Saturday, April 25, 2015

Membuat Perfect Telur 1/2 Matang

Cara membuat telur 1/2 matang itu bermacam-macam, sepertinya hampir semua chef kondang sudah menunjukkan caranya. 

membuat perfect telur 1/2 matang
Sarapan pagi ini.
Salah satu ini adalah cara yang selalu saya pakai di pagi hari ketika masih kriyip-kriyip ngantuk, nggak bisa lihat temperatur dan ngatur timer. 

Telur 1/2 matang adalah salah satu menu favorit keluarga. Nggak bisa dijelasin rasanya, karena yang nggak doyan pasti nyengir membayangkannya. Jika sedang menginap di hotel, kami pasti ikut ngantri di egg corner untuk memesan telur 1/2 matang.

Telur 1/2 matang itu ada beberapa wujud.

  • Telur 1/2 matang ala rumah makan Jawa biasanya sudah nyaris matang, hanya bagian kuningnya belum terlalu padat.
  • Telur 1/2 matang ala hotel biasanya bagian putihnya sudah agak menggumpal tapi kuningnya masih bisa meleleh.
  • Telur 1/2 matang ala chinese restaurant belum menggumpal sama sekali, hanya lebih kental saja.
Nah, yang paling kami sukai adalah yang ala chinese restaurant heheee.... ditambah taburan merica dan garam.
membuat perfect telur 1/2 matang
Ala Kopitiam Kola-kola Pekanbaru

Karena kami suka yang kental saja, maka pemilihan telur menjadi sangat penting. 

Telur terbaik adalah fresh dari ayam kampung. Telur ayam petelur boleh saja, tapi kami menghindari karena ayam petelur dari pabrik ada yang diberi macam-macam obat. Telur yang seperti itu biasanya saya gunakan untuk menu yang harus benar-benar matang seperti dadar atau untuk membuat kue. Saya punya langganan simbah-simbah dekat rumah yang mengantar satu kantong kecil telur ayam kampung tiap 3 hari.
Telur yang baik tidak disimpan di kulkas, tapi cukup dibiarkan di udara terbuka saja, tidak lebih dari 7 hari. Jika tidak bisa langsung habis, bisa saja disimpan di kulkas tapi langsung dimasak ya setelah dikeluarkan, jangan didiamkan lagi. Jika butuh suhu ruang untuk membuat kue, dipercepat saja penormalannya dengan direndam air biasa dan diganti airnya beberapa kali. Jika perlakuan telur ini tidak hati-hati, bisa bahaya bakteri salmonella.
Cuss sekarang cara membuat telur 1/2 matang yang perfect ala saya:
  1. Rebus air di panci dengan ketinggian kira-kira bisa merendam seluruh permukaan telur.
  2. Cuci telur bersih-bersih pakai sabun cuci piring yang aman untuk bahan makanan.
  3. Setelah air mendidih, kecilkan api, masukkan telur perlahan karena cangkang telur kampung itu tipis.
  4. Aduk dengan 60 hitungan, setara dengan 60 detik atau 1 menit. Kenapa menghitung? Karena mata saya masih samar-samar lihat jam, masih ngantuk karena masak untuk sarapannya jam 4.30.
  5. Setelah itu langsung angkat telurnya dan siap dikonsumsi.
  6. Untuk hasil yang lebih kental ala hotel, besarkan saja apinya, aduk dengan 60 hitungan.
  7. Untuk hasil yang lebih padat ala rumah makan Jawa, pakai api besar, tidak usah diaduk, tetap dengan 60 hitungan.
Mudah, kan? Nggak suka telur 1/2 matang? Ya dimatengin aja, rebus agak lamaan heheee....

16 comments:

  1. Saya jarang masak telur 1/2 matang jadi kalau pas mau makan ya harus percobaan beberapa kali biar pas. Kalau saya sukanya yang putih sudah agak kental, yang khas rumahan gitulah.

    ReplyDelete
  2. Sama dengan cara saya ternyata, Mak.. ^_^

    ReplyDelete
  3. Aku lebih suka telur ceplok 1/2 matang (sunny egg) daripada direbus. Kalo kata chef ramsay, sunny egg yg bener itu putihnya udah matang dan lembut, tapi tengahnya masih meleleh. Kalo aku sukanya putihnya justru udah crispy, tapi tengahnya masih meleleh. Dulu gak bisa bikinnya, eh, gak sengaja nonton kylie wong di afc ngasih tau cara bikinnya :))) berarti perfectnya telur 1/2 matang tuh beda2 ya, tergantung selera :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nsh berarti yg ala Grand Zuri itu kan ceplok

      Delete
    2. Iyo, tapi aku suka putihnya tuh krispy gitu. Udah kecoklatan, nyaris gosong wkwkwk *dikeplakcheframsay*

      Delete
  4. hmmmmm enak mbak telur setengah matang, aku sih masaknya asal biasnaya. Makasih tipsnya ya

    ReplyDelete
  5. belum pernah nyobain cara yang direbus ini. seringnya diceplok. tapi bentuknya gak pernah bisa bagus kaya di tv tv :))

    ReplyDelete
  6. waktu kecil mak, saya suka dibikinin telur ayam kampung 1/2 matang sama orangtua :)

    ReplyDelete
  7. Aku sekarang lagi enek makan telur :p hihi, cuma mau telur asin, tapi sayangnya gak enak di lambungku, bikin kumat asam lambung :(

    ReplyDelete
  8. Kalo biasanya buat telor setengah matang itu pake mentega dikit, abis itu kalo udah keliatan tekstur bawahnya sudah mengeras baru ditambahin air deh. Jadi digoreng bentar baru direbus gitu ceritanya. Aku jamin kalo bener caranya entar tuh telornya bakal cantik jadinya, berasa telor2 restoran mahal gitu:D

    ReplyDelete
  9. yummiii...mau lunch telur setengah matang ahh..*gampang terpikat hihihi

    ReplyDelete
  10. uwaaa,ada hitungannya juga ya hehehe....kalau saya nggak berani makan telur setengah matang,gimmana gitu hehehe,tapi kalau telur rebus yang samar2 mau mateng suka :D

    ReplyDelete
  11. Aku sukanya telur yang mateng aja, anak-anak dan suami juga sama. Agak2 gimana gitu kalo makan telur yang setengah matang hahaha

    ReplyDelete
  12. eh ya ampun baru nyadar, komenku kok kembaran dengan komen mak HM Zwan ya hihihi :D

    ReplyDelete
  13. Mungkin kategorinya harusnya begini mbak...
    Telur 3/4 matang ala rumah makan jawa
    Telur 1/2 matang ala hotel
    Dan telur 1/4 matang ala chinese resto

    Hihihi....

    ReplyDelete
  14. dulu pas kecil aku dipaksa makan telur gini, setengah matang ;p.. namanya dipaksa ya, jd ga suka ujung2nya... sampe besar, malah jd geli kalo liat telur stengah matang.. boro2 mau makanin, ngeliat aja udh ngeringis ;p.. tapi suamiku sukaa byanggetttt mba.. pernah wkt itu mesen bubur cirebon, aku ga tau kao di dsarnya diksh telur stngh matang gitu.. pas buburnya di aduk, eeuwww, lgs ga napsu, dan si suami jd makan bubur 2 porsi :D

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval. Should you need further information, please email to beyoumails@gmail.com.