyDelete
  4. Iyaa, aku jg sibuk nyari gelas ato mangkok kalo udh mati lampu :p. Ga kepikir utk bikin sendiri. Tp ternyata gampang ya mba.. Coba ah ntr :D. Tinggal perlu beli semen putih doang ini

    ReplyDelete
  5. Di rumah juga ada semen nganggur, sudah mulai menggumpal. Masi bingung mau dibuat apa... Makasi mbak idenya...

    ReplyDelete
  6. Semen nganggur malah d buat nembel bak mandi...wkwkwk...
    Kreatif km mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lo sama buat nambal lantai kamar mandi hahaaa

      Delete
  7. Ooh begitu caranya yaaak, aku sudah lihat di videonya dan sudah subscribe Mbak. Jadi semen aja ya, aku pikir pakai wadahnya..ternyuata digunting to,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih sudah subscribe. Maaf lama baru subcribe balik, baru ngeh huhuhuuhu

      Delete
  8. Mba Lus kreatif banget deh. Kapan aku bisa kreatif kayak gini :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lah dirimu juga kreatif banget mbak, cuma bidangnya saja yg beda. Aku aja praktekin resep2 masakanmu :))

      Delete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval.