Hayo ngaku, siapa nih yang tiap ganti suasana ganti kategori blog? Berarti kita satu gank. Heheheee.... Kenapa sih ganti-ganti kategori? Alasan saya sih ini:

  1. Sedang intens berkegiatan di bidang atau lingkungan lain.
  2. Ganti suasana sekitar, misal pindah kontrakan.
  3. Terbawa arus / trend
  4. Ganti template 
  5. Terpengaruh blog lain

Ya begitulah, blog orang lain selalu tampak lebih bagus sehingga ketika blogwalking sering hasilnya adalah pengin ngutak atik blog sendiri, termasuk bagaimana menyusun kategori. Tren juga sering mempengaruhi. Ketika banyak yang posting traveling, saya kumpulkan foto dan info perjalanan saya. Postingan tersebut tadinya jadi satu dengan kategori "activity", ketika tambah banyak bikin lagi kateogri "traveling". Karena akhirnya mendominasi blog ini sedangkan saya cuma penyuka "dolan", bukan seorang traveling junkies, maka saya cabut semua artikel dan saya buat slowtravelid.blogspot.com. 
Sekarang ketika trennya adalah beauty dan food blogger, kadang pengin ikut juga. Hanya saja saya nggak pede selfie heheheee.... Biarlah itu jadi bidangnya cewe-cewe yang cakep-cakep. Sedangkan food blogger yang banyak mengandalkan foto-foto keren juga tidak bisa saya ikuti. Lha nggak punya kamera dan gadget yang memadai. Punyanya BB jadul yang sudah boncel-boncel. Heheee....

Pengaruh Ganti Kategori Pada Blog


Soal SEO saya nggak tau pengaruhnya, ya. Saya googling tapi nggak nemu banyak penjelasan yang detil. Blog maxmaroe.com menyebutkan pengaruh ganti kategori di urutan terbawah, yaitu sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi ranking website di google. Jadi, konten halaman yang berhubungan dengan kategorinya akan meningkatkan relevansinya dengan konten lain dalam blog tersebut. Sebelum mumet, saya sudahi saja soal ranking, ya.
Yang akan lebih mudah tertangkap adalah personal branding kita sebagai blogger. Kemarin kategori diubah menjurus ke masak-masak, sekarang diubah ke arah cerpen mulai dari tips, pelatihan sampai karya-karyanya. Kemarin cenderung ke beauty blogger, sekarang cenderung ke blogger traveler. Bagi pengunjung yang sudah sering datang ke blog kita mungkin bisa memaklumi bahwa sebagai personal blog tentu akan terus bertransformasi seiring dengan perubahan yang terjadi dalam hidup pemiliknya. Tapi bagi pencari artikel tertentu mungkin tak akan kembali lagi jika tidak menemukan artikel yang sebenarnya terkumpul bersama artikel-artikel lain sedangkan dia tidak mau buang-buang waktu menjelajah blog kita dan hanya melihat artikel yang dominan saja.

Jadi bagaimana? Ya nggak apa-apa ganti-ganti kategori blog. Blog adalah rumah kita, terserah mau ngapain. Sama seperti di dunia offline, apakah mau kerja kantoran atau bikin warung di teras rumah, itu sah-sah saja. Mau sekarang jualan sepatu besok jualan sprei nggak ada yang melarang. Tujuan orang ngeblog macam-macam, kan? Ada yang benar-benar untuk menambah penghasilan. Ada yang untuk menaikkan citra diri. Ada yang untuk dokumentasi. Ada yang untuk refreshing. Apapun tujuan teman-teman ngeblog, jangan lupa meninggalkan komen supaya saya bisa blogwalking. :D