Perkembangan Terkini Vaksin Corona, Masih Ragu?

Perkembangan terkini vaksin corona menjadi perhatian seluruh warga dunia. Setelah berbulan-bulan diteliti dan diuji, akhirnya beberapa vaksin untuk melawan COVID-19 mulai didistribusikan secara bertahap dan berhati-hati ke seluruh dunia. Jika kesempatan tersebut sampai di depan teman-teman nanti, apakah akan langsung mengambil kesempatan tersebut atau masih ragu?


pandemi-covid19
Photo by Edwin Hooper on Unsplash


PRIORITAS PENERIMA VAKSIN CORONA

Vaksin corona yang sudah ada di Indonesia, yaitu produksi Sinovac, diprioritaskan untuk golongan tertentu. Tenaga medis dan garda terdepan lainnya seperti TNI akan mendapatkan kesempatan pertama, diikuti tenaga pengajar, lalu kelompok pekerja beresiko tinggi dan seterusnya. Tiap daerah juga akan mendapatkan kuota yang berbeda, berdasarkan tingkat resiko penularannya.

Orang yang lebih banyak bekerja di rumah seperti saya tidak termasuk ke dalam golongan prioritas. Sedangkan virus mandiri belum tersedia. Memang, beberapa rumah sakit sudah membuka pendaftaran vaksin mandiri tapi sifatnya hanya persiapan, semacam pre-order meski belum ada aturan distribusi dan belum diketahui harganya. Nantinya vaksin mandiri tidak di bawah Kementrian Kesehatan, melainkan di bawah Kementrian BUMN. Rumornya sekitar Rp 450.000,- sekali suntik. Vaksin harus diberikan sebanyak 2 kali. Karena itu, saya memilih bersabar karena percuma grusak grusuk mencari sesuatu yang belum ada. 

Sebenarnya, orang yang di rumah saja tetap beresiko tertular virus corona melalui klaster keluarga. Beberapa kali diberitakan, para orang tua di rumah mengalami gejala yang jauh lebih parah dari si pembawa virus karena kebugaran fisik yang sudah menurun akibat usia. Namun dengan jumlah penduduk yang sedemikian besar sehingga sulit dilakukan pemberian vaksin secara serentak dan gratis, maka pemerintah harus menerapkan skala prioritas. 

Jika tidak masuk dalam prioritas, jangan sedih atau cemas, nanti mengganggu imunitas. Tetap patuhi 3M (Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak). Ilmu pengetahuan itu dinamis, semoga muncul pula vaksin yang murah dan bisa diproduksi lebih massal lagi untuk semua orang. Heboh masker di awal pandemi hendaknya menjadi pelajaran terutama bagi yang memilih ribut daripada mengenakan masker seadanya dulu dan juga bagi yang menjual masker dengan harga selangit di tengah musibah. Sekarang masker berlimpah dengan harga murah dan berbagai gaya.


PERKEMBANGAN TERKINI VIRUS CORONA

Informasi tentang vaksin corona saat ini menimbulkan banyak pro dan kontra tentang vaksin mana yang lebih efektif, hasil uji klinis serta harga. Kalau semua diikuti, kadang bikin emosi, kadang bikin paranoid, bahkan sesekali juga bikin pesimis. Karena itu, lebih baik mencari informasi di portal yang netral dan semata-mata memberikan fakta seperti Halodoc. Sebagai portal kesehatan terpercaya, Halodoc tidak sembarangan memberikan informasi.

Karena topik ini sangat penting bagi seluruh manusia di dunia, maka Halodoc menginformasikan setiap perkembangan vaksin corona yang terjadi di seluruh dunia pula. Misalnya informasi tentang perkembangan vaksin corona yang diproduksi oleh Pfizer dan BionTech. Pfizer dan BionTech digembar-gemborkan menjadi vaksin yang paling ampuh. Namun dari artikel tersebut masih ada beberapa catatan yang harus diperhatikan. Memang, artikel ini dibuat ketika vaksin tersebut belum diberikan ke publik. Tapi setelah diberikan pertama kali ke seorang nenek berusia 90 tahun di Inggris beberapa hari lalu, ternyata catatan tersebut tetap dijadikan pegangan pemerintah Inggris untuk berhati-hati. 

vaksin-corona
halodoc.com


Halodoc bisa digunakan untuk memantau vaksin corona mana yang sudah tersedia untuk umum, siapa tahu bisa dibeli melalui Halodoc. Semua obat dan vitamin yang dijual melalui Halodoc bisa dikonsultasikan secara online dari mana saja dan kapan saja selama 24 jam. Bahkan mengingat gentingnya pandemi ini, di Halodoc ada kategori khusus "Cegah Corona" yang menyediakan berbagai vitamin dan obat untuk membantu menjaga stamina tubuh kita.

Kebetulan saya punya teman yang memiliki jabatan cukup penting di salah satu perwakilan perusahaan pembuat vaksin. Tapi tentu saya tidak bisa kapan saja bertanya tentang vaksin tersebut, harus ingat waktu. Padahal pertanyaan sering timbul begitu saja dan jika tidak segera ditanyakan lalu lupa. Setelah itu pertanyaan tersebut timbul lagi. Begitu terus mengganggu pikiran yang seharusnya di masa pandemi ini dijauhkan dari rasa cemas. Jadi lebih baik bertanya ke dokter di Halodoc melalui fasilitas chat dokter. 


RAGU DENGAN VAKSIN CORONA

Ragu dengan vaksin corona itu wajar karena ini sesuatu yang baru. Sayapun tidak terkecuali. Vaksin terampuh sekalipun masih punya 10% kemungkinan gagal dan tidak semua orang bisa begitu saja divaksin. Tapi saya percaya dengan ikhtiar para ahli yang tidak pernah puas dengan satu penemuan saja. Itulah yang membuat ilmu pengetahuan terus berkembang, termasuk pengetahuan tentang virus corona dan vaksin yang bisa melawannya. Bagaimanapun kita harus melakukan sesuatu untuk melawan virus yang sudah bercokol di bumi ini selama satu tahun. Sebagai jagoan survival, vaksin adalah salah satu usaha manusia  untuk menang melawan corona dan bertahan menguasai bumi.

Ragu boleh saja, asal jangan sampai ragu berlebihan. Karena itu jauhkan diri dari pusaran pro dan kontra baik di media sosial maupun di whatsapp group. Hanya simak keterangan tenaga ahli atau medis dan informasi dari sumber berita terpercaya dan terverifikasi. Semoga teman-teman sehat terus. Saya benar-benar berdoa dan berharap semoga bisa menulis lagi tentang pandemi ini tapi yang berisi kabar gembira bahwa teman-teman sudah mendapatkan vaksin corona dan virus ini sudah berhasil kita kalahkan.

Post a Comment

14 Comments

  1. beritanya simpang siur mba tentang vaksin ini, tapi belum ada orang terdekat yang mencoba jadi sepertinya saya menunggu kerabat atau teman yang benar2 sudah coba :)

    ReplyDelete
  2. Aku demen buangeett ama HaloDoc ini mak.
    Karena ngebantu user, ketika mau beli obat/ konsul dokter dll.
    Pokoke sip markosipp tim HaloDoc ini!

    ReplyDelete
  3. Aku tadi lihat berita dan pak Jokowi bersedia di vaksin untuk pertama kali. Semoga pendistribusiannya lancar supaya bisa kembali normal. Terutama anak2 bisa segera sekolah lagi tanpa bayang2 covid 19

    ReplyDelete
  4. Semoga kita tetap sehat dan bersabar buat dapat vaksin. Kita yang bekerja di rumah kan bukan prioritas. Jadi ya santai tapi tetap ikuti protokol kesehatan yang ada

    ReplyDelete
  5. Kalau saya bukan karena ragu mbak, tapi lebih mendahulukan yang memang paling butuh. Mungkin tenaga medis dulu. Setelah dinyatakan semua perangkat garda depan Covid-19 sudah mendapatkan vaksin, seandainya vaksin itu dibagikan ke seluruh rakyat, baru saya konsumsi

    Amankah? Insya Allah aman. Sebelum dijual, kemungkinan besar vaksin sudah diujicobakan

    ReplyDelete
  6. Alhamdulillah ada kabar gembira, vaksin udah tiba di negara kita dan sebentar lagi akan didistribusikan kepada masyarakat 🤩. Dan kabar baiknya lagi, vaksin tersebut gratis untuk semua ☺

    ReplyDelete
  7. Saya setuju Mbak Lusi, ragu yang sebenarnya karena waspada boleh2 saja tapi ada yang ragunya sampai tahap skeptis ya, jangan sampai juga begitu, sudah berlebihan.

    ReplyDelete
  8. dua hari lalu nonton podcast nya Deddy C bersama dr. Tirta, sedikit banyak jadi paham soal vaksin dan obat lainnya. Untungnya vaksin ini gratis untuk masyarakat, karena bagaimana pun masyarakat sedang terpuruk ekonomi nya

    ReplyDelete
  9. Saya juga termasuk orang yang ragu dengan vaksin mbaa banyak sekali pro kontranya dan entah fakta atau hoax menyebar tentang vaksin, jadi mesti perlu belajar lebih lagi nih tentang vaksin ini

    ReplyDelete
  10. Sebaiknya vaksin memang diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan seperti tenaga kesehatan dan para pemimpin yang harus sering bertemu orang secara publik. Juga para penderita penyakit tertentu yang rawan terhadap Covid.

    Kalau yang orang biasa-biasa aja dan banyak di rumah dan ga sering kontek dengan orang lain, ngalah dulu gapapa. Semoga aja daya tahan tubuh bisa menolak virus yang kemungkinan ada di sekitar kita.

    ReplyDelete
  11. Well, menurutku kita memang harus vaksin sih biar safe, tapi kalo memang jumlahnya masih terbatas sih ya better diutamain untuk yang lebih urgent dulu aja, next kalo pasokannya udah mencukupi baru deh kita juga vaksin biar ga kena si kofit

    ReplyDelete
  12. Setuju Mbak ragu boleh saja asal jangan berlebihan ya karena tentunya kita semua berharap ada vaksin atau apalah yang bisa menghindarkan kita dari virus corona

    ReplyDelete
  13. Kemarin sudah ada info kalau bakal digratiskan katanya ya mbak.... Saya seneng banget ni kalau beneran. Tapi kalau tidak pun, mulai ada kabar2 harga vaksin saya mulai nabung mbak. Kalau sudah boleh untuk masyarakat umum, saya pribadi mau ikutan divaksin. Bakal mantengin Halodoc juga ni buat info2nya. Kalau orang tua dan suami kebetulan masuk golongan prioritas.... Semoga lancar dan pandemi segera selesai ya....

    ReplyDelete
  14. Aku juga jadi stop nonton berita.
    Side effectnya jadi gak tau apa-apa. Tapi aku jadi lebih nyaman...dan biasanya uda baca-baca dari grup keluarga aja siih... nanti dijelasin sama masku yang memang lebih cerdas menyaring berita, hehehe..
    Aku juga mesti banyak baca tulisan di halodoc yaa..

    ReplyDelete

Dear friends, thank you for your comments. They will be appeared soon after approval.

Emoji
(y)
:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
:>)
(o)
:p
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
x-)
(k)