Wednesday, November 20, 2019

Tips Makeover Meja Mesin Jahit Besi Dengan Cat Water-Based

Dapat meja ketika beli mesin jahit itu nyenengin karena tidak perlu mencari lagi yang ukurannya pas. Tapi jika warnanya tidak sesuai dengan ruangan, akan membuat meja itu tidak enak dipandang. Karena itu, lebih baik di-makeover dengan cat saja.

makeover mesin jahit

Meja mesin jahit milik saya datang bersamaan dengan mesin jahitnya. Pertama datang sih senang luar biasa karena sudah bertahun-tahun pengin beli tapi tak segera dilaksanakan, padahal uangnya ada. Bahkan sempat uang sengaja disisihkan tersebut habis entah untuk apa. Seperti untuk jalan-jalan kuliner kegemaran kami sekeluarga. Ketika tahu dapat gratis meja, senangnya jadi double.

Bagian datar meja tersebut berwarna putih seperti warna mesin jahitnya. Tapi kaki-kakinya besi dengan warna silver seperti besi pada umumnya. Tadinya tidak terlalu saya perhatikan karena kaki besi seperti itu malah bagus, kuat menyangka mesin jahit yang juga terbuat dari besi.

Daur Ulang Gelas Huruf Timbul Jadi- Vas Bunga

Sejalan dengan makin seringnya saya membuat foto atau video tutorial di ruangan itu, saya merasa tampilan meja tersebut menganggu. Kesannya seperti konveksi atau pabrik. Padahal yang ingin saya tampilkan adalah suasana rumah karena audience utama saya adalah ibu rumah tangga. Jadi saya putuskan untuk mengubah warna kaki-kakinya menjadi putih.

GUNAKAN CAT YANG ADA


Sebenarnya untuk hasil terbaik dalam mengecat besi adalah menggunakan cat minyak dan cat semprot. Kebetulan cat minyak yang saya punya berwarna abu-abu dan hitam, sedangkan cat semprot milik saya berwarna silver. Cat semprot silver ini untuk jaga-jaga kalau mobil saya terserempet minor tapi cukup dalam supaya tidak keburu berkarat. Kalau dicat ulang kan sayang uangnya kalau cuma sedikit karena harga mengecat di bengkel tetap dihitung satu panel. Jadi, ke bengkel catnya tunggu penyok agak banyak. Heheheee....

Berhubung warna putih yang tersedia cuma cat water-based, ya itulah diakal-akalin. Pantang keluar uang selagi masih bsa memanfaatkan yang ada. Saya cuma beli kuas ukuran kecil seharga Rp 5.500,- yang bisa dipakai untuk keperluan lain. Bahan lain yang diperlukan adalah air, lap, wadah cat dan pengaduk. Wadah cat yang saya gunakan adalah bagian bawah botol air mineral. Sedangkan pengaduknya dari tusuk sate yang tak terpakai. Jika mengerjakan diatas ubin, beri alas dari koran bekas atau lainnya.

CAT WATER-BASED COCOK UNTUK ORANG YANG KURANG SABAR


Berhubung cat water-based tidak bisa menempel sempurna di besi, maka harus diulangi sampai rata. Tapi nggak sampai berjam-jam juga sih. Inilah yang saya sukai dari cat water-based karena cocok untuk orang-orang yang kurang sabar dan nggak rapi.

Pertama-tama bersihkan bagian besinya dengan lap dari kain tak terpakai. Kalau punya kaos atau baju yang menyerap dan sudah tidak dipakai lagi, jangan buru-buru dibuang kalau sudah tak layak diberikan orang lain. Gunting bagian jahitan dan sambungan, lalu buang bagian itu. Sisanya akan berupa lembaran-lembaran yang enak buat lap.

Makeover Meja Makan Mudah Dengan Cat

Tuang cat ke wadah cat. Tuangi air sedikit banget, hanya untuk memudahkan cat disapukan. Celupkan kuas basah ke cat, tiriskan sedikit agar tidak belepotan, lalu sapukan ke besi. Sapukan searah ya, menggunakan 3/4 bagian ujung kuas. Pada sapuan pertama, mungkin juga kedua, cat belum akan rata. Yang harus dijaga adalah jangan sampai ada endapan dari genangan cat. Jadi sapukan terus kuasnya sampai tidak ada cat menggenang.

CAT WATER-BASED CEPAT KERING


Cat water-based cepat kering, jadi tidak perlu menunggu sampai sapuan awal benar-benar kering sebelum menimpanya dengan sapuan selanjutnya. Mulai saja dari satu titik, lalu cat keseluruhan besi, kemudian kembali lagi ke titik tersebut. Itu memberi kesempatan pada titik awal untuk sedikit kering. Nah, pada sapuan terakhir, yaitu ketika kita sudah puas dengan tampilan ratanya, barulah kita perlu mendiamkannya agak lama sebelum digeser sana sini supaya benar-benar kering dulu. Agak lama berapa jam? Nggak sampai satu jam lah. Heheheee....

Karena cepat kering, jika cat mengenai kulit atau baju, cepat-cepatlah diusap menggunakan lap basah. Jadi, cara membersihkannya tidak menggunakan thinner seperti cat minyak. Thinner itu perih di kulit.

Sederhana dan mudah kan, teman-teman? Oya, alasan saya menggunakan warna putih adalah agar ruangan mungil saya itu bisa kelihatan lebih lega. Selamat mencoba!








2 comments:

  1. duh pengin banget punya mesin jahit dr zaman SMA karena suka oprek2 tp blm kesampaian beli.. ibuku punya mesin jahit tua, kayaknya bakal bagus juga kl di makeover

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makeover aja. AKu ada artikel ide2 makeover mesin jahit jadul loh. SIlakan di search di blog ini. Semoga memberikan ide.

      Delete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval.