DIY Mengecilkan Taplak Lama Dengan Menyelamatkan Bagian Yang Bagus

Tuesday, June 26, 2018

Hallo, lama blog beyourselfwoman nggak update, ya. Postingan pertama setelah Lebaran adalah tentang DIY mengecilkan taplak lama yang tengahnya sudah kotor agar bagian yang bagus atau bersih bisa dipakai.


diy taplak lama jadi bagus


Libur itu harus dinikmati bersama keluarga, jangan ngeblog melulu dan kebetulan libur Lebarannya lama banget. Sebenarnya mengecilkan taplak lama ini sudah dilakukan sebelum Lebaran karena untuk meletakkan kue-kue. Saya memang tidak memajang kue di meja karena jarang ada tamu. Tamu-tamu Lebaran berdatangan di rumah orangtua kami. Jadi, saya malah sibuk jaga toples disana. Heheheee.... 

Kalau untuk meletakkan toples atau kue sih aman saja tanpa taplak Tapi berhubung disebelahkan ada rice cooker, sekalian saja untuk mengganti tatakannya supaya kayu lemarinya awet dari paparan panas atau percikan nasi. Jangan terdistraksi dengan rice cooker mungil di foto di bawah ini, ya. Anggota kami sedikit sehingga tidak perlu rice cooker besar. Di hari lain malah tidak menyala karena kami sedang mengurangi nasi.

diy menghias meja kue lebaran
Nah ini dia ketika masih polos.
Jadi, saya punya taplak besar motif batik yang biasanya saya pasang hanya kalau ada tamu. Meski begitu, tetap saja banyak noda bekas makanan dan minuman yang susah hilang. Kalau mau aman, bisa diletakkan kaca diatas taplak. Tapi saya ini orangnya clumsy banget, suka nyenggol barang-barang, takut pecah. Bisa sih direndam dengan pemutih tapi saya tidak suka menggunakan pemutih ketika mencuci. Selain pemutih itu menyengat, juga tidak baik untuk kulit yang nyuci, yaitu saya. Cara lain banyak, tapi saya tidak telaten. Mau digunting jadi lap kok ya sayang karena pinggirnya masih bagus, kainnya tebal dan belinya dulu juga nggak murah, diatas Rp 250.000,- di toko Progo Jogja.



diy makeover taplak batik lama

Rencananya, bagian taplak lama yang saya silang merah itu mau saya gunting untuk dijadikan lap. Pinggirnya disatukan kembali menjadi taplak yang lebih kecil.


Sebenarnya jahit tangan pun bisa karena cuma jahit lurus saja. Tapi berhubung besar, maka jahit mesin lebih disarankan supaya cepat selesai. Taplak ini terdiri dari 2 lembar kain batik yang disambung di bagian tengahnya. Kalau lihat foto diatas, sepertinya cuma selembar taplak tanpa jahitan tengah ya? Ini karena sambungannya presisi sehingga motif parangnya bisa menyambung. Saya tidak berjanji bisa menyambung seperti itu karena prioritas saya adalah menyelamatkan lis putih yang mengelilingi pinggir taplak.


diy taplak batik

Pertama-tama, lipat taplak menjadi 2 bagian. Karena tengah taplak ini berupa sambungan, jadi saya paskan jahitannya saja.

makeover taplak lama

Lipat lagi taplak tersebut. Jadi total ada 4 bagian lipatan. 2/4 bagian tengah lipatan ini adalah area kotornya, maka saya gunting di garis warna merah putus-putus itu, lalu saya buang bagian tersebut atau dijadikan lap.

reuse taplak lama


Sekarang bagian tengah yang kotor sudah hilang. Selanjutnya, ukur dari pinggir ke tengah yang merupakan 1/2 dari lebar lemari. Tandai dengan kapur atau spidol jahit karena bagian itu akan kita satukan dengan jahitan. Saya lebih suka menggunakan spidol jahit daripada kapur jahit. Entahlah, saya tidak pandai menggunakan kapur jahit. Kalau menggunakan kapur jahit, saya gores-gores tetap tidak tapak di kain. Cara pakai spidol jahit mudah banget seperti spidol biasa. Harganya kisaran Rp 7.500 di toko jahit Sembilan Enam, Jl Diponegoro, Jogja.


menjahit taplak lama

Tumpuk 2 lembar kain itu dengan bagian yang bagus berada di dalam lalu jahit di bagian yang sudah ditandai.

permak taplak lama

Setelah dijahit, hamparkan tumpukan kain seperti foto diatas. Buka bagian tengah seperti foto. Sekarang bagian kain yang bagus di tengah menghadap keatas, sedangkan dibawahnya adalah bagian kain yang buruk.

tutorial mengecilkan taplak


Lipat bagian tengah seperti foto sehingga pinggiran yang tidak rata bisa disembunyikan. Terakhir, jahit 2 pinggiran bagian yang dilipat itu, serta jahit pula kanan dan kiri jahitan tengah sebagai tindasan agar bagian yang dilipat tersebut tidak menggembung.


recycle taplak lama

Taraaa.... beginilah setelah taplak dibalik. Ada yang parangnya menyambung, ada pula yang tidak. Sekarang saya punya taplak baru.


Saya yakin, teman-teman bisa menjahit lebih baik. Ini hanya sekedar memberikan ide untuk berhemat. Jangan lupa tag di IG @beyourselfwoman kalau dapat ide lain atau mencoba ide yang sama. Yuk saling menyemangati!

Selamat move on dari liburan. :) 

You Might Also Like

2 comments

  1. Jadi inget nih, taplak meja makan di rumah sudah harus diganti dengan yang baru. Belum bisa jahit seperti mbak Lusi, cari yg jadian aja deh yg murmer :D

    ReplyDelete

Maaf jika kenyamanan teman2 terganggu, sementara komentar dimoderasi karena makin banyak spam. Kalau sudah reda, akan dilepas lagi. Terima kasih.