Monday, January 14, 2019

Mencintai Kain Bersama Jaric, Jogja Fabric Club

Sabtu lalu tanggal 12 Januari 2019, saya dan beberapa teman blogger diundang ke acara Ulang Tahun ke 4 Jaric (Jogja Fabric Club), sebuah komunitas pecinta kain untuk craft handmade, di Pondok Cabe Bristo, Jl C Simanjuntak, Yogyakarta.

jaric4th


Teman-teman mungkin mengira bahwa saya sudah lama memiliki kebisaan menjahit. Yah, level menjahit saya memang masih pada taraf bisa, belum terampil. Sebenarnya saya belum terlalu lama bisa menjahit. Waktu itu saya sedang kecewa sekali dengan supplier yang mengerjakan pesanan craft sehingga saya memutuskan tidak lagi meneruskan usaha jualan craft. Lagipula model yang saya jual itu sudah outdated di pasaran dan pengrajin yang saya ajak kerjasama kurang menyambut usulan-usulan design baru saya. Yah bagaimana mau jualan produk yang sudah seperti kacang goreng di market tanpa ada keistimewaan?

Di masa vakum itu, saya kok geregetan pengin membuat sendiri craft yang walaupun mungkin perlu waktu lama untuk dilempar ke pasaran tapi setidaknya saya bisa menikmatinya, tidak bergantung pada orang lain. Yang terbersit tetap storage seperti dagangan saya dulu tapi dengan bahan yang lebih mudah saya kerjakan, tidak perlu menggergaji atau mengecat menggunakan kompresor.

Menjahit craft adalah pilihan yang langsung terlintas. Tapi saya kan tidak bisa menjahit sedikitpun? Pernah membeli mesin jahit mini tapi baru sekali pakai terus masuk kotak lagi karena saya tidak bersemangat melihat hasilnya. Lalu saya mulai rajin mencari komunitas menjahit di Jogja dengan harapan bisa belajar dari nol. Pernah ketemu stan komunitas craft di Floh Market tapi kok ya di kartu nama tersebut tidak ada kontak yang bisa dihubungi. Hihihiii

komunitas craft jogja
Atas: goodie bag. Bawah: karya peserta yang dilombakan. Tebak mana yang menang?

Iseng saya search nama di kartu tersebut di facebook. Ketemulah Jogja Fabric Club yang disingkat dengan Jaric. Rupanya nama dalam kartu tersebut, mbak Mei Wulandari, adalah founder Jaric. Sebelum masuk ke closed group, saya pantau dulu fanpage nya. Sepertinya kok ramah-ramah. Karena ada loh group yang kesan pertamanya sudah judes-judes hahahaaa. Serius! Saya kan orangnya gampang jiper.

Sayapun memberanikan diri mendaftar. Kebetulan banget waktu saya masuk Jaric ada program membeli mesin jahit secara rombongan. Saya langsung ikut dan membeli mesin jahit beneran pertama saya, yaitu Janome L395F. Pertimbangannya karena yang paling murah saja dalam daftar tersebut sehingga nggak merasa bersalah jika tidak segera pandai mengoperasikannya. Heheheee. Sekarang sih menyesal nggak beli yang high speed sekalian karena ternyata kalau rajin belajar dan berlatih cepat bisa dan pengin bikin macam-macam.

Baca juga: Unboxing Mesin Jahit Listrik Janome L395F

Meski begitu, tetap saja mesin jahit itu sempat menganggur berbulan-bulan lebih dulu karena saya tidak bisa membagi waktu antara belajar menjahit dan ngeblog. Sampai kemudian saya sakit lama akibat ketegangan otot di bahu dan leher sehingga harus berkali-kali fisioterapi ditambah akupuntur. Akhirnya saya putuskan untuk mengurangi waktu ngeblog dan mengalihkannya ke belajar menjahit. Lagipula saya sudah mulai malu hore-hore di event yang pesertanya sepantaran usia anak saya. Jadi beberapa event yang tidak sesuai, saya skip saja.

Saya mulai rajin mengikuti facebook group Jaric dan mengikuti beberapa workshop-nya. Workshop tersebut berguna sekali karena banyak tips-tips kecil tapi sangat bermanfaat yang tidak ada di youtube, pinterest maupun blog.

Baca juga: 5 Jam Menjahit Tas Ransel di Hartono Mall Jogja

Sayang tidak semua workshop bisa saya ikuti karena kebanyakan diadakan di weekend, sedangkan di weekend saya sering menghabiskan waktu bersama keluarga. Untung weekend pas ulang tahun Jaric itu semua anggota keluarga sudah punya kegiatan masing-masing. Dari berbagai workshop itulah semangat saya tumbuh baik sebagai blogger maupun crafter. Keberanian saya untuk mencoba berbagai craft terus-menerus berkembang. Saya berproses sebagai crafter dan secara tak terduga malah membuat saya punya banyak bahan untuk dijadikan konten ngeblog.

Ngeblog dan ngecraft bisa berjalan beriringan, saling mendukung dengan asik. Hasilnya, blog dengan niche DIY (Do It Yourself & craft).

jogja fabric club
Atas: tiup lilin oleh semua admin Jaric. Tengah dan bawah: sebagian peserta (anggota Jaric)

Di ulang tahun ke 4 Jaric ini saya tidak datang sebagai member, melainkan sebagai blogger bersama teman-teman blogger lainnya, yaitu Phie, Agustina, Yustrini dan Ipeh. Sebagai undangan, teman-teman blogger langsung terkesan dengan keramahan panitia dan banyaknya peserta. Komunitas blogger di Jogja cukup banyak tapi agak sulit mengumpulkan member secara offline sebanyak ini.


Jaric mengusung semboyan Guyub, Rukun lan Migunani.


Artinya Jaric mengutamakan kebersamaan, kerukunan dan manfaat. Meski banyak anggota yang sudah punya brand sendiri-sendiri, tapi tetap saling bantu karena masing-masing sudah punya ciri khas. Jaric juga sering mengikuti pameran-pameran di seputar Jogja yang produknya diisi oleh anggota.

Sebagai komunitas crafting, acara ulang tahun begini pasti bertebaran karya-karya anggota, baik karya wajib untuk goodie bag, karya untuk dilombakan maupun karya untuk dijadikan doorprize. 

Untuk lomba pouch, jurinya dari blogger. Berhubung saya juga anggota Jaric, maka biar adil Phie yang ditunjuk sebagai juri. Pemenang yang dipilih Phie sangat unik. Juara pertama membuat pouch yang elegan perpaduan kanvas dan kulit sintetis. Juara kedua membuat pouch yang sepertinya kecil tapi ternyata didalamnya terdapat banyak saku. Juara ketiga dipilih karena pengerjaannya sangat rapi.

komunitas menjahit jogja
Kiri atas: pemenang dress code terbaik yang luar biasa karena matching dari atas sampai bawah menggunakan kain tenun tradisional termasuk tas dan sepatu. Kanan atas: lomba memasukkan rit ke kepala rit. Kiri bawah: lomba memasukkan manik-manik ke kawat. Kanan bawah: lomba mengikat kain.

Acara tersebut juga diisi berbagai games, antara lain memasukkan rit ke kepala rit, memasukkan manik-manik, mengikat kain shibori dan sebagainya. Anak-anak yang datang tidak ketinggalan ikut meramaikan suasana. Kami juga memilih admin teramah, tereksis dan terjaim. Sebenarnya nggak ada yang jaim sih, mungkin karena belum kenal dekat saja. Selain mbak Mei, di Jaric saya paling banyak berinteraksi dengan mbak eh dik Mimi yang membimbing saya di awal masuk Jaric dan mbak Erma karena bolak balik kerumahnya sebagai pos Jaric. Pengurus Jaric lainnya adalah mbak Metta, Riaya, Diah, Desti, Sri Muslimah dan Retno. Pemandu acara dibawakan oleh mbak Aida tanpa lelah. 

Bertahan hingga 4 tahun tidaklah mudah bagi sebuah komunitas non-profit. Apalagi rumah para admin berpencar jauh. Contohnya mbak Mei yang tinggal di Jogja lantai 2 alias jauh di Wonosari. Butuh perjuangan tiap workshop membawa anak-anak yang masih kecil. Bahkan kemarin naik kendaraan umum. Tapi para admin bahu membahu untuk mewujudkan berbagai workshop. Diantara komunitas yang saya ikuti, Jaric lah yang paling rajin mengadakan workshop.

Jadi, selamat ulang tahun Jaric! Semoga tetap seru! Di group facebook Jaric itu isinya pamer karya, bagus-bagus berderet-deret sesuai tema dari admin. Semua antusias. Saya belum pernah ikut karena belum percaya diri. Hahahaaa.... Tapi saya selalu menyimak karena dari sanalah saya belajar dan mengumpulkan semangat. Pertanyaan sesederhana apapun dan berulang-ulang, terutama dari anggota baru, tak pernah dianggap basi. Semoga di tahun 2019 ini Jaric makin bergema untuk memberikan manfaat pada lebih banyak orang. Yang terpenting tetaplah guyub dan rukun. Aamiin.

26 comments:

  1. Dresscode warnanya ungunya cakep ya, nggak terlalu ngejreng.
    Aku belum dapat nih niche yang pas buat blogku :(

    ReplyDelete
  2. Wah ada wadahnya juga bagi pecinta craft. Jaric itu ada di tiap kota atau khusus Jogja aja ya mba. Aku tertarik untuk belajar menjahit udah lama. Ibuku aja penjahit tapi nggak mau ngajari aku. Karena katanya, udah sini Ibu aja yang jahit. Tapi kalo jahit yang lurus sih bisa, seperti sarung bantal, atau tutup kulkas, daster, hihii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngajari itu bakat mbak. Nggak semua bisa ngajari walaupun pinter. :))

      Delete
  3. Salut buat Jaric...bener lho enggak banyak komunitas non-profit yang bisa bertahan hingga 4 tahun dan konsisten dengan kegiatannya. Semoga makin sukses!
    Jadi penasaran gabung grupnya juga...Saya juga tipe jiper kalau ada grup buka awal lamannya saja sudah judes auranya..hahaha. Padahal biasa kalau masih newbie kan banyak bertanya ya...

    ReplyDelete
  4. Halo mbak Lusi,
    Senang banget ya kalo blogger bisa bersinergi dengan komunitas lainnya.

    Terus berkarya mbak Lusi, baik dalam komunitas blognya maupun craftnya.
    Semoga ilmunya bermanfaat.

    ReplyDelete
  5. Aku memendam keinginan juga beli mesin jahit. Nunggu yang bungsu melewati fase balita mungkin pengen kaya mbak lusi, doain yak..well noted beli yg high speed hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ada balita kudu rapi terus mbak, banyak benda tajam.

      Delete
  6. Mba...
    Samapi di sini aku juga ikutan senyum:

    "... Pernah ketemu stan komunitas craft di Floh Market tapi kok ya di kartu nama tersebut tidak ada kontak yang bisa dihubungi. Hihihiii"

    ... dan langsung membayangkan ekspresi mba, hahaha

    Berbahagialah mba, punya hobi unik seperti ini.
    Apalagi membernya saling bersinergi.
    Subhanallah...


    ReplyDelete
  7. Jaric ini salah satu sisterhod CFC yang paling aktif ya. Adaaa aja kegiatannya. Seru banget, kapan2 boleh dong ikutan acaranya. Aku juga baru belajar jahit, tapi masih ala2 gt deh. pokoknya baru bs jahit lurus aja. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh iya, aku lupa dirimu juga member. Kita pernah ngobrolin di acara SHB. Lain kali aku colek ya, siapa tau waktunya pas.

      Delete
  8. aku selalu suka kalau lagi ada event komunitas dan banyak member nya yang hadir
    pakai dresscode
    kegiatan seseruan
    ahh memang kayak keluarga udah :)
    kainnya semua cantik2 banget sihhh pengen juga deh sesekali nge DIY

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya aku juga suka banget, ibu2 banget cantik2.

      Delete
  9. Mbaa, aku salut sam aorang yang punya cita rasa seni tinggi dan bisa menjait ataupun buat craft begitu. Aku sungguh lemah. Hhehe. Asik nih kalau ada komunitas ini pasti jadi semangat lagi mba :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gpp mbak, pasti punya kelebihan di bidang lain.

      Delete
  10. Selu mupeng liat temen2 yang jago craft. Dari duluuu udah pengen belajar jahit. Sampai beli alat2nya, belum kelakon huhuhu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk dilakoni heheee. Aku fansnya mak irit loh :))

      Delete
  11. Waaahh seru banget ya makLus acaranya. Sarat ilmu dan manfaat. Pengin ikut di next eventnya Jaric ya mak.

    ReplyDelete
  12. Asyik ya Mak Lus kalau ada komunitasnya begini. Bisa saling support anggota.

    Selamat ultah Jaric, semoga tetap jaya.

    ReplyDelete
  13. Pokoke selamat dan sukses selalu untuk Jaric.. buat Mbak Lusi juga

    *dipuji biar tambah semangan bikin video DIY ahahaha

    ReplyDelete
  14. Wah mb.. Kemarin sempat galau, ingin ikut event ini tapi kok waktumya barengan sama acara di sekolah bocah. Salut sama teman2 yang pinter bebikinan gini.. 😍

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval. Should you need further information, please email to beyoumails@gmail.com.